DEVALUASI: GarudaMiles Akan Menerapkan Flexi Award Pada 29 April 2026 & Redemption Nominee Pada 1 Oktober 2026

Bad news, akan terdapat devaluasi pada konsep penukaran GarudaMiles di tahun 2026 ini di mana frequent flyer program dari Garuda Indonesia ini akan memperkenalkan konsep Flexi Award & Redemption Nominee.

Secara praktis, berikut adalah devaluasi yang ada yang saya urutkan berdasarkan tanggal penerapannya yang saya kutip dari website Garuda Indonesia:

19 April 2026 – Penerapan Flexi Award

Garuda Indonesia akan memperkenalkan ‘Flexi Award’ yang secara praktis adalah harga penukaran GarudaMiles yang lebih tinggi untuk suatu penerbangan namun dengan availability yang lebih banyak juga.

Secara praktis, anggap saja ini merupakan konsep multi-tier award redemption dari GarudaMiles yang menyerupai konsep award Advantage (atau bahkan Access) dari Singapore Airlines KrisFlyer.

Sayangnya, ketika artikel ini ditulis belum ada informasi sama sekali mengenai harga Flexi Award dari GarudaMiles ini dan juga implikasinya seperti apa.

Oleh karena itu misteri yang belum terjawab adalah:

  • Seberapa mahal Flexible Award ini?
  • Seberapa dinamis Flexible Award ini?
  • Apakah berlaku untuk penerbangan Garuda Indonesia saja atau berpengaruh kepada maskapai rekanan juga (SkyTeam ataupun maskapai rekanan lain)?
  • Apakah penambahan award availability akan signifikan?

Mengingat perubahannya akan dilaksanakan dalam waktu kurang dari seminggu (seperti biasa, GarudaMiles hobi melakukan perubahan mendadak), kita semua di sini tentu berharap akan mendapat informasi secepatnya untuk bisa beradaptasi.


1 Oktober 2026 – Penerapan Redemption Nominee

Garuda Indonesia akan menerapkan konsep ‘Redemption Nominee’ yang secara praktis membatasi penukaran GarudaMiles dari 1 (satu) akun untuk beberapa orang saja dari sebelumnya tidak ada batasan.

Batasan redemption nominee yang diterapkan pada 1 Oktober 2026 mendatang adalah 8 (delapan) orang yang berarti ditambah dengan pemegang akun itu sendiri, Anda hanya bisa menukarkan GarudaMiles Anda untuk 9 orang termasuk Anda sendiri.

Sayangnya, sekali lagi ketika artikel ini ditulis masih belum ada informasi mengenai konsep redemption nominee di GarudaMiles ini yang meliputi:

  • Apakah redemption nominee ini bisa diganti 6 bulan sekali layaknya di program KrisFlyer?

  • Apakah pendaftaran redemption nominee dikenakan biaya? Bagaimana dengan perubahan redemption nominee?

    Untuk yang ini, karena perubahannya masih lama yaitu sekitar 5 (lima) bulan dari sekarang, saya rasa lebih baik wait and see terlebih dahulu sampai Garuda Indonesia merilis info lebih lanjut.


    Baca juga: 10 Kartu Kredit Terbaik Untuk Mengumpulkan GarudaMiles

    Baca juga: Award Chart Baru GarudaMiles Efektif 1 April 2026


    Solusi

    Dibalik setiap masalah, selalu ada solusi.

    Tentu solusi paling mudah untuk menyelesaikan problematikan Flexi Award ini adalah menghindari memesan Flexi Award kecuali apabila kondisi Anda sangat mendesak dan harus berangkat di hari/jam tersebut.

    Tetapi semisal tidak bisa sekalipun, saya tidak akan lelah mengingatkan Anda untuk memahami miles unik yang mana dalam kasus ini tentu paling praktis adalah dengan menggunakan K:LM-Air France Flying Blue untuk terbang Garuda Indonesia.

    Saya tidak tahu apakah nantinya miles unik seperti Flying Blue, JAL Mileage Bank (JMB), Emirates Skywards dan sebagainya bisa menebus partner award space ‘Flexi’, tetapi satu hal yang pasti adalah jika Anda tidak memelajari miles unik ini, Anda akan menyesalinya.

