langit, outdoor, transportasi, pesawat terbang, pesawat, tanah, kendaraan, Perjalanan udara, awan, penerbangan, Penerbangan umum, Rekayasa dirgantara, Pabrikan dirgantara, Bandara, Mesin pesawat terbang, Pelataran pesawat, diparkir, pesawat terbang sipil, Turboprop, landasan, tarmak, besar

Jenius Menambahkan LinkMiles Sebagai Transfer Partner Baru

Walaupun fokus berita beberapa hari ini adalah devaluasi penukaran Yay Points dari Kartu Kredit Jenius menjadi airline miles, satu titik cerah dari perubahan ini adalah ditambahkannya LinkMiles sebagai rekanan transfer (transfer partner) baru. Kedatangan LinkMiles ini juga membawa sweet spot baru yang tentunya bisa dimanfaatkan bagi pembaca PinterPoin.

Berikut informasi lengkapnya:

Apa itu LinkMiles?

LinkMiles adalah frequent flyer program milik Citilink yang dibentuk setelah berpisah dari GarudaMiles. Sama seperti frequent flyer program lainnya, Anda bisa mengumpulkan miles di program LinkMiles untuk kemudian ditukarkan menjadi tiket penerbangan Citilink.

Walaupun LinkMiles sendiri bisa didapatkan dengan Kartu Debit BNI Citilink dan kartu kredit PaninBank (selain tentunya dengan terbang), Kartu Kredit Jenius merupakan kartu kredit populer pertama yang poinnya bisa ditukarkan menjadi LinkMiles.

teks, cuplikan layar, Font, logo, Grafis, desain grafis, deasin
LinkMiles merupakan frequent flyer program milik Citilink, maskapai berbiaya rendah Garuda Indonesia Group.
Rasio Perolehan LinkMiles di Kartu Kredit Jenius

LinkMiles bisa didapatkan dari Kartu Kredit Jenius dengan rasio berikut:

  • 28-31 Mei 2024: 30.000 Yay Points = 32.500 LinkMiles (30% lebih banyak dari normal)

  • Mulai 1 Juni 2024: 15.000 Yay Points = 12.500 LinkMiles.

Penukaran Yay Points menjadi LinkMiles sendiri tidak dibatasi seperti KrisFlyer atau GarudaMiles, sehingga bisa ditukarkan sesering apapun selama masih ada Yay Points.

Apabila kita melihat rasio mulai 1 Juni 2024 nanti, LinkMiles memberikan rasio Yay Points per mile dan juga minimum penukaran yang paling menarik dibandingkan dengan airline miles lain:

  • KrisFlyer: 40.000 Yay Points = 30,000 KrisFlyer miles (rasio konversi 1,33:1)

  • GarudaMiles: 25.000 Yay Points = 20.000 GarudaMiles (rasio konversi 1,25:1)

  • LinkMiles: 15.000 Yay Points = 12.500 LinkMiles (rasio konversi 1,2:1)

Dengan skema perhitungan di atas, maka perolehan LinkMiles dari Kartu Kredit Jenius efektif 1 Juni 2024 akan menjadi:

  • Transaksi domestik di kategori lain: Rp12.000/LinkMiles

Penukaran LinkMiles Menjadi Tiket Penerbangan

LinkMiles bisa ditukarkan menjadi tiket penerbangan Citilink, dengan jumlah miles yang dibutuhkan bervariasi mengikuti jarak tiap segmen. Ini artinya, tidak peduli jenis penerbangannya (apakah itu domestik turboprop, domestik jet, atau internasional), selama masih dalam suatu rentang jarak maka jumlah miles yang dibutuhkan akan sama.

