Visa Hadirkan Tiga Tingkatan Baru Visa Infinite di Indonesia

PinterPoin menjadi salah satu media yang diundang Visa Indonesia untuk menghadiri perkenalan struktur baru Visa Infinite pada 30 Juli 2026 di Jakarta.

Dalam acara tersebut, Visa memperkenalkan pembaruan terbesar pada platform Visa Infinite dengan menghadirkan dua tingkatan baru, yaitu Visa Infinite Privilege dan Visa Infinite Private.

Melalui perkenalan kedua tier baru ini maka Visa ingin menggeser positioning Visa Infinite dari sekadar kartu pembayaran premium menjadi sebuah platform yang menawarkan berbagai pengalaman (experiences) yang lebih personal dan relevan bagi tiap-tiap segmen affluent di Indonesia.

Menurut Visa, perubahan ini dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan konsumen affluent yang terus berkembang. Tidak lagi hanya berfokus pada kemampuan pembayaran (payment capabilities), Visa kini menghadirkan manfaat yang lebih berorientasi pada perjalanan, kuliner, gaya hidup, hingga wellness.

Perubahan ini cukup menarik karena selama bertahun-tahun nama Visa Infinite digunakan oleh berbagai kartu kredit premium dengan positioning yang sangat beragam.

Ada kartu Visa Infinite yang ditujukan bagi segmen affluent, namun ada pula yang menyasar nasabah private banking dengan benefit yang jauh lebih eksklusif. Kini, Visa mencoba membedakan masing-masing segmen tersebut secara lebih jelas melalui tiga tingkatan ini.

Dari kiri ke kanan: Dessy Masri (Head of Product & Value Added Solutions, Indonesia), Janice Yeo (Vice President, Head of Consumer Solutions, Visa Asia Pacific), Vira Widiyasari (Country Manager, Indonesia), dan Ronald Pangemanan (Director of Consumer Product & Solutions, Indonesia)
Baru: Tiga Tingkatan Visa Infinite

Mulai sekarang, platform Visa Infinite terdiri atas tiga tingkatan, yaitu Visa Infinite, Visa Infinite Privilege, dan Visa Infinite Private.

Visa Infinite kini menjadi tingkat dasar untuk segmen affluent, sementara Visa Infinite Privilege menyasar nasabah high-net-worth yang menginginkan manfaat lebih banyak lagi.

Di tingkat tertinggi terdapat Visa Infinite Private yang hanya tersedia melalui undangan (invitation only) dan ditujukan bagi segmen ultra-high-net-worth dengan layanan yang sangat personal serta akses ke berbagai pengalaman langka dan istimewa.

Seiring meningkatnya tingkatan kartu, Visa juga menghadirkan akses ke berbagai pengalaman premium yang semakin eksklusif.

Menariknya, Visa tampaknya tidak lagi menjadikan diskon sebagai nilai jual utama. Sebaliknya, perusahaan ini lebih menekankan akses menuju berbagai curated experiences, mulai dari perjalanan, kuliner, hiburan, wellness, hingga layanan concierge.

Untuk Indonesia sendiri, implementasi struktur baru tersebut saat ini masih sangat terbatas. Sejauh yang diketahui PinterPoin, UOB Zenith merupakan satu-satunya kartu kredit di Indonesia yang telah menggunakan branding Visa Infinite Privilege.

PinterPoin Insight: UOB Zenith sebenarnya bukan produk baru. Sebelum Visa memperkenalkan struktur baru Visa Infinite, kartu ini telah tersedia dalam dua varian, yaitu Visa Infinite dan Mastercard World Elite.

Menariknya, setelah peluncuran Visa Infinite Privilege, hanya varian Visa yang mengalami perubahan menjadi Visa Infinite Privilege. Sementara itu, varian Mastercard World Elite tetap dipertahankan tanpa perubahan.

Bagi PinterPoin, langkah UOB ini cukup menarik karena menjadi contoh nyata bagaimana struktur baru Visa Infinite mulai diimplementasikan di Indonesia.

Di sisi lain, hal ini juga memunculkan pertanyaan apakah bank-bank lain nantinya akan mengikuti langkah serupa dengan melakukan pemetaan ulang terhadap kartu Visa Infinite yang sudah ada atau meluncurkan produk baru berbasis Visa Infinite Privilege maupun Visa Infinite Private.

Untuk melihat segala benefit dan fitur dari kepemilikan Visa Anda dapat dicek secara lengkap langsung di website my.visa.com.

Visa Infinite: Memasuki Era Experience

Tema yang paling sering disampaikan Visa sepanjang presentasi adalah kata experience. Visa kini mengelompokkan manfaat Visa Infinite ke dalam empat pilar utama, yaitu:

  • Travel & Exploration
  • Dining & Gastronomy
  • Lifestyle & Entertainment
  • Wellness & Retreat
Salah satu contoh implementasi pilar Dining & Gastronomy adalah Infinite Taste: Beyond the Menu, sebuah rangkaian pengalaman kuliner eksklusif yang menghadirkan kolaborasi dengan chef maupun restoran pilihan. Untuk Indonesia, event terdekat dijadwalkan berlangsung di Kindling, Jakarta, pada Oktober 2026

Menurut PinterPoin, pendekatan ini cukup berbeda dibandingkan beberapa tahun lalu ketika manfaat kartu premium masih banyak didominasi oleh diskon restoran maupun promo belanja.

Visa kini tampaknya ingin membangun sebuah ekosistem premium yang lebih berfokus pada akses terhadap berbagai pengalaman eksklusif dibandingkan sekadar menawarkan berbagai promo.

Contoh Perbedaan Benefit

Dari slide tersebut terlihat bahwa perbedaannya bukan sekadar semakin banyak benefit, melainkan jenis pengalaman yang ditawarkan juga berubah.

