Beberapa hari lalu, muncul rumor bahwa Garuda Indonesia akan memangkas armada pesawat hingga menyisakan 66 pesawat saja. Kini, mulai beredar fleet plan Garuda Indonesia & Citilink untuk tahun 2022 yang kemungkinan besar akurat & memvalidasi rumor sebelumnya. Jika informasi yang beredar tersebut benar, maka berarti kelas utama (first class) Garuda Indonesia hanya tinggal menunggu waktu sebelum dihilangkan!

Fleet plan yang saya maksud nampak seperti ini:

Berdasarkan fleet plan tersebut, Garuda Indonesia akan memensiunkan pesawat berikut:

  • Regional (sub-brand Explore):
    • 18 unit (semua) Mitsubishi CRJ-1000,
    • 8 unit ATR 72 (semua pesawat sisanya akan dialihkan ke Citilink),
  • Mainline:
    • 17 unit Boeing 737-800,
    • 1 unit Boeing 737 MAX 8,
    • 7 unit (semua) Airbus A330-200,
    • 10 unit Airbus A330-300,
    • 10 unit (semua) Boeing 777-300ER.

Kemudian, bisa dikonfirmasi bahwa 2 unit pesanan Airbus A330-900neo yang sudah rampung dikerjakan akan tetap diambil oleh Garuda Indonesia. Sisa pesanan 11 unit yang belum dikerjakan akan dibatalkan.

Dalam beberapa bulan belakangan, Garuda Indonesia juga telah memensiunkan 1 unit ATR 72 dan 22 unit Boeing 737-800 (data dari Planespotters) yang 9 diantaranya diketahui dikirim ke padang pasir di Australia.

Dipensiunkannya 10 unit Boeing 777-300ER secara langsung menjadi pertanda berakhirnya first class Garuda Indonesia yang hanya bisa ditemui di pesawat tersebut. Saat ini, hanya tersisa 2 pesawat yang masih mempunyai kabin first class yakni PK-GIF dan PK-GIG.

Kedepannya, Garuda Indonesia akan menjadi mid-sized carrier dan akan beroperasi hanya dengan 66 pesawat (+2 pesanan) yaitu:

  • 56 unit Boeing 737-800
  • 7 unit Airbus A330-300
  • 3 unit Airbus A330-900neo (+2 unit dalam pesanan yang hampir pasti tidak akan dibatalkan; PK-GHH dan PK-GHI).

A330-900neo akan menjadi andalan Garuda Indonesia untuk rute internasional medium haul. Foto: PinterPoin

Kesempatan Terakhir Mencoba First Class Garuda Indonesia

Hingga Boeing 777-300ER benar-benar dipensiunkan mulai tahun 2022, seharusnya masih akan ada kesempatan (langka) untuk mencoba first class Garuda Indonesia.

Berdasarkan pencarian yang saya lakukan sekilas melalui Google Flights, Garuda Indonesia secara random akan mengoperasikan rute Jakarta – Amsterdam pada tanggal 23 September 2021 menggunakan armada 777-300ER dengan kabin first class!

Sayangnya dari pencarian yang saya lakukan, Garuda tidak menyediakan opsi penukaran GarudaMiles untuk penerbangan tersebut. Namun tidak ada salahnya untuk mencoba menukar di kantor cabang Garuda jika Anda memang serius (dan bisa memasuki Belanda) untuk terbang selama 14 jam di produk terbaik milik Garuda Indonesia.

Tidak menutup kemungkinan juga GA akan menjual first class di rute lain seperti Jakarta CGK – Denpasar DPS. Jika Anda mengincar untuk terbang di first class Garuda, maka saya sarankan untuk rajin-rajin memantau flight calendar, favorit saya adalah Google Flights.


Baca juga: AvGeek: Mengenal Armada Pesawat Garuda Indonesia


Penutup

Dari fleet plan Garuda Indonesia & Citilink yang beredar, hampir bisa dikonfirmasi bahwa first class Garuda Indonesia hanya tinggal menunggu waktu. Garuda Indonesia sepertinya akan move on tanpa kehadiran armada pesawat Boeing 777-300ER yang memang dari awal hanya menjadi simbol prestisius saja bagi perusahaan.

Dari sisi konsumen tentu saya berharap Garuda akan mempertahankan first class-nya. Namun mengoperasikan segelintir armada Boeing 777-300ER tentunya tidak masuk akal karena biaya operasional dan maintenance yang tinggi. Garuda juga selama ini kesulitan untuk mengutilisasikan pesawat berbadan lebar tersebut.

Sisi positifnya, saya merasa keputusan mengurangi surplus armada pesawat ini sudah tepat dan semoga bisa mengembalikan Garuda Indonesia ke jalur profit. Setidaknya kini armada pesawat Garuda Indonesia terlihat lebih efisien dan sesuai kebutuhan operasional.