Review: Kartu Kredit Permata AirAsia Platinum Credit Card

Kali ini, saya akan melakukan penilaian terhadap kartu kredit AirAsia Platinum Credit Card terbitan Bank Permata, satu-satunya kartu kredit cobrand maskapai berbiaya rendah di Indonesia, menggunakan Metode Penilaian Kartu Kredit PinterPoin.

Seperti Garuda Indonesia Citi Card, kartu ini juga menawarkan beberapa manfaat khusus cobrand, yaitu:

  • Perolehan poin yang lebih cepat saat membeli tiket di maskapai cobrand, dan
  • Manfaat saat bepergian dengan maskapai cobrand.

Kartu ini dapat memperoleh poin AirAsia BIG untuk semua transaksi ritel yang didapatkan dengan rumus berikut:

Transaksi AirAsia online: Rp1.000.000 = 700 poin AirAsia BIG (akan turun sementara mulai 1 Juli 2020 menjadi 100 poin AirAsia BIG)

Transaksi ritel selain AirAsia online: Rp1.000.000 = 100 poin AirAsia BIG

Perlu diperhatikan bahwa perhitungan poin untuk transaksi dibatasi hanya sampai Rp5.000.000 per transaksi. Anda dapat mengajukan kartu ini di aplikasi PermataMobile X.


Tingkat Perolehan (Skor Maksimal: 3.5)

Perolehan poin kartu ini cukup berbeda dari kartu kredit lain karena:

  • Valuasi BIG Point yang rendah menurut valuasi poin dan miles PinterPoin dibandingkan dengan miles maskapai lain, dan
  • Perolehan poin per transaksi dihitung dalam kelipatan Rp1.000.000 dibulatkan ke bawah dengan maksimal Rp5.000.000, mekanisme perhitungan terburuk di Indonesia.
    • Artinya, apabila Anda bertransaksi kurang dari Rp1.000.000 dalam 1 transaksi Anda akan tidak mendapatkan poin sama sekali dan apabila Anda bertransaksi lebih dari Rp5.000.000 dalam 1 transaksi hanya Rp5.000.000 yang akan dihitung untuk memperoleh poin.

Oleh karena itu, skor akan disesuaikan dengan rumus:

(Skor tingkat perolehan dalam Rp per poin) + (Skor tingkat perolehan dalam Rp per poin disesuaikan dengan rata-rata valuasi miles dari 3 frequent flyer populer (GarudaMiles, KrisFlyer, Asia Miles))

÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷DIBAGI÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷

2

Setiap melakukan transaksi sebesar Rp1.000.000 Anda dapat memperoleh 700 poin AirAsia BIG untuk transaksi AirAsia online (100 poin AirAsia BIG setelah devaluasi pada 1 Juli 2020) atau 100 poin untuk transaksi lain. Oleh karena itu, rata-rata perolehan poin kartu ini adalah:

  • Tiket AirAsia online: Rp1.428/poin AirAsia BIG hingga 30 Juni 2020, Rp10.000/poin AirAsia BIG mulai 1 Juli 2020,
  • Transaksi ritel lain: Rp10.000/poin AirAsia BIG.

Saat artikel ini ditulis rata-rata valuasi miles 3 frequent flyer populer adalah Rp197/mile dibandingkan dengan Rp30/poin AirAsia BIG, sehingga perolehan poin per rata-rata valuasi mile adalah:

  • Tiket AirAsia online: Rp9.365/rata-rata valuasi 1 mile hingga 30 Juni 2020, Rp65.555/rata-rata valuasi 1 mile mulai 1 Juli 2020,
  • Transaksi ritel lain: Rp65.555/rata-rata valuasi 1 mile.

Oleh karena itu, skor yang diberikan adalah:

  • Tiket AirAsia online: (3,5 + 2)/2 = 2,75 hingga 30 Juni 2020, (2 + 0)/2 = 1 mulai 1 Juli 2020,
  • Transaksi ritel lain: (2 + 0)/2 = 1,
  • Rata-rata: 1,9 hingga 30 Juni 2020, 1 mulai 1 Juli 2020.
Nilai: 1,9 hingga 30 Juni 2020, 1 mulai 1 Juli 2020

Welcome Bonus (Skor Maksimal: 2)

Anda bisa mendapatkan welcome bonus berupa 3.000 poin AirAsia BIG dengan bertransaksi minimal Rp2.000.000 dalam 3 bulan setelah kartu diaktifkan.

