Beberapa saat yang lalu, saya mendapatkan informasi dari sumber yang cukup terpercaya bahwa Marriott akan segera memiliki 2 properti lalu di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kedua properti tersebut adalah Courtyard by Marriott Labuan Bajo dan Aloft Labuan Bajo.

Untuk Courtyard Labuan Bajo, sejak tahun 2018 lalu sudah ada wacana bahwa Marriott akan berekspansi ke sini dengan membawa brand ‘select’. Berikut sedikit informasi yang saya temukan secara online mengenai konsep Courtyard by Marriott Labuan Bajo ini:

“Marriott Courtyard merupakan salah satu hotel resort yang sedang akan di bangun di daerah Labuan Bajo. Tepatnya pada lahan seluas 4080 m2 pada lereng bukit di tepi pantai menghadap ke pulau Padar, yang merupakan salah satu ikon dari Labuan Bajo selain Desa Wae Rebo. Marriott Courtyard Labuan Bajo memiliki 108 kamar dan beberapa fasilitas pendukung, seperti Lobby, Restaurant, Rooftop, Swimming pool, Lounge, dan Bar. Konsep yang diambil pada perancangan ini adalah The Eternal Of Perserverence, yang mengangkat filosofi dari rumah adat Mbaru niang yang mencerminkan cara hidup masyarakat desa Wae Rebo dalam kehidupan sehari hari. Dari pendekatan tema ini diharapkan tema The Eternal of Perserverence tidak hanya dapat dilihat dan dirasakan oleh pengunjung Resort melalui pola dan bentuk tetapi juga melalui sifat, karakteristik, dan suasana bangunan.”

Render dari rooftop Courtyard by Marriott Labuan Bajo

Sedangkan Aloft Labuan Bajo yang saya baru dengar rumornya beberapa hari lalu merupakan proyek terbaru Marriott International di Indonesia yang digadang-gadang berada di kompleks bandar udara internasional komodo (LBJ) yang sedang menjalankan renovasi beberapa saat yang lalu.

Sayangnya, tidak ada informasi lebih lanjut mengenai Aloft Labuan Bajo ini mengingat hotel ini akan sangat terkait dengan kondisi bandar udara tersebut. Selama penerbangan internasional ke bandara ini masih belum dijalankan, maka saya rasa properti ini masih akan sekedar wacana saja.


Baca juga: Panduan Lengkap Marriott Bonvoy

Baca juga: Rumor – Moxy Sanur Akan Buka pada Q4-2021


Penutup

Labuan Bajo merupakan hotspot turisme terbaru sehingga tidak mengejutkan jika banyak bermunculan hotel baru dari yang merupakan chain lokal hingga chain internasional seperti Marriott.

Sayangnya, pandemi Covid-19 ini membuat banyak proyek hotel yang direncanakan tersendat-sendat sehingga tidak mengejutkan juga jika banyak hotel yang sudah separuh jalan dibangun tiba-tiba tidak dilanjutkan lagi konstruksinya.

Saya hanya bisa berharap bahwa pandemi ini akan cepat selesai dan kita akan mendengar lebih lanjut mengenai Courtyard maupun Aloft Labuan Bajo ini.

.

Apa pendapat Anda mengenai 2 properti baru Marriott di Labuan Bajo ini?