Berikut jumlah miles yang dibutuhkan berdasarkan rentang jarak:

JarakContoh RuteMiles Dibutuhkan
0 – 250 milJakarta (HLP) – Semarang (SRG),
Medan (KNO) – Sibolga (FLZ)
5.500
251 – 500 milBatam (BTH) – Padang (PDG),
Jakarta (CGK) – Kediri (DHX)
7.500
501 – 750 milMakassar (UPG) – Manado (MDC),
Surabaya (SUB) – Samarinda (AAP)
10.500
751 – 1.000 milBatam (BTH) – Surabaya (SUB),
Pekanbaru (PKU) – Yogyakarta (YIA)
14.500
1.001 – 1.500 milJakarta (CGK) – Ambon (AMQ),
Makassar (UPG) – Jayapura (DJJ)
17.000
1.501 – 2.000 milDenpasar (DPS) – Perth (PER)24.000
2.001 – 2.500 milDenpasar (DPS) – Port Moresby (POM)28.500
2.501 – 3.000 milSaat ini belum ada (sebelumnya
Denpasar (DPS) – Melbourne (AVV))
32.000

Selain miles tersebut, Citilink juga membebankan biaya bandara dan biaya pemesanan sebesar Rp75.000/tiket. Tidak seperti Garuda Indonesia, Citilink tidak membebankan tuslah bahan bakar untuk penukaran tiket dengan miles, sehingga total biaya yang perlu dibayarkan tidak terlalu besar.

pesawat terbang, penumpang, pesawat, abin pesawat terbang, dalam ruangan, Bandara, plafon, airbus
Alih-alih tuslah bahan bakar, Citilink mengenakan biaya pemesanan flat Rp75.000.
Sweet Spot Penukaran LinkMiles

Apabila salah digunakan, LinkMiles bisa saja memiliki nilai yang sangat buruk, bahkan lebih buruk dari fitur cash + miles milik GarudaMiles (Rp40/mile). Sebagai contoh, apabila Anda menukarkan miles dari Medan (KNO) ke Penang (PEN), Anda akan mendapatkan value sebesar:

  • Tarif dan biaya yang ditebus dengan miles: Rp125.000 (Rp200.000 tarif dasar – Rp75.000 biaya pemesanan),
  • Miles dibutuhkan: 5.500 miles (jarak < 250 mil)
  • Valuasi: Rp22,7/mile
teks, cuplikan layar, Font

Di sisi lain, walaupun Citilink sendiri hanya memiliki kelas ekonomi (saya biasanya menyarankan penukaran miles untuk terbang di first class), LinkMiles tetap bisa bernilai tinggi apabila digunakan di rute-rute yang tepat.

Menurut saya, ada 2 jenis rute yang bisa memberikan value yang cukup tinggi:

Rute domestik turboprop

Selain menggunakan pesawat jet (Airbus A320 dan sesekali A330-900neo), Citilink juga mengoperasikan beberapa pesawat turboprop ATR72-600.

Salah satu masalah penerbangan turboprop adalah harga tiketnya yang lebih mahal daripada tiket penerbangan dengan pesawat jet, mengingat kapasitasnya yang umumnya lebih sedikit dan harga yang lebih tinggi tersebut diizinkan oleh pemerintah.

Apabila merujuk pada PM 20 Tahun 2019 (batas maksimum tarif dari batas atas), KM 106 Tahun 2019 (daftar tarif batas atas), dan KM 7 Tahun 2023 (batas maksimum tuslah bahan bakar/fuel surcharge), berikut perbandingan tarif maksimum yang boleh dikenakan Citilink sebagai maskapai no-frills sebelum PPN 11%, asuransi wajib Jasa Raharja, dan biaya bandara:

