Usai mengikuti serangkaian acara media briefing Marriott Bonvoy dan juga menginap di Frasers House, a Luxury Collection, Singapore maka kini tiba saatnya untuk berpindah ke hotel berikutnya. Mari kita pergi ke Varel Singapore, a Tribute Portfolio Hotel yang sama-sama merupakan properti dari Marriott International.
Pada saat menginap di bulan Mei 2026, Varel Singapore belum genap berumur dua bulan dan merupakan hotel terbaru di dalam keluarga Marriott International. Ia adalah hotel Tribute Portfolio ketiga di city-state ini dan berlokasi tak jauh dari Frasers House yaitu di Selegie road.

Di dalam post ini:
Pendahuluan
Sebelum menginap saya telah banyak berkoordinasi dengan pihak hotel melalui Mr. Andy Tan selaku General Manager dari Varel Singapore. Mr. Andy telah banyak membantu mengatur segala aspek menginap kami dari room assignment, experiences, makanan, hingga transportasi. Bahkan di saat hari stay tiba, beliau mengabarkan bahwa personally akan menjemput kami dari Frasers House. Wow, kami jadi merasa sungkan sendiri! 🙂
Tiba saatnya kami dijemput dan senang sekali dapat berkenalan langsung dengan beliau yang saat itu ditemani oleh Ms. Kylie Tampus selaku Executive Assistant yang tak kalah friendly nya. Di tengah-tengah kesibukannya, mind you, hotel ini masih sangat belia sehingga saya sangat yakin keduanya memiliki segudang pekerjaan di depan mata, maka dari itu sungguh sebuah privilige untuk mendapatkan perlakuan begitu hangat dari tim Varel Singapore.
Kesemuanya ini set the tone untuk stay yang memorable buat saya.
Varel Singapore: Check-In
Setibanya di hotel yang gedungnya terlihat gres dan moderen bernuansa warna terra cotta, tembaga dan dikelilingi tanaman hijau ini kami telah ditunggu oleh petugas front desk yang menyapa dan membantu mengamankan barang bawaan kami. Di area drop-off ini terdapat Vernacular Coffee yang juga akan saya ulas.




Kami dibawa masuk ke dalam hotel yang mana di lantai ini hanya ada meja Concierge saja (lantai satu) dan lobi utama berada di lantai dua.


Seperti biasanya kami memberikan paspor untuk registrasi dan sambil proses pendaftaran bergulir, kami dijelaskan mengenai aspek-aspek hotel dan juga semua hal yang berkaitan dengan stay. Seorang petugas lain menghampiri dan memberi kami welcome drinks berupa segelas kecil es teh dari TWG.






Petugas resepsionis kemudian menjelaskan bahwa semua tamu diundang untuk menikmati gelato dari Denzy Gelato kapanpun dan tanpa batas yang berada di dekat front desk. Tak hanya itu, semua tamu juga diperkenankan untuk menikmati kopi (dan teh) di Vernacular Coffee sebanyak dua cups per kamar setiap hari. Bagi Anda pecinta kopi sejati tentu saja akan merasa termanjakan di sini, Anda ingin menikmati lebih dari dua cups juga diperkenankan koq. Ssssttt 😉
Anggota Marriott Bonvoy Platinum Elite ke atas juga dipersilahkan untuk menikmati drinks dan snacks secara gratis di Saga Bar pada pukul 17:00 hingga 19:00 tiap-tiap harinya. Anggota elit tersebut juga dapat memilih elite welcome gift berupa sarapan untuk dua orang yang dilangsungkan di Hathaway Autograph. Saga Bar dan Hathaway Autograph ini juga berada di lantai dua sehingga kesemuanya saling berdekatan.
Sayang sekali hotel ini tidak memiliki fasilitas pusat kebugaran namun bagi para tamu menginap yang hendak mengakses pusat kebugaran maka diberi akses ke Snap Fitness yang berada sekitar tujuh menit berjalan kaki dari hotel.


