Mengenal Paper.id: Solusi Transaksi Bisnis Menggunakan Kartu Kredit

Bagi Anda yang pernah mengikuti MasterClass PinterPoin, Anda pasti tahu bahwa PinterPoin cukup sering mengadakan kolaborasi dengan berbagai startup untuk mempermudah Anda mengumpulkan points & miles di mana salah satu startup favorit PinterPoin adalah Paper.id yang memungkinkan seseorang atau suatu badan usaha membayar semua jenis tagihan menggunakan kartu kredit.

Secara praktis,Paper.id memungkinkan Anda untuk membayar semua jenis tagihan (invoice) yang mungkin dulunya tidak bisa dibayar menggunakan kartu kredit menjadi bisa dibayar menggunakan kartu kredit.

Selain itu, dengan menggunakan kartu kredit sebagai media untuk bertransaksi, Anda bisa mendapatkan tambahan tempo pembayaran sehingga arus kas bisnis Anda bisa tetap stabil walaupun Anda harus membayar beberapa supplier sekaligus.

Paper.id membantu Anda mengumpulkan Points & Miles dengan cepat melalui pembayaran transaksi bisnis

Pertimbangkan skenario sebagai berikut:

Pak Andi bekerja sebagai peternak ayam. Setiap minggu, dia harus mengeluarkan biaya sebesar 150 juta Rupiah untuk membeli pakan ayam dari salah satu supplier bernama Pak Eric. Jika Pak Andi membayar biaya pakan ternak tersebut dengan bank transfer ataupun dengan menggunakan bilyet giro, beliau tidak akan memperoleh apapun dari transaksi berjumlah besar tersebut.

Sebagai perbandingan, katakan Pak Andi memutuskan untuk membayar pak Eric menggunakan Paper.id melalui fitur pembayaran invoice menggunakan kartu kredit; Maka pak Andi memiliki ‘kesempatan’ untuk bertransaksi menggunakan kartu kredit sebesar 150 juta Rupiah.

Katakanlah pak Andi menggunakan kartu kredit CIMB Niaga JCB Ultimate, maka beliau akan memperoleh 30.000 KrisFlyer atau jika Pak Andi menggunakan kartu kredit Citi Prestige untuk membayar invoice tersebut, maka dia bisa memperoleh 20.000 Asia Miles atau GarudaMiles.

Nominal KrisFlyer tersebut lebih dari cukup untuk terbang one-way kelas bisnis ke destinasi Asia Tenggara manapun seperti Bangkok, Hanoi, Siam Reap, dan sebagainya yang harga cash rate-nya mencapai jutaan atau bahkan belasan juta Rupiah. Memang betul terdapat biaya layanan sebesar 1,4%* (PaperPlus via BliBli) namun jika dihitung-hitung lagi, 150 juta Rupiah x 1,4% hanyalah Rp2.100.000.

Harga tiket bisnis one-way Singapore Airlines Jakarta – Bangkok berkisar di belasan juta Rupiah

Secara praktis, seperti pada gambar di atas, Pak Andi bisa saja menebus tiket yang harganya Rp17.292.700 Rupiah hanya dengan mengeluarkan biaya sebesar Rp2.100.000 alias diskon sebesar 87,8%. Tentunya hal ini sangat menarik bagi Anda yang ingin terbang di business atau bahkan first class dengan biaya sekecil mungkin.

Jika Anda pikir-pikir lagi, biaya 1,4%* tersebut merupakan biaya layanan termurah se-Indonesia di mana biaya layanan yang ada pada mesin EDC biasanya berkisar rata-rata antara 2 – 3%.

Hal ini hanya bisa terjadi jika Anda menggunakan Paper.id sebagai solusi untuk transaksi bisnis Anda di mana semakin banyak Anda menggunakan kartu kredit untuk membayar supplier Anda, maka semakin cepat pula Anda bisa mengumpulkan points & miles dengan cepat. Apapun metode pembayaran Anda, Paper.id akan menyediakan solusi-nya.

*Biaya ini sewaktu-waktu akan berubah tergantung keadaan.


Baca juga: 10 Kartu Kredit Terbaik Untuk Mengumpulkan KrisFlyer Miles

Baca juga: 10 Kartu Kredit Terbaik Untuk Mengumpulkan GarudaMiles


Penutup

Paper.id adalah salah satu startup yang sudah digunakan oleh banyak member PinterPoin dan saya sendiri secara pribadi sudah merasakan banyak sekali manfaat-nya.

