Beberapa waktu lalu, Garuda Indonesia sempat menarik perhatian karena kabar pelarangan penggunaan alat pelindung diri (APD) bagi awak kabin.

Mengapa kontroversial? Karena sikap Garuda yang seolah mendukung dan memenuhi permintaan penumpang yang protes karena tidak bisa melihat senyum pramugari jika memakai masker.

Tidak lama kemudian, kabar tersebut diluruskan oleh pihak Garuda yang memastikan awak kabin akan mengenakan masker dan face shield selama bertugas.

Beberapa hari lalu, Garuda Indonesia merilis sebuah video melalui akun Instagram resminya yang menunjukkan penampilan awak kabin selama bertugas di masa PSBB. Video tersebut menekankan konsep ‘Smile Through Our Eyes’ yang menunjukkan bahwa senyuman hangat dari awak kabin masih bisa dikagumi bahkan ketika menggunakan alat pelindung diri (APD).

Awak kabin akan mengenakan face shield, masker, sarung tangan, dan apron selama bertugas.

Berikut videonya dilansir dari akun Instagram resmi Garuda Indonesia:

View this post on Instagram

We are ready to welcome you on-board with all the enhanced safety measures we have taken including the new look of our Cabin Crew that now includes Personal Protective Equipment (PPE). With our masks on to keep you safe, we ensure you can still see our #SmilesThroughOurEyes. #BecauseYouMatter *All Cabin Crews are assured to wear masks and hand-gloves for every route. Due to our wide range of network, the Personal Protective Equipment (PPE) varies in different routes while it is still maintaining to fulfill the standard. Protective face-shields & aprons will be applied gradually and may change following the further development of the COVID-19 situation. ———- Kami siap menyambut Anda kembali di penerbangan dengan seluruh peningkatan langkah-langkah keselamatan yang kami ambil termasuk penampilan baru dari para Cabin Crew kami yang menggunakan Alat Pelindung Diri (APD). Dengan mengggunakan masker untuk keselamatan Anda, Anda tetap dapat melihat senyum kami dari mata kami. *Seluruh Cabin Crew dipastikan menggunakan masker dan sarung tangan dalam setiap rute penerbangan. Terkait luasnya jaringan kami, Alat Pelindung Diri (APD) yang digunakan beragam dengan tetap memenuhi standard. Pelindung wajah dan apron diterapkan secara bertahap dan mungkin berubah mengikuti perkembangan situasi COVID-19.

A post shared by Garuda Indonesia (@garuda.indonesia) on

Menariknya, Garuda Indonesia menyebutkan bahwa penggunaan APD akan bervariasi menyesuaikan dengan rute penerbangan. Namun sayangnya tidak dirincikan seperti apa detilnya, kemungkinan rute internasional tertentu akan lebih ketat mengikuti ketentuan masing-masing negara.


Baca juga: Menarik: Kolombia Ingin Menjadi Hub Garuda Indonesia di Amerika Selatan

Baca juga: Seperti Apa Makanan Business Class Garuda Indonesia Selama COVID-19?


Penutup

Video ini saya rasa menjawab seluruh pertanyaan yang muncul akibat pernyataan kontroversial beberapa waktu lalu. Sudah seharusnya awak kabin mendapat perlindungan maksimal, apalagi saat bertugas melayani puluhan hingga ratusan orang dalam pesawat.

Menurut opini saya, penampilan awak kabin Garuda saat mengenakan alat pelindung diri tetap saja atraktif dan elegan 😉 .

Semoga kita bisa segera kembali ke kehidupan normal.

Apa pendapat Anda tentang penggunaan APD oleh awak kabin Garuda Indonesia?