Turki merupakan salah satu dari segelintir negara yang benar-benar membuka akses untuk turis internasional di tengah pandemi COVID-19.

Sejak 11 Juni 2020 lalu, Turki memang telah mengijinkan turis internasional dari beberapa negara termasuk Indonesia untuk memasuki negaranya. Hal tersebut sontak membuat banyak orang memilih untuk berlibur ke Turki dalam beberapa bulan terakhir karena tidak harus menjalani karantina.

Terkini, Turki akan mewajibkan seluruh pengunjung untuk menunjukkan hasil tes PCR negatif yang diambil dalam 72 jam terakhir sebelum menaiki pesawat terbang.

Selain itu, orang yang sebelumnya mengunjungi Afrika Selatan, Denmark, dan UK dalam 10 hari terakhir harus melakukan isolasi mandiri selama 7 hari di Turki.

Penumpang pesawat yang hanya transit di Turki tidak harus menjalani kewajiban tes/isolasi mandiri tersebut.

Peraturan baru tersebut berlaku untuk periode perjalanan dari 28 Desember 2020 hingga 1 Maret 2021. Tentunya tidak menutup kemungkinan periode tersebut akan diperpanjang jika lonjakan kasus tidak kian menurun.

Jika Anda memiliki rencana mengunjungi Turki pada periode tersebut, maka pastikan untuk mempunyai hasil tes PCR negatif yang diminta.

Penyebab utama diberlakukannya peraturan baru tersebut dikarenakan melonjaknya kasus COVID-19 di Turki secara signifikan.

Sebagai perbandingan, pada musim panas sebelum dibukanya akses masuk, Turki melihat rata-rata 1.000+ kasus per hari nya. Kemudian sejak bulan November lalu, Turki melihat adanya lonjakan kasus secara besar-besaran, bahkan sempat mencapai 33.198 kasus pada tanggal 8 Desember 2020.

Turki Wajibkan Tes PCR Negatif COVID-19 untuk Semua Pengunjung | PinterPoin

Lonjakan kasus COVID-19 di Turki

Melihat mudahnya akses ke Turki & banyaknya orang yang berkunjung kesana, saya pribadi tidak heran dengan kenaikan masif kasus COVID-19 di negara tersebut.


Baca juga: Lounge Review: Turkish Airlines Lounge New Istanbul Airport


Penutup

Turki menerapkan kebijakan baru karena melonjaknya kasus COVID-19 disana. Peraturan baru ini akan setidaknya mengurangi jumlah pengunjung ke Turki secara signifikan.

Bagi Anda yang akan berkunjung ke Turki dalam periode yang ditentukan, maka jangan lupa untuk menyiapkan hasil tes PCR negatif yang diambil dalam 72 jam terakhir sebelum penerbangan.

Stay safe and healthy!

H/T: OMAAT