Truth to be told, banyak dari kami (termasuk lebih dari separuh member grup Telegram PinterPoin) sudah menggunakan Paper.id sejak 1 November 2021 lalu untuk memfasilitasi pembayaran ataupun transaksi bisnis menggunakan kartu kredit.

Terakhir, salah satu teman saya bahkan membeli mobil Toyota Fortuner untuk operasional perusahaan menggunakan Paper.id karena pihak dealer tidak menyediakan fasilitas pembayaran menggunakan kartu kredit (padahal dealer tersebut memiliki mesin EDC). Mungkin hal ini dikarenakan mereka tidak mau dikenakan Merchant Discount Rate (MDR) yang cukup besar

Singkat kata, Paper.id memberikan solusi untuk hal tersebut dengan memfasilitasi transaksi bisnis dan lainnya menggunakan kartu kredit serta menyediakan invoice digital, e-meterai, dan masih banyak lagi.

Penasaran dengan fitur Paper.id yang dapat mempermudah penagihan & pembayaran bisnis Anda menggunakan kartu kredit? Cek di sini untuk info lebih lanjut.

Apakah Anda tertarik mencoba fitur pembayaran invoice menggunakan kartu kredit dari Paper.id?

Share
29 comments
  1. hi pp, bagaimana cara mendapatkan rate blibli 1,4%?

    saya cek pagi ini ratenya blibli 1,9% dan via tokped 2%

    thanks

  2. Kalau pakai cimb niaga jcb ultimate apakah transaksi pembayaran tetap bisa diperhitungkan sebagai transaksi utk syarat program spending rewards tike biz class ANA jakarta-tokyo?
    Thx.

  3. Saya mempunyai KPM di salah satu finance/Leasing. Selama ini pembayaran via transfer Virtual Account karena tidak tersedia opsi pembayaran Kartu Kredit di E-Commerce seperti Tokopedia/Blibli untuk jenis transaksi ini. Apakah bisa memanfaatkan layanan Paper.id tsb?

  4. Bukankah lebih menguntungkan pakai CitiPayAll yang rate nya hanya 0.5 %? Ataukah ada keterbatasan2 bila menggunakan CitiPayAll ?

    1. RH,

      CitiPayAll ada batasan 50% limit kartu kredit dalam satu bulan. Paper.id memungkinkan Anda bertransaksi hingga ratusan juta atau bahkan milyaran dalam satu hari.

  5. Biayanya cukup besar ya? Meski menggunakan promo HSBC 8x, untuk mendapat 1 tiket PP Biz Class ke Middle East tetap butuh gesek >Rp 450 jt, jadi kena 1.4% fee total hampir Rp 6.5 jt… Kalau tidak ada opsi lain masih OK banget, tapi kalau ada opsi yg 100% free ya beda lagi.

  6. Ini sistemnya gimana ya kalau misal suppliernya gaptek gitu?
    Kalau dilihat di web nya kayanya lebih untuk supplier yang nerbitin invoice ke customer agar pembayaran lebih lancar.

    Bisa dibalik kah fungsinya untuk customer yang mau bayar tagihan ke supplier yang ga punya akun nya paper.id gitu?

    1. Gunawan,

      Supplier tidak perlu Anda daftarkan di paper.id ini, cukup Anda saja sebagai pengirim invoice atau jika ingin melakukan pembayaran.

      Bisa, untuk customer yang mau bayar tagihan supplier ada namanya fitur ‘paper pay-in’ kalau Anda yang mau kirim pembayaran ke supplier ada yang namanya ‘paper pay-out’.

  7. Halo Edwin, mau tanya jadi paper.id ini bisa juga ya misalnya untuk dipakai untuk pembayaran cicilan rumah yg langsung ke developer tiap bulan untuk kumpulin poin/miles? Lagi pikir mau coba kumpulin untuk spending reward jcb ultimate

  8. Using it right now to make payment to my suppliers.
    Kena biaya layanan, tapi sangat worth untuk mengumpulkan miles.
    Thanks PinterPoin for the info!

  9. Menarik tentang fitur penagihan invoice dari paper.id ini, apakah bisa Koinworks dipergunakan mirip seperti paper.id untuk menambah points CC kita?

  10. Saya baru tau mengenai paper ini. Coba2 saya hitung untuk CIMB Accor World:
    Transaksi 10,000,000 rupiah
    Fee 1.9% (Tokopedia, free account) = 190,000 rupiah
    Accor points yang didapat = 750 poin ekivalen 243,750 rupiah
    Jadi dengan fee ini masih untung sekitar 22 persen setiap transaksi.

    Adapun kalau fee sampai 2.4%, maka sudah impas fee & value yang didapat di CIMB Accor World card.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

BoardingArea