Hotel Review: Fuji Marriott Hotel Lake Yamanaka

Dalam rangka kunjungan wisata ke Jepang beberapa saat lalu, saya berkesempatan mengunjungi salah satu properti Marriott di Jepang yang terletak dekat dengan Gunung Fuji yakni Fuji Marriott Hotel Lake Yamanaka. 

Saya menginap di hotel tersebut beserta dengan teman saya yang juga sesama points & miles blogger yaitu Steve dari Uponarriving. Kunjungan ke hotel ini merupakan bagian dari perjalanan kami ‘mencicipi’ berbagai properti Marriott di Jepang.

Kebetulan beliau juga memiliki status Ambassador Elite yang mana adalah status tertinggi dari Marriott Bonvoy sehingga.kami memperoleh upgrade kamar ke kelas tertinggi (lagi) dan memperoleh berbagai benefit menarik lainnya sebagai member elit.


Sekilas Informasi

Fuji Marriott Hotel Yamanaka adalah hotel jaringan Marriott Bonvoy yang terletak di Hirano, sebuah kota kecil di preferektur Yamanakako. Waktu tempuh untuk mencapai hotel ini dari pusat kota Tokyo adalah sekitar 2 jam menggunakan mobil.

Berdasarkan informasi resmi dari website hotel, Fuji Marriott Hotel Lake Yamanaka ini memiliki 103 kamar dan 2 suites.

Layaknya hotel Marriott sebelumnya yang sempat kami kunjungi, hotel ini juga terkenal akan onsen (pemandian umum ala Jepang) dan pemandangannya yang menghadap ke Gunung Fuji. Hanya saja, saya berpendapat bahwa onsen hotel ini lebih bagus karena konsepnya yang outdoor.

Check in

Kami tiba di hotel ini pada sore menjelang malam hari karena kami menyempatkan waktu untuk makan sore di restoran di daerah Izu. Layaknya hotel Marriott di Jepang pada umumnya, staff hotel menyambut kami dengan sangat ramah dan menawarkan diri untuk membawa bagasi sampai kamar.

Satu hal yang saya langsung sadari ketika check-in adalah hotel ini sangat sepi. Dari proses check-in sampai dengan ketika tiba di kamar, kami tidak melihat tamu lain selain kami berdua. Tapi hal ini wajar mengingat kami menginap di hari minggu dan awal Maret adalah low season.

Lobi hotel

Dikarenakan Steve memiliki status elit tertinggi Marriott dan kamar suite juga tersedia, maka kami memperoleh upgrade ke Suite Room yang mana adalah kamar termahal dari hotel ini.

Seperti yang sudah saya tulis, hotel ini hanya memiliki 2 suite. Jadi, memperoleh kamar suite yang semalamnya berharga 120.000 Yen (±16,8 juta Rupiah) dari kelas kamar terendah merupakan suatu kebanggaan tersendiri.

Sekali lagi, disinilah saya merasa status elit dari suatu hotel loyalty program benar-benar berguna.

Welcome Amenity

Welcome amenity

Ketika kami tiba di kamar, sebotol sampanye dingin dan berbagai kudapan & keju menyambut kami. Steve juga memperoleh kartu ucapan dari Marriott yang mengucapkan terima kasih telah menjadi anggota setia Marriott Bonvoy.

Sampanye G.H. Mumm sebagai welcome amenity

Kamar

Kamar Suite dari hotel ini cukup besar walaupun tidak sebesar kamar kami sebelumnya di Izu Marriott. Hanya saja, Steve lebih menyukai kamar ini karena terkesan ‘lebih jepang’ dan ‘memiliki karakter’ dibanding kamar suite kami sebelumnya.

Kamar suite
Hallway dan rak baju
Toilet

Menariknya, kamar tidur dari hotel ini dibagi menjadi 2 segmen yaitu segmen jepang di mana Anda bisa tidur di Futon (kasur a la Jepang) atau tidur di ranjang biasa. Sekilas, kamar ini bisa memuat untuk 4 orang namun tentunya dengan extra guest, maka Anda harus membayar lebih 😉

Kamar tidur 1 yang bisa digunakan juga sebagai ruang tamu
Kamar tidur 1 dilengkapi dengan lemari dan banyak futon
Kamar tidur 2 yang lebih terkesan kebarat-baratan.
Kamar tidur 2 memiliki TV dalam ruangan
Kamar mandi dan wastafel
Onsen dan shower room dalam kamar mandi
Rak serbaguna tepat di luar kamar mandi

Fasilitas

Fuji Marriott Hotel Lake Yamanaka ini memiliki berbagai fasilitas seperti lapangan tenis, meja ping-pong, fitness center, onsen, dan sebagainya namun sayangnya saya hanya sempat mencicipi fasilitas onsen dari hotel ini.

