teks, cuplikan layar, Pencetakan, Font

Maybank Menghapus Hampir Semua Calon Pembatasan Kategori Transaksi Baru Efektif 10 September 2026

Entah karena apapun itu, Maybank memutuskan untuk backtrack dan menarik hampir semua calon pembatasan yang seharusnya efektif 10 September 2026.

Anda dapat melihat syarat dan ketentuan lengkapnya di situs web Maybank, namun berikut ringkasannya:


Pembatasan Perolehan Poin Kartu Kredit Maybank (September 2026)
Wajah manusia, pakaian, wanita, teks, gadis, senyum, orang

Perubahan ini berlaku bagi semua kartu kredit Maybank, baik yang memperoleh TREATS Points (Maybank Visa Infinite, BMW/MINI, Visa Platinum, JCB Platinum, Manchester United, Mastercard Platinum) atau reward TREATS dalam bentuk lain (Celebrity Fitness/Fitness First dan White Card).

  • Perubahan ini berlaku efektif 10 September 2026.

  • Perolehan TREATS dari transaksi berikut akan berubah:
MCCJenisContohSebelumSesudah
4111Transportasi
(komuter lokal)
KAI (termasuk aplikasi KAI Access)
Bus/MRT di Singapura
Perolehan normalTidak dapat poin

Perolehan normal (perubahan di website pada 25 Juli)
4112Transportasi
(kereta api)
Kereta cepat Indonesia China
KAI Bandara (Railink)
Japan Railway (JR)
4121Transportasi
(taksi)
Bluebird
Grab (termasuk GrabFood di Indonesia)
Gojek (termasuk GoFood)
4131Transportasi
(bus)
Damri
4784Transportasi
(tol)
Belum ada di Indonesia
7542Tempat cuci mobilAutoglaze
8221Pendidikan
(Sekolah dasar dan menengah)
Sekolah Cikal
Stella Maris School
8220Pendidikan
(Universitas)
Universitas Pelita Harapan
Stanford GSB
8241Pendidikan
(Pendidikan daring)
Goethe Institut
8244Pendidikan
(Sekolah bisnis)
Belum ada contoh
8249Pendidikan
(Sekolah kejuruan)
Belum ada contoh
8299Pendidikan
(Lain-lain)
YPP Pahoa
5300Belanja grosirAlibaba
Hari Hari Swalayan
IKEA
Superindo (tertentu; kadang bercampur dengan 5411)
Perolehan normalTidak dapat poin

Perolehan normal (perubahan di website pada 29 Juli)
5541SPBU
(Pom bensin dilayani)
BP
Pertamina (termasuk aplikasi MyPertamina)
Vivo
5542SPBU
(Pom bensin swalayan)
Pertamina (SPBU tertentu)
7523ParkirValet mall
7832Hiburan
(Bioskop)
CGV
Cinepolis
XXI
7841Hiburan
(Sewa video)
Vidio (direct; bukan dari Google)
YouTube Premium
7994Hiburan
(Tempat video game)
Playtopia
Timezone
8398Donasi
(Organisasi sosial)
Kitabisa
GoFundMe
4900Utilitas
(Tagihan listrik, gas, air, kebersihan)
Blibli (tagihan listrik)
DANA (tagihan listrik)
PLN Mobile
Shopee (tagihan listrik)
Tokopedia (tagihan listrik)
Perolehan normal
(maksimal Rp10 juta/bulan/kartu)
Tidak dapat poin

Perolehan normal
(maksimal Rp10 juta/bulan/kartu; perubahan di website pada 25 Juli)
5814Restoran
(Restoran cepat saji)
Rintisan direct
McDonald’s
Berbagai restoran (kadang bercampur dengan 5812)
Perolehan normalTidak dapat poin
9211Pajak
(Pengadilan)
Belum ada di Indonesia
9222Pajak
(Denda)
Belum ada di Indonesia
9311Pajak
(Pembayaran pajak)
OnlinePajak
Tokopedia (penerimaan negara)
Tidak dapat poin
9399Pajak
(Pemerintah lain-lain)
E-visa Indonesia
Visa Australia
Baca panduan MCC dari Visa di sini. Perubahan pada 25 Juli 2026 dilakukan diam-diam, 29 Juli 2026 diumumkan.

  • Transaksi yang sebelum perubahan ini sudah tidak memperoleh TREATS Points adalah:
    • Maybank XBill (autodebit dari pihak bank) untuk PLN dan Telkom,
    • Maybank XCash (dana tunai dari limit kartu) dan balance conversion,
    • Transaksi yang diubah menjadi cicilan,
    • QRIS dengan sumber dana kartu kredit, termasuk melalui pihak ketiga, dan
    • Pajak (kode kategori merchant 9311, 9399)
Pendapat

“Jangan sampai pembatasan dikurangi menjadi alasan devaluasi berikutnya.”

