Dalam 5 tahun belakangan, pesawat A380 milik Etihad Airways telah menjadi salah satu simbol kemewahan di dunia penerbangan komersil. Kabin super mewah First Class Apartments & The Residence hanya bisa dijumpai secara eksklusif di pesawat komersil terbesar di dunia tersebut.

Anda ingin mandi di pesawat? Hanya Etihad dan Emirates yang menyediakan opsi tersebut di pesawat A380-nya. Anda ingin terbang dilayani oleh personal butler dan memiliki kamar tidur sendiri, ruang tamu sendiri, dan kamar mandi sendiri? The Residence milik Etihad menjadi satu-satunya opsi.

Sayangnya, setelah sempat menunjukkan optimisme untuk mempertahankan A380 di awal pandemi, kini Etihad sepertinya benar-benar akan memensiunkan 10 pesawat A380-nya yang berusia relatif muda, ±5 tahun.

OMAAT melaporkan bahwa pada laman armada pesawat Etihad, A380 sudah tidak lagi tertera & produk The Residence juga sudah tidak muncul di website Etihad. Selain itu, Planespotters kini sudah mengkategorikan 10 unit pesawat A380 Etihad di kolom “Historic”, yang artinya sudah tidak lagi terdaftar & beroperasi untuk Etihad.

Via Planespotters

Meski demikian, belum ada pengumuman resmi dari pihak Etihad mengenai A380. Namun melihat perkembangan saat ini, saya yakin Etihad memang akan menyingkirkan pesawat super jumbo tersebut.

Dipensiunkannya A380 juga menandakan akhir perjalanan dari dua produk fantastis Etihad, First Class Apartments dan The Residence.

Meski sudah diharapkan, namun saya tetap masih kecewa & sedih dengan kabar ini. Aslinya, saya akan terbang di First Class Apartments di rute Paris – Abu Dhabi – Seoul pada bulan Juni 2020 lalu sebagai bagian dari Round the World trip saya dengan Erika. Kini, salah satu penyesalan saya adalah tidak mencoba terbang di First Class Apartments Etihad lebih cepat.

Senada dengan opini banyak orang lain, saya merasa Etihad kini telah kehilangan daya tarik utamanya yang selama ini bergantung pada pesawat A380.

.

Apakah Anda pernah terbang di pesawat A380 milik Etihad Airways?