RuteTarif Maksimum
(Jet)
Tarif Maksimum
(Turboprop >30 kursi)
Balikpapan (BPN) – Bajnarmasin (BDJ)Rp668.525
(Rp607.750 + 10% tuslah)
Rp1.233.562
(Rp986.850 + 25% tuslah)
Jakarta (HLP) – Yogyakarta (YIA)
(sekarang khusus jet)
Rp736.780
(Rp669.800 + 10% tuslah)
Jakarta (HLP) – Yogyakarta (JOG)
(sekarang khusus turboprop)
Rp796.620
(Rp724.200 + 10% tuslah)
Rp1.413.125
(Rp1.130.500 + 25% tuslah)
Medan (KNO) – Pekanbaru (PKU)Rp850.850
(Rp773.500 + 10% tuslah)
Rp1.508.750
(Rp1.207.000 + 25% tuslah)

Masalahnya, Citilink sendiri cukup suka memaksimalkan batas tarif di atas untuk penerbangan turboprop (namun tidak untuk rute domestik jet, kecuali memang sangat populer). Berikut beberapa contohnya:

Dalam kasus seperti di atas dimana harga tiketnya sangat mahal, LinkMiles bisa sangat membantu mengurangi biaya penerbangan. Sebagai contoh, untuk rute dari Jakarta (HLP) ke Yogyakarta (JOG):

  • Tarif dan biaya yang ditebus dengan miles: Rp1.492.875 (Rp1.130.000 tarif dasar + Rp282.500 tuslah bahan bakar + Rp 155.375 PPN – Rp75.000 biaya pemesanan),
  • Miles dibutuhkan: 7.500 miles (250 mil < jarak < 500 mil)
  • Valuasi: Rp199/mile

Berikut daftar rute penerbangan turboprop Citilink yang masih aktif saat ini:

  • Dibawah 250 mil (5.500 LinkMiles):
    • Balikpapan (BPN) ke Berau (BEJ),
    • Balikpapan (BPN) ke Banjarmasin (BDJ),
    • Balikpapan (BPN) ke Tana Toraja (TRT),
    • Medan (KNO) ke Gunung Sitoli/Nias (GNS),
    • Medan (KNO) ke Sibolga (FLZ)

  • 251 – 500 mil (7.500 LinkMiles):
    • Jakarta (HLP) ke Yogyakarta (JOG),
    • Medan (KNO) ke Pekanbaru (PKU).
langit, outdoor, transportasi, pesawat terbang, pesawat, tanah, kendaraan, Perjalanan udara, awan, penerbangan, Penerbangan umum, Rekayasa dirgantara, Pabrikan dirgantara, Bandara, Mesin pesawat terbang, Pelataran pesawat, diparkir, pesawat terbang sipil, Turboprop, landasan, tarmak, besar
Penerbangan dengan pesawat turboprop Citilink bisa memberikan valuasi LinkMiles yang bagus.
Rute internasional yang minim persaingan

Walaupun tidak seagresif dulu dimana Citilink sempat membuka rute ke Phnom Penh (PNH) atau Melbourne (AVV) sebelum pandemi, saat ini Citilink masih memiliki 6 rute internasional. Berikut masing-masing rutenya, plus siapa saja maskapai lain yang terbang di rute tersebut:

RuteMiles DibutuhkanKompetitor (Nonstop)Kompetitor (Transit)
Denpasar (DPS) – Perth (PER)24.000AirAsia (Indonesia)
Batik Air (Malaysia)
Jetstar (Australia)
Malaysia Airlines
Qantas
Scoot
Singapore Airlines
Virgin Australia
Jakarta (CGK) – Kuala Lumpur (KUL)10.500AirAsia (Indonesia/Malaysia)
Garuda Indonesia
KLM
Malaysia Airlines
TransNusa
Jetstar Asia
Scoot
Singapore Airlines
Jakarta (CGK) – Singapura (SIN)10.500AirAsia (Indonesia)
Batik Air (Indonesia)
Garuda Indonesia
Jetstar Asia
Scoot
Singapore Airlines
TransNusa
AirAsia (Malaysia)
Malaysia Airlines
Medan (KNO) – Penang (PEN)5.500AirAsia (Indonesia/Malaysia)
Firefly
Malaysia Airlines
Singapore Airlines
Denpasar (DPS) – Dili (DIL)10.500Aero DiliN/A
Denpasar (DPS) – Port Moresby (POM)28.500N/APhilippine Airlines
Qantas