Saya tahu Edwin sudah ingin mengambil tugas menulis perubahan pembatasan ini dan menulisnya sebagai berita yang sangat bagus – dalam arti, tidak banyak bank yang masih (relatif) minim pembatasan kategori transaksi dan juga memberikan perolehan poin yang menarik di waktu yang bersamaan.

Di sisi lain, saya tidak ingin terburu-buru bergembira karena perubahan kali ini justru sedikit mengkhawatirkan.

Seperti yang saya tulis sebelumnya, tren pembatasan berdasarkan kategori juga sudah diikuti oleh hampir semua bank lain – dimulai dari transaksi kategori utilitas dan pemerintah, sampai kasus di mana ada bank yang memangkas perolehan poin untuk setiap transaksi dengan interchange (jumlah yang diterima penerbit kartu) lebih rendah dari normal. Walaupun pahit, tentunya pembatasan tersebut menurut bank fair karena baik transaksinya memperoleh reward atau tidak jumlah interchange yang diterima tetap sama, sehingga bisa saja sampai rugi untuk transaksi di kategori tertentu.

Artinya, apabila dilihat kembali ada beberapa kemungkinan kenapa pembatasannya bisa sampai hampir semuanya ditarik, pertama diam-diam dan berikutnya dengan pengumuman:

  • Menurut Maybank volume kategori transaksi yang dikecualikan masih relatif kecil untuk tetap diserap kerugian per transaksinya,
  • Menangani nasabah yang komplain karena miskategorisasi kode kategori merchant dari acquirer (misalnya, supermarket yang dikategorikan 5300 alih-alih 5411) akan memerlukan lebih banyak biaya daripada tetap memberikan poin seperti biasa, atau
  • (Seharusnya tidak terjadi apabila melihat variasi komentar di artikel saya sebelumnya) volume transaksi atau jumlah pemegang kartu sampai menurun hanya karena pengumuman sebelumnya.

    Apabila ada dari ketiga alasan tersebut yang kemudian menjadi tidak berlaku (misalnya, volume transaksi pendidikan di dalam negeri naik drastis – bukan hanya interchange-nya rendah, tapi transaksi domestik tidak juga mendapatkan markup kurs mata uang asing), ini bisa juga menjadi alasan untuk kembali membatasi berdasarkan kategori atau lebih parahnya lagi mendevaluasi perolehan poin secara keseluruhan, sehingga saya lebih cenderung wait and see.

    teks, cuplikan layar, Pencetakan, Font
    Maybank akan tetap memberikan perolehan poin yang menarik untuk berbagai kategori transaksi yang notabene memberikan interchange lebih rendah.

    Bahkan tanpa melihat pembatasan yang disesuaikan ini saya tetap merekomendasikan kartu terbitan Maybank mengingat perolehan poinnya yang menarik, dan tentunya akan semakin menarik bagi Anda yang biasa bertransaksi di merchant-merchant dalam kategori yang tidak jadi dikecualikan seperti pendidikan.


    Baca juga: Review Kartu Kredit Maybank BMW/MINI

    Baca juga: Review Kartu Kredit Maybank Manchester United


    Penutup

    Maybank menghapus hampir semua daftar kategori merchant yang rencananya akan tidak lagi memperoleh poin efektif 10 September 2026 dan hanya menyisakan 6 kode kategori merchant.

    Walaupun nampak sekilas seperti bank-bank lain yang ikut melakukan pembatasan serupa, sebetulnya pembatasan tersebut hanya mengikuti kategori di mana principal kartu seperti Visa membatasi interchange-nya, dan untungnya Maybank sudah kembali melonggarkan pembatasan di beberapa kategori, terutama utilitas yang masih mendapatkan poin hingga Rp10.000.000/kartu/bulan.

    Kembali lagi, bagi Anda yang sering bertransaksi di kategori yang baru-baru ini dibatasi, jangan lupa untuk mempelajari trik menyiasati pembatasan tersebut agar transaksi Anda di kategori-kategori tersebut masih tetap bisa membawa Anda terbang dengan biaya murah atau bahkan gratis.

    Apa pendapat Anda tentang pembatasan perolehan poin dari kartu kredit Maybank kali ini?

    Share

    2 comments
    1. Kalo Utilitas ada 2 transaksi dalem sebulan: 6jt + 7jt, dpt poin 6,000,000/8888 = 675 + 4,000,000/8888 = 450? Atau 675 doang krn yg 7jt sudah over 10jt?

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.