Pemerintah resmi memangkas masa karantina untuk WNI maupun WNA yang datang dari luar negeri menjadi 5 (lima) hari saja dari sebelumnya 8 (delapan) hari.

Kebijakan baru ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 20 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang diedarkan oleh Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19.

Kebijakan ini efektif berlaku mulai tanggal 14 Oktober 2021.

Karantina untuk kedatangan dari luar negeri dipangkas menjadi 5 hari saja

Selain memangkas waktu karantina menjadi 5 hari saja, pemerintah juga akan mengizinkan penerbangan asing mendarat di Bali dan Kepulauan Riau (Kepri) dari sebelumnya dibatasi Jakarta dan Manado saja.

Sayangnya, tidak ada perubahan mengenai syarat & ketentuan PCR untuk kedatangan di Indonesia di mana:

  • Anda diwajibkan untuk memiliki hasil RT-PCR negatif dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan ke Indonesia
  • Diwajibkan untuk PCR kembali sesampainya di Indonesia (PCR hari pertama)
  • Diwajibkan juga untuk PCR pada hari ke-4 untuk mendapatkan surat keterangan bebas Covid-19 dan bisa menyelesaikan karantina

Baca juga: Pemerintah Berencana Untuk Memangkas Periode Karantina Menjadi 5 Hari

Baca juga: Fifth Time is The Charm – Pengalaman Berjuang Mengajukan Status Match Marriott Bonvoy


Penutup

Berita sangat baik bagi industri pariwisata Indonesia di mana selain Bali dan Kepri kembali melayani dan menerima penerbangan mancanegara per 14 Oktober ini; Periode karantina yang diwajibkan oleh pemerintah bagi WNI maupun WNA dari luar negeri juga dipersingkat menjadi 5 hari saja.

Secara praktis, hal ini akan berpengaruh bagi Anda yang berencana untuk tiba di Indonesia pada atau sesudah 14 Oktober 2021 di mana Anda bisa menikmati karantina yang ‘dipersingkat’ hanya 5 hari saja dan terdapat opsi untuk karantina di Bali 😉

Karantina di Bali tentunya memberikan sensasi tersendiri dibandingkan dengan karantina di Jakarta. Foto: Viceroy Bali

Saya berharap kebijakan ini akan bisa meningkatkan gairah ekonomi terutama di daerah yang sangat bergantung pada pariwisata. Kedepan, saya juga mendengar rumor bahwa kebijakan karantina ini akan terus dipersingkat sehingga menjadi hanya 2 (dua) hari saja. Mari kita lihat bagaimana jadinya 🙂

.

Apa pendapat Anda mengenai periode karantina yang dipersingkat menjadi 5 hari saja?