Hotel ini hanya memiliki dua elevator yang saling bersebelahan sehingga menginap di sini terbilang simple yang mana Anda dapat pergi ke kamar langsung dari lantai dasar tanpa harus berpindah-pindah elevator seperti pada kebanyakan hotel lainnya.
Varel Singapore: Varel Suite
Kami di-assign ke kamar nomor 601 yang berada di lantai enam. Hotel ini memiliki total 132 kamar dan hanya tersedia empat tipe suite yang disebut Varel Suite. Disain kamar hotel ini juga terbilang quirky yang mana lantai bernomor genap memiliki kamar yang bernuansa gelap dan di lantai bernomor ganjil memiliki kamar yang bernuansa cerah.
Personally saya lebih prefer kamar dengan nuansa gelap ini, namun baik untuk diketahui apabila Anda lebih menyukai kamar yang cerah atau mungkin menginap dengan orang tau alangkah baiknya meminta kamar di lantai ganjil.



Varel Suite nomor 601 berada di corner gedung dan berada paling dekat dengan bagian elevator. Persis setelah masuk ke kamar terdapat entryway dengan partisi menyerupai pintu harmonika yang memisahkannya dengan bagian kamar tidur.




Berbeda dengan kebanyakan hotel yang biasanya menempatkan area living room di sisi ruangan paling dekat pintu masuk dan bed room di sisi sebaliknya, maka bed room di kamar 601 ini berada langsung di dekat pintu masuk. Kamar bernuansa gelap ini didominasi dengan permainan warna hijau tua, biru tua, dan warna oranye sebagai aksentuasinya dan ditambahkan fixtures berwarna tembaga.


Safe deposit box berada di salah satu meja nakas di samping ranjang dan terdapat balkoni di bagian ruangan ini. Pintu geser ke balkoni ini dapat dibuka tutup tanpa memutus aliran AC, sehingga apabila Anda ingin bersantai di sini Anda akan tetap merasakan dingin namun apabila Anda membuka blinds maka AC akan otomatis mati.



Di sisi bed room ini tersedia lemari mini bar dan telah menunggu di atas lemari adalah dua botol air minum dan di dekatnya terdapat keran air filter apabila diperlukan tambahan air minum. Memang air keran di negara Singapura dapat langsung diminum namun keran ini berbeda dengan keran pada umumnya. Hotel ini melakukan filtrasi lebih lanjut sehingga air minum dari keran ini tentunya lebih aman lagi untuk diminum. Saya sangat mengapresiasi inisiatif dari hotel untuk sustainability effort-nya.

Berada di dalam rak lemari mini bar ini adalah teh celup dari TWG beserta coffee drips dari Vernacular Coffee beserta pelengkapnya. Juga terdapat dua cangkir keramik dengan logo Varel yang merupakan hasil kolaborasi dengan Jenggala Keramik. Oh ya, fun fact: Varel Singapore ini dimiliki oleh pengusaha dari Surabaya loh!

Kulkas chiller berisi beberapa macam minuman ringan dan juga bir disediakan secara gratis dan para tamu dapat meminta tambahan apabila kurang. Senang sekali dengan hotel yang tidak perhitungan seperti ini, sepertinya banyak sekali banyak hal yang diberikan secara cuma-cuma on top of keuntungan menjadi member Platinum Elite ke atas.

Seperti layaknya a true suite, area bed room dan living room dipisahkan dengan sebuah pintu yang dapat ditutup secara rapat. Area living room ini merupakan area favorit saya di kamar ini dikarenakan disainnya menarik dengan fitur day bed yang nyaman dan pencahayaan melimpah dari dua sisi jendela floor-to-ceiling.


Kamar ini tidak menyediakan sebuah lemari pakaian konvensional yang dapat tertutup rapat dan opted untuk memilih lemari hybrid model terbuka dengan area untuk menggantung pakaian dan bath robes, rak koper dan juga beberapa lemari dorong yang di dalamnya timbangan badan.
Jika Anda perhatikan, disain kamar ini terlihat pinter dalam menyiasati keterbatasan space. Lihat saja di area living room yang merangkap sebuah walk-in closet dan bahkan perabotan juga dipilih berbentuk day bed yang berfungsi ganda untuk sekadar duduk-duduk ataupun untuk rebahan. Form follows function follows fun!


Day bed dengan penampang yang lebar dan nyaman diletakkan di dekat jendela kamar dan terdapat meja kecil yang diatasnya telah disediakan welcome amenity lengkap dengan welcome letter dari Mr. Andy. Alih-alih sepiring buah-buahan ataupun makanan ringan, welcome amenity yang diberikan adalah tiga botol parfum masing-masing berukuran 10ml hasil karya kolaborasi hotel dengan Maison 21G.
Varel Singapore no play-play dengan wewangian ruangan dan toiletries hotelnya. Mereka mengembangkan wewangian khusus dengan perfumer Maison 21G yang berbasis di Singapura dan hadirlah wewangian bernama Chai Noir yang eksklusif dipakai oleh hotel ini. Scent profile yang dipilih sangat cocok dengan hidung saya sehingga saya merasa sangat senang mendapatkan welcome amenity ini.