Pada Visa Infinite, fokusnya masih berupa berbagai privilege dengan biaya yang lebih terjangkau untuk akses Fast Track dan airport transfer.

Benefit dengan DragonPass, Visa Destinations, Travel Googoo, Agoda, maupun Visa Luxury Hotel Collection. Sebagai contoh: pemegang kartu kredit ini akan diberikan voucher akses prioritas ‘Fast Access Lane’ saat hendak memasuki Louvre Museum, ataupun gratis fast track di bandara Suvarnabhumi, Thailand.

Naik ke Visa Infinite Privilege, Visa mulai menawarkan pengalaman yang lebih personal melalui berbagai kerjasama seperti ALL+ Accor, GHA DISCOVERY, Banyan Tree, maupun complimentary fast track, pemesanan prioritas, hingga status match dengan program loyalti hotel.

Sebagai contoh: Anda akan secara otomatis mendapatkan status Voyager dalam program loyalitas withBanyan dari Banyan Group. Voyager merupakan salah satu tingkatan tertinggi dalam program withBanyan setelah Luminary yang merupakan tingkatan yang diberikan by invitation only.

Sementara itu, Visa Infinite Private tidak lagi hanya menawarkan benefit tambahan, tetapi lebih mengarah pada layanan yang dikurasi secara personal.

Contohnya meliputi akses concierge khusus, penyusunan itinerary, private shopping di pusat perbelanjaan seperti Samaritaine dan Harrods, hingga akses ke berbagai pengalaman eksklusif yang tidak tersedia bagi pemegang kartu tier lainnya seperti akses prioritas Venice Biennale 2026 untuk menikmati off-hours viewing dari the 60th International Art Exhibition yang dibawakan langsung oleh Artistic Director yang bernama Adriano Pedrosa.

Visa tampaknya ingin mengubah persepsi bahwa kartu premium tidak lagi hanya identik dengan kumpulan benefit atau diskon, tetapi menjadi sebuah platform yang memberikan akses menuju pengalaman (experiences) yang semakin eksklusif seiring meningkatnya tier kartu.

Visa Infinite Privilege: Sweet Spot Baru?

Dari ketiga tingkatan tersebut, menurut PinterPoin, Visa Infinite Privilege berpotensi menjadi tier yang paling menarik dan masuk di sweet spot dari ketiga tier ini.

Alasannya sederhana, tier ini tampaknya menawarkan keseimbangan terbaik antara akses terhadap berbagai pengalaman premium dan eksklusivitas, tanpa harus berada di level Visa Infinite Private yang hanya tersedia melalui undangan.

Bagi pembaca PinterPoin, salah satu benefit yang paling menarik tentu adalah status withBanyan Voyager.

Status ini memberikan berbagai keuntungan ketika menginap di jaringan Banyan Group, mulai dari potongan harga kamar, complimentary welcome drink, diskon spa, late check-out (sesuai ketersediaan), hingga room upgrade.

Selain itu, Visa juga menawarkan promo peluncuran berupa complimentary one-night stay di properti Banyan Group bagi 500 pemegang kartu Visa Infinite Privilege pertama yang melakukan registrasi dan memenuhi syarat program. Apakah Anda salah satu pemegang kartu kredit yang beruntung mendapatkan complimentary one-night stay? 🙂

Berhubung implementasi Visa Infinite Privilege di Indonesia saat ini baru tersedia melalui UOB Zenith. Dengan demikian, bagi nasabah yang memang sedang mempertimbangkan kartu premium di kelas tersebut, pembaruan Visa Infinite ini membuat UOB Zenith makin menarik saja.

Harap diingat, iuran tahunan kartu kredit UOB Zenith tidak dapat dihapuskan dengan alasan apapun.

Dapatkan keuntungan lebih saat menginap di grup hotel Banyan Tree

Penutup

Peluncuran struktur baru Visa Infinite merupakan langkah yang cukup menarik. Selama ini, nama Visa Infinite digunakan oleh berbagai kartu kredit premium dengan positioning yang sangat beragam.

Ada kartu Visa Infinite dengan annual fee yang relatif rendah dan dapat di-waive, namun ada pula yang dibuat lebih eksklusif dengan annual fee yang jauh lebih tinggi dan tidak dapat di-waive. Keduanya sama-sama menggunakan nama Visa Infinite meskipun segmen nasabah yang dituju sangat berbeda.

Hadirnya Visa Infinite Privilege dan Visa Infinite Private membuat diferensiasi tersebut menjadi jauh lebih jelas sekaligus memberikan ruang bagi bank penerbit untuk membangun positioning produknya masing-masing. Memang dampak negatif bagi pemilik kartu kredit berlogo Visa Infinite ‘biasa’ terasa turun kastanya.

Namun demikian, pengalaman yang diterima pemegang kartu pada akhirnya tetap akan sangat bergantung pada bank penerbit.

Visa menyediakan platform beserta berbagai partnership global, tetapi manfaat yang benar-benar dinikmati nasabah tetap ditentukan oleh bagaimana masing-masing issuer mengemas benefit tambahan untuk kartu mereka.

Yang menarik untuk dicermati ke depannya adalah apakah semakin banyak bank di Indonesia akan mengadopsi Visa Infinite Privilege maupun Visa Infinite Private untuk produk premium mereka.

Untuk saat ini, UOB Zenith masih menjadi satu-satunya kartu yang menggunakan branding Visa Infinite Privilege di Indonesia.

Tentu saja, di kemudian hari nanti akan makin banyak bank di Indonesia mengadopsi Visa Infinite Privilege maupun Visa Infinite Private untuk produk premium mereka dan semua itu hanya perlu menunggu waktu.

Share

1 comment
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.