Walaupun secara efektif kartu ini menawarkan 3.000 poin AirAsia BIG, menurut valuasi poin dan miles PinterPoin poin tersebut hanya bernilai Rp90.000. Kartu dengan valuasi welcome bonus serupa (Traveloka PayLater Card; Rp95.000) mendapatkan skor 0.1, sehingga skor yang didapatkan adalah rata-rata skor berdasarkan jumlah poin maskapai (3.000 poin –> 0.5) dan valuasi (Rp90.000 –> 0.1). Skor yang didapatkan adalah 0.3.

Nilai: 0,3

Konvertibilitas (Skor Maksimal: 1.5)

Kartu ini hanya memiliki 1 mitra transfer poin, yaitu AirAsia BIG. Poin yang Anda dapatkan dari kartu ini akan dikreditkan secara otomatis ke akun Anda.

Nilai: 0,5

Bonus Unik & Kerja Sama (Skor Maksimal: 1)

Kartu ini memiliki 2 manfaat spesifik sebagai kartu cobrand:

  • Status AirAsia BIG Platinum gratis:
    • Diberikan di tahun pertama dan dapat didapatkan di tahun berikutnya dengan transaksi Rp12.000.000 di tahun sebelumnya, dan
  • Check-in, boarding, dan bagasi prioritas di penerbangan AirAsia:
    • Diberikan tanpa harus membeli tiket dengan kartu ini.
Hindari antrean check-in panjang dengan AirAsia Platinum Credit Card.
Nilai: 1

Airport Perks (Contoh: Lounge, Makanan) (Skor Maksimal: 1)

Kartu ini tidak menyediakan manfaat apapun di bandara saat terbang dengan maskapai selain AirAsia.

Nilai: 0

Iuran Tahunan & Kemudahan Waiver (Skor Maksimal: 1)

Kartu ini memiliki biaya tahunan Rp500.000 yang digratiskan dalam tahun pertama dan mungkin dapat digratiskan.

Nilai: 0,9

Total Nilai: 3,7 – 4,6 / 10

“Kartu kredit cobrand maskapai yang membantu apabila Anda sering bepergian dengan AirAsia, namun sangat buruk dalam aspek lainnya.”

Penutup

AirAsia Platinum Credit Card adalah kartu yang sangat niche. Kekuatan utama kartu ini ada pada perolehan poin AirAsia BIG yang sangat cepat saat membeli tiket AirAsia dan manfaat saat terbang dengan AirAsia.

Meskipun secara sekilas perolehan poinnya cukup standar untuk kartu mid-end (Rp10.000/poin), mengingat valuasi poinnya yang rendah saya tidak menyarankan Anda untuk menggunakan kartu ini sebagai kartu sehari-hari. Oleh karena itu, kecuali Anda sering terbang dengan AirAsia Anda lebih baik mencari kartu kredit lain dengan poin fleksibel seperti DBS Travel Visa Platinum atau Mega Travel Card.

 

Apakah Anda tertarik memiliki AirAsia Platinum Credit Card?

Share
8 comments
  1. Menambahkan pengalaman buruk saya menggunakan kartu ini ada lebih banyak hal negatif lagi dari kartu ini, saya mendapat kartu ini dari bulan 1 dan seharusnya di bulan ke 4 saya mendapatkan wecome bonus, beberapa hal buruk yang saya alami:
    1. Pertama kali saya mengajukan kartu ini di pertengahan tahun 2019 cukup dipersulit dan sempat di reject padahal saya nasabah aktif Bank Permata dan rekomendasi kartu kredit lain saya levelnya diatas platinum
    2. Di bulan April poin saya dari bulan ke 1-4 tidak cair, dan selama 5 bulan berturut-turut di setiap billing statement saya tertulis “Perolehan Loyalty Poin bulan ini = 0”
    3. Welcome bonus juga tidak masuk di Air Asia BIG saya

    Setelah saya telepon beberapa kali dengan jawaban sama bahwa sistem Air Asia ada kendala dan harus menunggu beberapa hari, di akhir bulan Mei ini (setelah keluar billing) akhirnya poin spending saya dari bulan 1-3 dicairkan serta welcome bonus nya (check via apps Air Asia BIG) namun poin dari spending saya di bulan 4 dan 5 masih belum cair juga hingga hari ini, jadi hal buruknya nasabah harus aktif mengecek dan menelepon untuk menagih BIG poin setiap bulannya karen poin tidak otomatis masuk.