    Miles unik seperti Flying Blue sendiri sudah menjadi hedging yang baik untuk devaluasi GarudaMiles yang ekstrim dan terjadi beberapa tahun ini.

    Sebagai perbandingan saja:

    • Jakarta – Melbourne dengan Garuda Indonesia Business Class = 33.000 Flying Blue Miles (v.s. 74.000 GarudaMiles)

    • Jakarta – Shanghai dengan Garuda Indonesia Business Class = 28.500 Flying Blue Miles (v.s 54.000 GarudaMiles)

    • Jakarta – Singapore dengan Garuda Indonesia Business Class = 15.000 Flying Blue Miles (v.s. 28.000 GarudaMiles)

    • Jakarta – Tokyo dengan Garuda Indonesia Business Class = 37.000 Flying Blue Miles (v.s. 63.000 GarudaMiles)

    • Jakarta – Taipei dengan China Airlines Business Class = 24.500 Flying Blue Miles (v.s. 47.500 GarudaMiles)

    Mengumpulkan Flying Blue sendiri susah-susah gampang. Jika Anda memiliki kartu kredit Amerika BofA KLM Air France Flying Blue Visa Signature dan bisa mengoptimalkannya, maka mengumpulkan Flying Blue ini easy peasy lemon squeezy.

    Kumpulkan Flying Blue dengan cepat lewat kartu kredit yang tepat

    Alternatifnya, Anda bisa juga mengumpulkan Flying Blue lewat penukaran poin Marriott Bonvoy dengan skema 60.000 (Bonvoy) menjadi 25.000 (Flying Blue) alias 2,4 : 1. Menarik? Tergantung pada penukaran Anda.

    Anda juga bisa mengkonversikan poin Accor menjadi Flying Blue dengan skema 1 : 1 namun saya sekarang sangat tidak merekomendasikannya karena nilai Euro sedang sangat tinggi di Rp20.200. Sayang.


    Baca juga: Review Kartu Kredit Mandiri Marriott Bonvoy

    Baca juga: Review Kartu Kredit CIMB Niaga ALL World


    Penutup

    Garuda Indonesia berencana melakukan devaluasi dalam bentuk penambahan Flexi Award dan penambahan konsep Redemption Nominee di tahun 2026 ini.

    Tentu ini adalah perubahan yang negatif bagi Anda user GarudaMiles terutama untuk penambahan Flexi Award yang rumornya akan dibuat menyerupai Access Award dari Singapore Airlines KrisFlyer. Horor!

    Semoga kisah horor penukaran KrisFlyer Access Award seperti ini tidak terjadi di GarudaMiles

    Apapun itu, karena keterbatasan informasi, sayangnya kita tidak mengetahui detail dari perubahan 29 April ataupun 1 Oktober 2026 nanti… tetapi satu hal yang pasti adalah hal tersebut akan terjadi.

    Apakah PinterPoin akan memprotes kebijakan ini lagi? Mungkin. Kita harus lihat dulu seberapa buruk penerapan Flexi Award pada 29 April 2026 nanti.

    Satu hal yang pasti, saya perlahan-lahan mulai mendiversifikasi kebutuhan penerbangan SkyTeam saya dari dulunya hanya bergantung pada GarudaMiles tapi sekarang sudah mulai bergeser ke Flying Blue.

    Saya sudah menduga hal ini (Flexi Award tetap diterapkan) sejak GarudaMiles melakukan devaluasi masif yang dibatalkan beberapa saat lalu hanya saja kali ini bisa lebih dijustifikasi karena kenaikan harga minyak mentah yang naik signifikan.

    Apa pendapat Anda mengenai penerapan Flexi Award & Redemption Nominee di GarudaMiles ini?

    Share

    1 comment
    1. sudah konversi rp/mile rendah, valuasi cost mile per segment flight yang mahal, redemption tanpa flexi saja sudah sering full, sungguh terlalu BUMN yang satu ini bikin geleng-geleng kepala, bukannya upvaluasi karna mulai gak menarik, malah makin buruk.

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.