Pandemi ini memang menjadi mimpi terburuk bagi industri penerbangan yang melihat anjloknya arus penumpang. Sebagai salah satu upaya untuk mendukung kebangkitan industri penerbangan, Kemenhub RI akan merilis stimulus untuk maskapai penerbangan yang sepertinya akan segera direalisasikan.

Mengutip dari Tempo, maskapai akan mendapatkan stimulus berupa relaksasi untuk biaya pendaratan (landing fee). Selain itu, penumpang juga akan mendapatkan stimulus berupa penghilangan passenger service charge atau yang lebih kita kenal sebagai airport tax.

Disebutkan jika sumber dana untuk stimulus ini akan berasal dari pendapatan negara, bukan dari pajak yang diterima oleh Kementerian. Meski demikian, hingga saat ini belum disebutkan kapan tanggal pasti stimulus tersebut akan dirilis.

Stimulus Maskapai Penerbangan Kemenhub

Harga tiket pesawat akan semakin murah? Foto: Wikimedia Commons

Apa efeknya?

Stimulus ini akan diberikan 2 arah, kepada pihak maskapai penerbangan dan penumpang:

  • Bagi maskapai, stimulus ini berarti pengurangan biaya operasional yang saat ini jauh melebihi pendapatan. Stimulus tersebut bisa digunakan untuk sekedar meringankan pengeluaran atau bisa juga untuk mengurangi tiket yang dijual (kemungkinan kecil)
  • Bagi penumpang, stimulus ini membuat harga tiket pesawat menjadi lebih terjangkau karena berkurangnya komponen biaya/pajak yang harus dibayar. Menariknya, stimulus ini juga akan berdampak positif untuk penukaran miles, dimana biaya/pajak yang harus dibayar akan berkurang.

Mengambil contoh tiket Garuda Indonesia rute Jakarta – Bali (sekali jalan), menggunakan ITA Matrix, kita bisa melihat passenger service charge atau airport tax yang berpotensi untuk dihilangkan sebagai berikut:

Airport tax sebesar Rp130.000,- untuk keberangkatan dari Jakarta kemungkinan akan dihilangkan. Harga tiket pesawat akan ikut turun.

Perlu diperhatikan jika passenger service charge atau airport tax di tiap bandara berbeda-beda. Contoh pencarian diatas menunjukkan airport tax sebesar Rp130.000,- untuk keberangkatan dari Soekarno-Hatta Jakarta. Bandara Ngurah Rai Bali menerapkan biaya lebih murah, yakni Rp100.000,- per keberangkatan.


Baca juga: Tersembunyi: Diskon 25% Penukaran GarudaMiles (2x Reschedule – No Refund)


Pendapat

Jika stimulus ini direalisasikan, maka logikanya harga tiket pesawat akan ikut turun dan berlaku juga untuk penukaran miles.

Hingga saat ini, stimulus ini masih dalam tahap penyusunan dan diharapkan tidak memakan waktu lama untuk dirilis. Semoga saja maskapai-maskapai tidak melakukan mark-up harga tiket pesawat meskipun sudah mendapatkan stimulus 😉 .

.

Apa pendapat Anda mengenai stimulus ini?