Lounge Review: United Club & United Club Pop-Up New York/Newark EWR Terminal C

Sebelum terbang ke Seattle saya berkesempatan untuk mencoba lounge United Club di New York/Newark (EWR), hub untuk maskapai United di sekitar kota New York.

United Club sendiri merupakan lounge standar United, yang posisinya berada di bawah lounge Polaris. Untuk penumpang standar, United Club sendiri dapat diakses oleh:

  • Penumpang kelas bisnis internasional maskapai anggota Star Alliance
  • Penumpang kelas bisnis transkontinental premium United
  • Penumpang maskapai anggota Star Alliance dengan status Star Alliance Gold
  • Anggota program keanggotaan lounge Star Alliance berbayar (United Club atau Air Canada Maple Leaf Club Worldwide; keanggotaan United Club sendiri bisa didapatkan gratis dari kartu kredit Chase United Club Infinite)
  • Kupon sekali masuk United Club (bisa dibeli melalui aplikasi United atau didapatkan gratis terbatas dari kartu kredit Chase United Explorer)
  • Penumpang internasional United dengan Virgin Australia Velocity Gold dan ke atas.

Lounge ini tidak dapat diakses dengan program keanggotaan lounge berbayar umum (Priority Pass, LoungeKey, DragonPass).

Anda bisa mengakses beberapa lounge di terminal B dengan program keanggotaan lounge berbayar. Lounge yang tersedia mungkin bervariasi tergantung program yang digunakan.

Sebagian besar penerbangan United beroperasi dari terminal C di New York/Newark EWR, termasuk penerbangan saya ke Seattle SEA. Di terminal C sendiri terdapat 3 lounge yang saat itu sedang buka:

  • Polaris Lounge di dekat area pemeriksaan keamanan (tidak bisa diakses oleh anggota Star Alliance Gold di kelas ekonomi),
  • United Club di dekat gerbang C123, dan
  • United Club “Pop-Up” di dekat gerbang C93.
Denah bandara Newark EWR – lounge United Club ditandai segitiga.

United sendiri juga memiliki lounge di dekat gerbang C74, walaupun saat itu sedang tutup.

United Club New York/Newark EWR C123

United Club terminal C yang berada di dekat gerbang (gate) C123 dapat diakses dari eskalator yang terletak dekat dengan gerbang tersebut, yang berjarak kira-kira 5-7 menit jalan kaki dari pemeriksaan keamanan.

Lounge ini merupakan lounge terbesar United dengan luas lebih dari 3.000 m2 dan sekaligus menjadi lounge percontohan untuk desain United Club berikutnya.

Setelah sampai di atas terdapat petugas reception dan juga gerbang masuk otomatis, yang otomatis terbuka setelah memindai pas naik (boarding pass) yang memenuhi syarat.

Seperti di terminal, lounge ini memiliki papan jadwal penerbangan, dan betul, sebanyak itu (dan mungkin lebih) untuk penerbangan pagi.

Begitu memasuki lounge, terdapat meja dengan beberapa minuman; ini adalah ciri khas United Club, walaupun minumannya bisa bervariasi – sebagai contoh, di Los Angeles LAX minuman yang tersedia adalah kopi.

Di sisi depan lounge terdapat area kerja dengan pod terbuka, area kerja komunal, sofa, dan juga area khusus minuman.

Pilihan minuman yang ditawarkan di sini cukup lengkap, mulai dari kopi illy (kopi resmi United), beberapa jenis air, sampai jus. Tak lupa juga terdapat sedikit makanan ringan.

Lebih dalam lagi dan temanya sudah mulai berubah menjadi lebih “rumahan” dari sebelumnya sedikit dingin.

Anda bisa melihat pemandangan bandara dari area duduk di samping, walaupun tidak banyak tempat duduk yang benar-benar menghadap ke jendela.

Tempat duduk yang paling santai sendiri bisa ditemukan di belakang, di dekat bar.

Walaupun stopkontak ada banyak di sepanjang lounge, seperti dimanapun di Amerika Serikat tidak ada stopkontak universal – silakan gunakan adapter sendiri, atau manfaatkan port USB yang tersedia.

Sebagai lounge besar United, di dalam lounge terdapat agen customer service, yang membantu saya untuk mendapatkan kursi lebih depan saat terbang pagi tersebut.

Tepat di balik meja customer service terdapat sepak bola meja, dengan latar belakang bertemakan garis-garis jalan di kota New York.

Lebih dalam lagi terdapat area untuk makan.

Makanan panas di lounge ini relatif terbatas, dan bukan karena jam sarapan (lebih lanjut di ulasan United Club di Los Angeles LAX). Prasmanan panas untuk sarapan di lounge ini terdiri dari telur, ubi jalar goreng, patty daging babi, kacang merah, dan ham babi.

Apabila Anda menghitung roti panggang dengan topping sebagai makanan panas, terdapat cukup banyak opsi topping, termasuk alpukat.

