DEVALUASI: CIMB Niaga Membatasi Perolehan Poin Hingga 2x Limit Kartu per Billing Statement

Devaluasi besar akan kembali datang pada kartu kredit terbitan CIMB Niaga di mana efektif pada 1 Agustus 2023 mendatang di mana Anda akan hanya bisa memperoleh poin kartu kredit sebanyak 2x limit kartu per billing statement.

Berikut kutipannya dari website CIMB Niaga:

Dengan perubahan ini, maka secara efektif CIMB Niaga akan menerapkan batasan (cap) perolehan poin kartu kredit yang bisa dikonversi menjadi airline miles. Konsep pembatasan reward ini adalah konsep pertama di Indonesia.

Selain itu, terdapat devaluasi lain juga berupa pengkreditan Poin X-Tra dari dulunya setiap hari setelah transaksi tersebut dibukukan menjadi diperoleh sebulan sekali yaitu setelah tanggal cetak tagihan. Terdapat juga ketentuan bahwa transaksi QRIS dengan sumber dana kartu kredit tidak dapat lagi poin X-Tra efektif 1 Agustus 2023 nanti.

Perolehan poin kartu kredit CIMB Niaga akan dibatasi menjadi hingga 2x limit saja

Tentunya, ini adalah berita buruk bagi Anda yang sering menggunakan kartu kredit CIMB Niaga untuk bertransaksi dalam jumlah besar. Untungnya, untuk itu terdapat beberapa kartu kredit lain yang belakangan semakin menarik.


Baca juga: Review Kartu Kredit CIMB Niaga JCB Ultimate

Baca juga: Review Kartu Kredit CIMB Niaga ALL World


Penutup

Kartu kredit CIMB Niaga akan mengalami devaluasi besar pada 1 Agustus 2023 nanti di mana Anda dibatasi untuk memperoleh poin X-Tra hanya 2x dari limit kartu kredit Anda.

Devaluasi ini tentunya cukup buruk mengingat di tahun yang sama CIMB Niaga juga mendevaluasi rate penukaran KrisFlyer Miles dari Poin X-Tra. Selain itu, terdapat juga devaluasi-devaluasi minor lainnya.

Dengan devaluasi ini, akan jauh lebih menguntungkan bagi Anda untuk mengincar spending reward CIMB Niaga dibandingkan dengan mengumpulkan KrisFlyer Miles secara signifikan melalui kartu yang sama.

Tukarkan spending reward CIMB Niaga JCB Ultimate untuk terbang gratis ke Jepang

Secara pribadi, saya sudah cukup lama meninggalkan kartu kredit CIMB Niaga sebagai sarana untuk mengumpulkan KrisFlyer Miles dengan cepat karena saat ini banyak sekali kartu kredit lain yang memiliki perolehan KrisFlyer Miles yang lebih baik dibandingkan kartu CIMB Niaga.

Oleh karena itu, bagi saya sendiri devaluasi (besar) dari CIMB Niaga ini tidak terlalu berpengaruh banyak ke pengumpulan KrisFlyer Miles saya secara pribadi.

Apa pendapat Anda mengenai devaluasi CIMB Niaga untuk perolehan poin yang dibatasi hanya 2x limit kartu ini?

Share

34 comments
  1. Maks pembatasan bikin bingung, misal limit 50juta
    Maks kita belanja 100juta atau maks point yg kita dpt 100juta?

    1. Halo Dadang,

      Ada 2:
      1. Poin yang didapat maksimal untuk transaksi Rp100.000.000/bulan, dan
      2. Kalau pemakaian berlebih, ada kemungkinan juga Anda akan mendapatkan email pemberitahuan pemakaian berlebih dan/atau kartu Anda diblokir sementara.

      1. Hi Pak Eric,

        Apakah sudah ada pengalaman kartu di blokir oleh CIMB Niaga karena pemakaian berlebih? Jika sudah ada, berapa limit pemakaian maksimum pada saat itu sehingga diblokir oleh CIMB Niaga? Thanks for sharing Pak Eric.

        1. Hi Agus,

          Kartu saya sendiri belum pernah diblokir, tapi saya tahu ada beberapa rekan yang kartunya diblokir. Selama masih kurang dari 2x limit/bulan/kartu, sejauh ini masih belum ada masalah sama sekali.

  2. Hai Edwin,
    Sangat disayangkan. Semakin bertambahnya CC yang devaluasi ditahun sebelumnya dan saat ini untuk konversi poin CC ke miles. Apakah pembelian miles juga tambah mahal?

    Terima Kasih Edwin infonya.

    1. Hi Hadi,

      Secara aturan pembelian miles antaranggota tidak diizinkan; hanya pembelian miles dari maskapai langsung yang boleh (dan itu pun umumnya mahal). Kalau Anda membeli miles dari orang lain, miles yang didapat bisa saja dihanguskan dan/atau tiket dari pembelian miles tersebut dibatalkan.

