OCBC Indonesia secara resmi mengumumkan bahwa mereka akan mengakuisisi bisnis ritel banking dari HSBC di Indonesia.
Informasi ini diumumkan secara resmi di media sosial OCBC (@ocbc_indonesia) dan juga surel yang dikirimkan oleh HSBC Indonesia kepada para nasabahnya (baca di sini).
Jujur, saya cukup terkejut dengan keluarnya OCBC sebagai pemenang bidding war unit bisnis ritel HSBC ini karena berdasarkan rumor yang beredar di pasar, dua bank yang diisukan sebagai top bidder dari HSBC Indonesia ini adalah CIMB Niaga atau SMBC (dengan produknya ‘Jenius’).
Dan tentunya, opini saya tetap sama yaitu hal ini adalah berita buruk bagi pemegang kartu kredit HSBC.
Alasan lengkapnya bisa Anda baca di artikel di bawah ini:
Menurut saya, berikut adalah rencana remapping kartu kredit HSBC setelah OCBC mengakuisisi bisnis ritel HSBC termasuk portofolio kartu kreditnya:
- HSBC Premier Mastercard → OCBC Voyage
- HSBC Visa Signature → OCBC 90oN
- HSBV Visa Platinum → OCBC Visa Platinum
- HSBC Live+ → OCBC Nyala Platinum
Berita buruk? Tentunya.
Saya berpendapat bahwa HSBC Indonesia adalah salah satu dari sekian bank di Indonesia yang memiliki portofolio kartu kredit menarik terutama HSBC Premier Mastercard untuk kartu kredit spesial dan HSBC Live+ untuk kartu kredit cashback.
Sedangkan OCBC? Saya tidak akan berkata banyak untuk kartu kreditnya dan biarkan Anda menilai sendiri dari devaluasi yang gencar mereka lakukan 2 tahun belakangan ini.

Baca juga: Review Kartu Kredit OCBC Voyage
Baca juga: Review Kartu Kredit OCBC 90oN
Penutup
OCBC Indonesia menjadi pemenang bidding war penjualan bisnis ritel dan wealth management dari HSBC Indonesia.
Dengan akuisisi ini, semua kartu kredit HSBC nantinya akan berubah menjadi kartu kredit OCBC seiring dengan waktu di mana timeline mereka sendiri adalah paruh pertama tahun 2027 mendatang.
Berikut kutipannya:
Dampak akuisisi OCBC terhadap unit bisnis ritel HSBC
Produk dan layanan yang Anda gunakan saat ini di HSBC Indonesia, seperti rekening, kartu kredit, dan pinjaman ritel, akan tetap berjalan normal sampai proses penjualan selesai.
Kami memperkirakan proses ini akan tuntas pada paruh pertama tahun 2027, tunduk pada persetujuan dari pihak regulator.
Selama masa transisi ini, kami akan bekerja sama erat dengan OCBC Indonesia dan pihak otoritas terkait untuk memastikan semuanya berjalan lancar.
Di akhir periode tersebut, produk-produk perbankan Anda akan dialihkan ke OCBC Indonesia yang akan terus memberikan layanan perbankan kepada Anda.
FYI, perubahan ini justru menjadi sebuah motivasi bagi Anda untuk cepat-cepat mengajukan kartu kredit HSBC Premier Mastercard dikarenakan:
- Hingga 30 Juni 2026 mendatang, kartu ini masih menawarkan welcome bonus 20.400 airline miles.
- Hingga ‘paruh pertama tahun 2027’, kartu ini seharusnya masih memiliki earning rate yang fantastis yaitu hingga Rp5.500/mile jika Anda bisa memanfaatkan fitur ‘Million Points Club’ dari HSBC Premier Mastercard.
- Kartu kredit ini masih menawarkan airport perks yang menarik dan juga sweet spot penukaran poin HSBC untuk hotel stay.
Oleh karena itu, saya sekali lagi menghimbau Anda untuk mengajukan kartu kredit HSBC Premier Mastercard secepatnya dalam rangka mengejar welcome bonus sebelum kartu kredit ini menjadi OCBC Voyage yang mana tidak memiliki welcome bonus sama sekali.
Jujur, saya sedih mengucapkan selamat tinggal pada salah satu kartu kredit terbaik di Indonesia versi PinterPoin yaitu HSBC Premier Mastercard.
Di masa keemasannya, Anda bisa dengan mudah mengumpulkan ratusan ribu airline miles dari kartu ini melalui program point multiplier yang sering diadakan. Kelihatannya hal tersebut akan menjadi sekedar kenangan saja.


Bagi yang sudah punya kartu OCBC , lalu HSBC ini nanti limit kartu kreditnya sendiri kira-kira bagaimana ya Ko Edwin? Akumulasi, mengikuti limit terbesar atau bagaimana ya? Terimakasih
up kepo juga ini, kalau digabung, jadi mau apply kedua nya
berdasarkan pengalaman:
UOB x Citibank
Danamon x SCB
limit mereka digabung nantinya, jadi double. dulu UOB aku 50jt, Citibank 50jt, sekarang jadi 100jt.
Danamon aku 20jt, SCB 20jt, digabung jadi 40jt.
Sama nih butuh info
Punya ocbc 90n limit 20, hsbc visa signa limit 60, nanti bakalan jadi gimana ya limitnya?
Voyage CC yang butut. Kurs buat transaksi di LN jelek banget. Dengan AUM 1 M jatah Dragon Pass cuma 2x setahun dan anehnya tidak bisa dipakai masuk ke Plaza Premium Lounge T3 Soetta sementara Dragon Pass jatah dari 90N bisa dapat akses masuk (ini pengalaman pribadi). Mendingan Mandiri Prioritas sekalian plus kartu tambahan dua buah bisa dapat akses lounge banyak.
Ko Edwin,
Apabila dulu saya sdh prnh pny hsbc signature dan dpt welcome bonus namun sudah saya tutup.
Apakah bila apply hsbc premier bisa tetap dapat welcome bonusnya ?
Thank you
Apakah saya harus segera menukarkan poin Hsbc sebelum peralihan ke Ocbc?
Dear Pinterpoin
Salah satu berita resmi yang cukup di luar dugaan.
Kalau pun memang harus dibeli oleh bank yang berbasis di Singapura, saya kira it’s DBS turn buat beli HSBC. Ternyata kenyataan berkata sebaliknya.
Yang masih jadi pertanyaan, untuk sebagian nasabah HSBC yang premier statusnya non reguler, apakah tetap berjalan statusnya di OCBC tanpa syarat lain, atau ada potensi downgrade massal ketika sudah berpindah ke OCBC? Terima Kasih
Sebagai nasabah HSBC selama ini berguna banget untuk lintas antar negara. Ada fasilitas global transfer. Sedih n kaget banget di akuisisi. Nanti ga nge link lagi ke tabungan kami di negara lain…