Di antara panas dan dingin terdapat beberapa macam roti isi (sandwich) siap makan seperti muffin maupun bagel. Walaupun relatif “bagus” daripada sandwich dingin dalam kemasan, ini tentu jauh berbeda dengan makanan di, misalnya, lounge Centurion.

Apabila Anda ingin membawa makanan ke pesawat, Anda perlu meminta piring kosong tambahan untuk “menutup” makanan supaya lebih mudah dibawa.

Lanjut ke menu dingin – beberapa buah utuh juga disediakan

Selain itu, sarapan dingin berupa yogurt dan potongan buah bisa ditemukan di ujung prasmanan.

Saya sendiri tidak akan menyebut sarapannya ideal, tapi setidaknya sudah cukup untuk menahan lapar sampai tiba di Seattle dan ada cukup buah (jangan tanya berapa banyak garam dalam 1x sarapan di United Club).

Berbeda dengan di depan lounge, area minuman di sini jauh lebih ramai.

Pagi hari tentu waktu yang bagus untuk kopi buatan barista, yang tentunya disediakan untuk lounge sekaliber ini.

Untuk yang ingin menikmati minuman keras, lounge ini juga memiliki bar penuh dengan bir dan minuman keras tertentu (pada dasarnya semua yang di bawah) sudah termasuk; minuman di rak atas berbayar.

Karena masih sangat pagi, saya memutuskan untuk tidak minum terlebih dahulu. Bahkan di bar pun Anda tetap bisa mengisi baterai dengan stopkontak tiap beberapa kursi, sehingga tentu sangat praktis.

Kamar kecil di lounge ini sendiri cukup bersih dan fungsional.

Walaupun begitu, ada yang lebih menarik: Sebagai United Club terbaik di jaringan lounge United (dan di New York/Newark EWR, salah satu hub terbesar United), lounge ini merupakan satu-satunya United Club di Amerika Serikat dengan pancuran (shower), di mana terdapat 6 kamar mandi dengan pancuran.

Kamar mandinya sendiri terkesan agak steril, walaupun setidaknya masih bukan hanya bilik pancuran seperti di lounge domestik bisnis Garuda di Jakarta CGK dan tentunya jauh lebih baik daripada tidak ada pancuran sama sekali.

Seperti di hotel kelas menengah, terdapat 2 opsi pancuran dan dengan alat mandi bermerek Sunday Riley.

United Club “Pop-Up” New York/Newark EWR C93

United Club “Pop-Up” merupakan konsep lounge sementara dari United sambil menunggu renovasi United Club normal di dekat gerbang C74.

Saya sendiri juga berharap bahwa lounge sementaranya akan setidaknya cukup nyaman, namun ternyata tidak – lounge ini bukan hanya ramai, namun juga sempit dan memiliki fasilitas yang sangat terbatas.

Karena lounge ini tidak memiliki dapur panas, makanannya terbatas pada makanan yang sudah dikemas seperti sereal, roti, dan salad.

Alih-alih bar penuh seperti di United Club normal, lounge ini hanya menyediakan bar terbatas dengan minuman fermentasi anggur (wine) dan bir.

Minuman non-alkohol sendiri disediakan dalam bentuk kopi dari mesin espresso dan juga minuman kemasan. United sendiri menggunakan kopi merek illy, baik di lounge maupun di pesawat.

Apabila Anda bertanya dimana toilet, makanan panas, dan tempat duduk khusus, jawabannya tidak ada – karena ini sifatnya sementara, United pun membuat dengan standar yang cukup minimal.

Kesimpulan

United Club di New York/Newark EWR memasang standar yang sangat tinggi untuk lounge Star Alliance Gold. Walaupun hanya dianggap sebagai lounge “normal”, fasilitas yang diberikan cukup lengkap baik untuk penumpang yang baru memulai perjalanan atau sekadar transit.

Selain itu, lounge-nya sendiri cukup modern dan betul-betul memikirkan penggunanya – contoh sederhananya, stopkontak bisa ditemui di hampir semua tempat dan memiliki banyak cahaya alami (yang bahkan tidak ada di The Private Room, lounge kelas utama Singapore Airlines) sehingga tentu kedepannya akan sangat populer bagi para penumpang.

Apakah saya akan membayar US$59 (harga kupon sekali masuk United Club) untuk menuju lounge ini? Mungkin saja apabila saya perlu menunggu lama di bandara (dan ini cukup jarang; saya hampir selalu tidak mau membayar untuk akses lounge dengan harga normal); Namun selama saya masih memiliki status KrisFlyer Elite Gold dan kebetulan terbang dari New York/Newark (EWR) dengan United, maka saya tentu akan kembali ke lounge ini.

Apakah Anda akan pergi ke United Club di New York/Newark EWR?
Share

2 comments
    1. Hi Waihimin,

      Tidak bisa, ini adalah lounge maskapai yang tidak bekerjasama dengan Priority Pass. Cara mengakses lounge ini bisa dilihat di atas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

BoardingArea