  3. Trims pak Edwin atas info terkininya.

    Memang kalo tanpa spending reward (tiket ana ke tokyo), kartu ini tidak ada special² nya lg.
    Jujur. Kalo cimb brani hapuskan spending reward ini, gua langsung tutup kartu ini.
    Sekali lg, we must up the tempo of competition bukan tambah mundur (serangkaian devaluasi)

    Utk kumpul krisflyer mending ocbc voyage
    Cimb jcb ini tidak ada welcome bonus (maybank mini, welcome bonus 60,000 point nya)

    Sedih , sedih, sedih

      1. Halo Dwi,

        Sudah sejak beberapa bulan lalu perolehan poin QR CIMB Niaga sendiri mengalami devaluasi (kurang lebih bersamaan dengan devaluasi perolehan KrisFlyer miles dari kartu kredit premium CIMB Niaga), dari sebelumnya dianggap sama seperti transaksi ritel menjadi hanya Rp5.000/poin Xtra.

  4. Hai edwin
    untuk spending challange tiket ada pada jcb ulti apakah bisa kita pakai qris semua. misal trnsaksi 70jt/bulan dlm waktu 3 bulan brturut turut, kemudia kita tukarkan dengan tiket bisnis ana. apakah ttp eligible ?

  5. Pak Edwin, khusus untuk kartu kredit CIMB Niaga World ALL Accor sudah terjadi perubahan tahun lalu 2022.
    1. Sebelum Agustus 2022
    Transaksi 20,000:
    – Jaringan Accor: 8 Poin Xtra + 1.5 Poin Reward ALL.
    – Other merchants: 4 Poin Xtra + 0.75 Poin Reward ALL
    2. Setelah 25 Agustus 2022
    Transaksi 20,000:
    – Jaringan Accor: 3 Poin Reward ALL
    – Other merchants: 1.5 Poin Reward ALL

    Bingung juga nih arah target market segmentation dari Bank CIMB Niaga. Apa tergetnya nasabah nabung/buka rekening valas? Karena saat ini banyak bank lain naikan tarif biaya admin bulanan, CIMB Niaga malah tanpa biaya sama sekali.

  6. Tadi pagi baca di group soal hal ini, cukup kaget juga, biarpun saya tdk peduli dgn penerbangan first class atau hotel suite. Sebenarnya saya sudah tahu kalau cuma tunggu waktu aja, mengingat mudahnya menggandakan & mengumpulkan points extra CIMB (bila tahu caranya)…, tapi tetap kaget kok Agustus (instead of December)…

    Diversity CC & strategi sangat diperlukan, apalagi Pinter Poin terus mengulas promo CC, jadi banyak orang (termasuk bank nya) jadi melek…

    1. Lama2 semua bank juga akan devaluasi, karena semakin banyak yang mengumpulkan miles dengan cara “pembayaran”, semoga bank bisa memisahkan antara pembelian barang/transaksi di merchant dengan “pembayaran”.

      1. Tolong buat admin reply saya ke Mona jangan di post ya ‍♀️ Saya tadi tanpa mikir langsung jawab. Saya g mau nanti pada cari tahu lbh banyak, bisa berabe nanti

        Maaf

      2. sebenarnya pengumpulan miles lewat opsi pembayaran via paperid pun sudah semakin kurang menarik karena bunganya yang naek terus (19 juni paper plus menjadi 1.55% dengan tokped).dalam waktu 1.5 bulan aja udah naek lagi…
        perhitungan transaksi Rp 20.000.000 x 1.55%= Rp 310.000 dan mendapatkan 2538 miles ( asumsi visainfinite 8000/miles).
        harga permiles = Rp 122..
        SQ jkt – paris eco saver 84.000 miles x Rp 122 = Rp 10.260.047 plus tax = Rp 11.260.000
        udah hampir seharga pas SQ travel fair.

        1. Hi Robert,

          Itu juga sebabnya kenapa kita di PinterPoin lebih menyarankan untuk menukarkan miles menjadi tiket business/first class, karena nilai yang didapatkan bisa jauh lebih tinggi daripada tiket kelas ekonomi.

      3. betul sekali. bank juga perusahaan yang mencari keuntungan bukan kerugian. bank juga ada karyawan yg harus digaji, drpd bank memphk karyawannya…ya kan hehehe

    2. Setuju dgn Dwi. Terlalu banyak orang yg sudah tau, dan mengakibatkan Bank Bank melakukan devaluasi pada kartu kredit mreka. Citibank dulu selalu melakukan promo multiply max 100.000 miles, uda 2 taun gak pernah ada lg. HSBC dl tanpa aum, skrg dgn aum. Danamon jg ga pernah melakukan progam lagi.