Lucunya, tepat di luar kamar saya dan mungkin ada di setiap lantai adalah eksistensi vending machine. Saya rasa orang Jepang memang penggila vending machine.

Vending machine tepat di luar kamar
Hallway hotel yang sangat bersih

 

Interior Marriott yang sangat khas
Pintu masuk onsen
Outdoor onsen. Kredit: Fuji Marriott

Overall, saya lebih menyukai onsen hotel ini dibandingkan dengan onsen hotel sebelumnya terutama karena onsen ini adalah outdoor onsen. Anda tidak bisa membayangkan betapa nyamannya berendam di air panas ketika suhu di luar hampir mencapai 0 derajat celcius 😉

Club Lounge

Club lounge dari hotel ini terletak di lantai dasar dan memiliki ambience yang sama seperti lobi hotel. Satu hal yang saya perhatikan selama berada di club lounge hotel ini adalah hampir tidak ada tamu lain yang mengunjungi club lounge ini. 

Dari sekitar 3 jam kami berada di club lounge ini, hanya ada sekitar 4 tamu lain yang datang ke tempat ini. Saya rasa wabah virus corona benar-benar berdampak pada occupancy rate hotel-hotel di Jepang.

Suasana club lounge yang hening
Berbagai kudapan ringan di club lounge
Berbagai pilihan finger food
Pilihan kopi dan sirup(?) di club lounge
Berbagai pilihan minuman
Berbagai pilihan alkohol di club lounge

Breakfast

Tidak banyak yang bisa saya ceritakan mengenai breakfast hotel ini selain fakta bahwa hidangan yang disajikan sangat mirip dengan hotel Marriott sebelumnya. Dari hidangan western food sampai dengan Japanese food yang disajikan, Anda bisa melihat berbagai similaritas antara kedua hotel tersebut.

Ruangan untuk breakfast
Ruangan untuk breakfast
Pilihan breakfast – roti
Pilihan breakfast – kudapan ringan dan telur
Pilihan breakfast – aneka sereal
Pilihan breakfast – western
Pilihan breakfast – Japanese
Pilihan breakfast – Udon & Soba

Kualitas hidangan breakfast yang disajikan rata-rata cukup baik, kecuali untuk hidangan Japanese food yang saya rasa sedikit hambar. Dalam kondisi seperti ini, saya lebih menyarankan Anda untuk menikmati western food-nya.

Lain-lain

Karena kami mendapat fasilitas late check-out sampai dengan pukul 4 sore, saya menyempatkan diri untuk menikmati onsen di kamar setelah breakfast.

View dari kamar hotel

Setelah puas menikmati dan mengevaluasi onsen outdoor dan indoor (yang berada di kamar), kami segera melakukan check-out. Ketika kami berada di luar, saya menyempatkan diri untuk mengambil beberapa foto dari hotel ini.

 

Penampakan Fuji Marriott Hotel Lake Yamanaka
Penampakan Fuji Marriott Hotel Lake Yamanaka

Kami juga menyempatkan waktu untuk mengunjungi Danau Yamanaka yang memang direkomendasikan oleh hampir seluruh staff hotel ini. Sayangnya, ketika kami berkunjung, cuaca sedang berawan sehingga kami tidak bisa melihat Gunung Fuji dari danau ini.

Danau Yamanaka
Danau Yamanaka

Penutup

Fuji Marriott Hotel Lake Yamanaka adalah hotel yang wajib Anda kunjungi jika Anda mencari hotel bintang lima dengan standarisasi yang tinggi di dekat Gunung Fuji. Pengalaman menginap saya di hotel ini juga positif dan sekali lagi, saya benar-benar merasakan manfaat dari memiliki status elit di Marriott.

Saya tidak akan ragu untuk merekomendasikan hotel ini jika Anda mencari akomodasi yang cukup affordable di dekat Gunung Fuji (dan Gotemba, jika Anda suka shopping) dan merupakan seseorang yang bisa mengapresiasi onsen

Outdoor onsen. Kredit: Fuji Marriott

Sebagai tambahan, Steve lebih menyukai hotel ini dibandingkan dengan hotel kami sebelumnya sedangkan saya secara pribadi lebih menyukai hotel kami sebelumnya dibanding hotel ini 🙂

(+) Outdoor onsen, lokasi hotel, pelayanan staff hotel yang fantastis dan proaktif

(-) Sulit dijangkau kecuali apabila Anda menyetir sendiri di Jepang, kualitas hidangan di club lounge

.

Apakah Anda tertarik untuk menginap di Fuji Marriott Lake Yamanaka?
Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

BoardingArea