Apabila melihat di atas, rute Dili (DIL) atau Port Moresby (POM) nampak sebagai rute dengan kompetisi yang cukup minim, sehingga bisa memasang harga yang sangat tinggi dibandingkan dengan rute domestik serupa menggunakan pesawat jet:

  • Denpasar (DPS) – Port Moresby (POM; 2.348 mil) dibandingkan dengan Jakarta (CGK) – Jayapura (DJJ; 2.189 mil kalau langsung); saya sudah cukup baik menggunakan harga transit karena Citilink tidak terbang langsung ke Jayapura.
  • Denpasar (DPS) – Dili (DIL; 708 mil) dibandingkan dengan Balikpapan (BPN) – Majalengka (KJT; 707 mil)

Dari semua rute Citilink, kedua rute unik tersebut menawarkan valuasi penukaran LinkMiles yang paling tinggi. Sebagai contoh, untuk rute dari Denpasar (DPS) ke Port Moresby (POM) yang sudah masuk dalam wishlist saya sejak diluncurkan:

  • Tarif dan biaya yang ditebus dengan miles: Rp10.905.000 (Rp10.500.000 tarif dasar + Rp100.000 tuslah bahan bakar + Rp380.000 entah apa itu kode SUMBG – Rp75.000 biaya pemesanan),
  • Miles dibutuhkan: 28.500 miles (2.000 mil < jarak < 2.500 mil)
  • Valuasi: Rp382,6/mile

Selain 2 sweet spot di atas, masih ada cara lain lagi untuk memaksimalkan value yang didapat dari LinkMiles, yang akan saya bahas di artikel berikutnya.

Penutup

Sejak awal Kartu Kredit Jenius diluncurkan, salah satu rencananya adalah menambahkan LinkMiles sebagai rekanan transfer, dan akhirnya terwujud juga setelah lebih dari 1 tahun.

Program ini memang belum banyak dilirik di dunia poin dan miles di Indonesia karena sulitnya mengumpulkan poin, namun dibalik itu menyimpan beberapa potensi sweet spot yang cukup menarik, sehingga harus mulai dipertimbangkan juga.

Oh, dan karena saya fair sebagai penulis artikel ini, begitu muncul pengumuman devaluasi saya menukarkan Yay Points dari Kartu Kredit Jenius ke LinkMiles alih-alih KrisFlyer miles yang jauh lebih umum. Walaupun begitu, kalau Anda tetap memilih menukarkan ke KrisFlyer miles, jangan lupa juga untuk belajar cara memaksimalkan KrisFlyer miles supaya value yang didapatkan bisa maksimal.

teks, cuplikan layar, Font, nomor
Apakah Anda akan menukarkan Yay Points dari Kartu Kredit Jenius menjadi LinkMiles?
Share

7 comments
  1. Hi Eric,

    Next mungkin bisa review CC MNC Citilink, mengingat co branding seharusnya earning rate lebih menarik(?)

    1. Hi Alvin,

      Boleh, nanti kita share juga waktu sudah ada detailnya. Saya juga penasaran dengan kartunya, tapi rumornya memiliki perolehan LinkMiles lebih bagus dari Jenius untuk transaksi normal.

  2. Eric, tiap kali saya coba klik gunakan Linkmiles selalu tertulis Penerbangan Tidak Tersedia. Saya hanya coba2 tujuan acak2 dan tanggal acak. Apakah memang sesusah itu? Atau karena memang poin Linkmiles saya yg masih minim.
    Thanks

    1. Halo Ichsan,

      Rute mana? Saya aware mungkin ada beberapa rute yang entah kenapa tidak bisa ditebus dengan LinkMiles (misal, Surabaya – Pontianak).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.