    Satu-satunya hal positif dari kartu ini adalah etikat baik Bank Permata untuk selalu Follow up menelepon nasabah ketika masalah yang dilaporkan sudah ada progress, yang mana tidak pernah saya temukan di customer service kartu kredit bank-bank lainnya.

    Apakah ada pemilik kartu kredit Permata Air Asia yang mengalami hal serupa dengan saya?

    1. Apakah pembayaran pembelian tiket airasia melalui aplikasi, tetap dikenakan biaya charge seperti kartu visa lainnya?

      1. Halo El,

        Betul, kartu cobrand bukan berarti Anda akan dibebaskan dari biaya pemrosesan. Satu-satunya cara pembayaran yang tidak dikenakan biaya pemrosesan adalah BigPay yang saat ini hanya bisa dimiliki penduduk Malaysia.

    2. saya mengalami hal serupa untuk Welcome bonus..
      cara kalimnya bagaimana ya ? jika syarat sudah kita penuhi ?
      kak Rudi bagaimana saat klaim welcome bonusnya ?

  2. Berarti lebih enak pakai CC CIMB Visa Platinum ya (dulunya AABig Visa Platinum, setelah putus kerja sama jadi Visa Platinum saja). Biasanya dapat poin per Rp. 5000 kalau tidak salah. Itu juga bisa di convert ke AA Point 1:1. Ini cepet banget untuk ngumpulin poin. Apalagi kalau AA lagi ada bonus 50%

    Ada biaya tahunan 350.000 tapi tempat saya langsung free kalau pemakaian tahunan 24jt. Tidak harus mengajukan.
    Untuk penukaran poin biasanya telpon ke 14041 dulu. Prosesnya 14 hari kerja. Tapi biasanya sebelum itu juga udah masuk.
    Saya sudah pakai mungkin 3 atau 4 tahun ini, alhamdulillah gak ada kendala apapun. Naikin limit kartu juga gampang

    1. Halo Riri,

      Betul, rasionya saat ini memang masih Rp5.000/poin. Walaupun begitu, perlu dipertimbangkan kalau mulai 1 Juni 2020 penukaran poin akan dikenakan biaya 2.500 Poin Xtra (setara 2.500 poin AirAsia BIG/833 miles maskapai lain).

  3. saya sudah terima kartu ini sejak september dan menggunakan kartu ini sejak september 2019 tapi welcome bonus dan poin spending baru diterima pas februari 2020. itu pun setelah komplain lebih dari 5x.
    jujur aja mengecewakan service dari permata apalagi ada devaluasi lagi

  4. Halo semuanya, apa kira2 ada yang bisa bantu saya? Saya sudah lelah bgt sama kartu ini. Mengecewakan banget kartu Permata QZ Platinum ini.

    1. Dari pihak permata nya sangat tidak kooperatif mengenai mekanisme perolehan poin. Karena sampai saat ini pun saya belum menerima welcome letter berupa email untuk Big member

    2. Karena saya sudah menjadi Big member sedari lama saya bermaksud bertanya ke pihak PermataBank bagaimana untuk menghubungkan akun Big member ke Kartu Kredit Permata QZ nya tp pihak permata selalu melemparkan saya untuk menghubungi AirAsia langsung.

    yang jadi masalah adalah bagaimana cara menghubungi pihak airasia karena mereka hanya melayani chat virtual dengan bot. Email pun juga ga dibalas. ga jelas bgt ini kartu jadinya karna benefitnya saya belum dapat sama sekali dr pertama saya gunakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

BoardingArea