  7. Berarti kalau mau belanja Qris tapi ttp pake kartu kredit, alternatifnya apa? Yg sy tau bisa baru citibank

    Bank2 lain qris nya hanya bs sumber dana rekening

    1. @ Dito
      Transaksi QRIS dengan sumber dana kartu kredit, selain OCTO Mobile, ada BRImo dan Livin’ by Mandiri.
      BRImo. Rp100,000 = poin tergantung tier kartu
      Livin’ by Mandiri. Rp50,000 = 1 poin

      1. Bni mobile banking sudah bisa pembayaran qris. Rp 2500 = 1 bni reward poin
        5000 bni reward poin = 500 miles untuk kartu platinum ke atas
        7500 brp = 500 miles untuk dibawah platinum

    2. Kalau saya akalin via aplikasi DANA, kartu kredit dihubungkan ke akun dana. Setiap melakukan transaksi QRIS sumber dana ambil dari CC saja. Agak ribet memang, plus dikenakan admin fee Rp2.500, tapi kalau transaksi QRIS nya lumayan besar worthed aja menurut saya. Apalagi jika akumulasi untuk transaksi kantor atau reimburse.

  8. Kartu Kredit CIMB Niaga Mengalami Devaluasi

    Tenang Kok… (Itu Mah Perolehan Poin Kartu Kredit.Cuma Perolehan Poin CC/Miles ngak ngaruh..Cuma dibatesin perolehannya dalam periode Tagihan)

    Emang Paling Sedih kenak dampak pasti CIMB JCB Ultimate
    Paling Legah CIMB Accor (Semoga CIMB Accor ngak Kenak Devaluasi Seperti BNI Garuda Signature)

    Scan QRIS sekarang pake E-Wallet saja ketibang Kartu Kredit

    1. kalau pakai E-wallet gimana caranya ko ? ada benefit apa ko fred ?
      terus bukannya cimb accor juga devaluasi untuk qris entar nga dapat point ALL lagi ( efectif mulai july )
      BNI garuda signa emank knpa hu ?

  9. Jelas saja devaluasi, sekarang coba dipikir logika kalau sekali transaksi bisa dapat 1 jt px. Dengan tagihan total JCB mencapai 20M lebih. Sedangkan limit CC cuma 600 jt. Apa masuk akal transaksi seperti itu? Tinggal di kali saja perolehan poinnya seberapa.
    Iya, saya tau banyak yang mecari celah untuk mendapatkan px, tapi dengan di abuse seperti itu sudah pasti keterlaluan. Bank tidak mungkin akan tutup mata. Dan yang melakukan hal seperti itu cukup banyak kok. Jadi ya tidak usah heran.

    1. yes sooner or later, bank pasti akan melakukan review. kalau transaksi 2x limit menurut saya masih sgt wajar ya, saya aja kalau transaksi normal-normal aja (bukan abuse), limit tdk pernah habis.

      saya masih pake JCB Ultimate krn bukan/tidak setiap saat traveller (travelling juga butuh biaya lainnya, bukan hanya tiket saja). 18 PX untuk transaksi setiap kelipatan 10rb masih wowwww dicompared yg lainnya. ini kan kayak pasti dpt cashback 1.8%.

    2. Hi Michelle, apa ada teman atau sodara yg coba memakai jcb sampai 20m (sedangkan limit cc nya cuma 600jt).
      Sebenarnya gua tanya ini bkn krn siapa² “abuse” system perolehan point di credit card. Sebenarnya gua pengen tanya apakah temen Michelle itu yg pemakaian CC nya yg luar biasa nilainya tetap aman dari kejaran pajak? Apa dia ada terima “surat cinta pajak”?
      Setahu saya seseaorang yg nenggunakan CC sevanyak 1m dlm 1thn bank akan melaporkan ke pajak.
      Yg saya penasaran adalah:
      A. Apa 1m itu dr 1 CC atau alkumulative dari seluruh CC dalam 1 thn
      B. Apakah bank secara otomatis melaporkan nasabah yg mencapai nilai 1m ke pajak?

      Disini saya jg nengajak semua suhu² dan teman di pinterpoint utk info kan pengalaman² apakah ada yg pernah dapet “surat cinta” dr pajak terkait pemakaian CC yg terlalu tinggi.
      Sekali lg saya terina kasih semuanya

  10. Gimana NGa devaluasi koh .. itu anak ingusan lulusan masterclass pada merasa menjadi suhu dan mulai ngeshare tips and trick di social media ! bank jebol donk koh ..

    1. Hahaha.. betul2 bro.. sekarang itu emg krn jaman digital ya.. dulu waktu sy mulai main kumpul2 cc di tahun 2010an, masih kerasa ada kebanggan trsendiri walaupun belum dpt cc top tier bahkan dikasih cimb platinum or hsbc platinum aja udh kerasa susah bgt.. sekarang punya cc walaupun udh yg kelas2 top tier jadi ga se privilleged dulu.. tpi mau gimana lagi, skrg era digital.. hehehe.. tapi ntar dengan devaluasi poin atau penyaringan kelas cc harusnya sih normal lagi.. bank juga bahaya pastinya kalau trlalu ngobral cc ke nasabah2 yg *maaf* notabene kelas biasa.. nasabah2 kakapnya pasti ngerasa ga privilleged lagi dan susah.. tpi skrg kayanya berdasarkan situasi dan kondisi bakal balik lagi kok.. kalo medsos sih susah ngomong ya, emg era nya kan skrg begini. Info dll udh gampang dan yg mau sok2an emg kita ga bisa nyalahin jg..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.