Kamar mandi dapat diakses dari sisi living room ini dan berukuran compact. Tersedia sebuah single vanity dengan kloset, dan ruangan mandi lengkap dengan shower dua mode (mode air hujan dan mode genggam) dan sebuah bath tub berbentuk lingkaran yang berukuran besar. Sayangnya tekanan airnya kurang memuaskan, cenderung pelan, dan tidak ada bidet (!).








Hotel ini menyediakan turndown service dan di malam pertama kami diberi hadiah berupa dua pouch dari Vitamin Spa yang berisikan shower steamer, hand sanitizer, pillow mist, dan essential oil untuk dioleskan ke badan.

Varel Singapore: Hathaway Autograph
Varel Singapore hanya memiliki satu restoran yang dinamakan Hathaway Autograph yang berada di lantai dua. Ia beroperasi dari pukul 07:00 hingga 22:00 tiap-tiap harinya. Hathaway Autograph ini didisain menarik dengan plafon reflektif yang membuatnya terasa ‘cool‘. Restoran ini menyediakan hidangan Asian fusion dan juga internasional.
Venue-nyaberbentuk semi terbuka dalam artian ia memiliki panel-panel pintu geser yang bisa dibuka tutup sesuai keinginan. Masalahnya adalah Singapura sangatlah lembap dan gerah sehingga saya melihat terjadi kondensasi di beberapa tempat, semoga hotel dapat menemukan solusi untuk permasalahan pelik ini.



Makan Pagi
Salah satu welcome elite benefit untuk member Platinum Elite ke atas adalah sarapan untuk dua orang dan di hotel ini diadakan di Hathaway Autograph. Makan pagi dimulai pukul 07:00 dan usai di pukul 10:30. Sarapan disajikan sepenuhnya secara buffet dan sajian makanan diletakkan di bagian dalam dan luar restoran utama.

Konter buffet utama di area dalam restoran dimulai dengan sajian charcuterie dan saling menyambung dengan salad bar, yogurt, roti-rotian manis dan tawar beserta mentega dari Isigny, selai Beerenberg, mesin dispenser Nutella, pemanggang roti, dan juga mesin pembuat pancakes secara otomatis.
Terdapat dua meja island terpisah yang dipakai untuk menempatkan buah-buahan segar dan juga jajanan lokal dan meja kedua dipergunakan untuk konter sereal.


Mesin kopi dan teh celup berada di pojok ruangan dan didekatnya terdapat konter minuman sederhana.


Sajian hot dishes diletakkan di bagian semi outdoor dengan hidangan-hidangan seperti nasi lemak, roti prata, bakmi bakso ikan, beberapa pilihan American breakfast, dan juga Dim Sum. Di dekatnya terdapat sebuah live station khusus untuk menyiapkan sajian telur.
Sajian makan pagi di sini bisa dibilang relatif sederhana namun menurut saya sangat ‘okay‘, pelayanannya juga baik yang terasa atentif. Hanya saja selama dua malam menginap saya mendapati tidak ada perbedaan antara makanan yang ditawarkan di tiap-tiap harinya, alangkah baiknya apabila dibuat variasi per harinya untuk mengantisipasi kejenuhan.


Makan Malam
Selama dua malam menginap di Varel Singapore kami dijamu makan malam di restoran ini. Di malam pertama kami disuguhi sajian hasil kreasi dari chef dengan jumlah yang melimpah ruah maka di malam kedua kami memilih untuk memesan sedikit makanan saja. 🙂
Saya sempat mendokumentasikan set menu yang ditawarkan oleh Hathaway Autograph yang dinamakan ‘The Island’ (Volume 1).

Berikut adalah hidangan-hidangan yang kami nikmati di malam pertama:








Berikut adalah dokumentasi makanan di malam kedua.




Varel Singapore: Vernacular Coffee
Vernacular Coffee berada di lantai dasar dan sepertinya adalah outlet kopi yang populer untuk passerbys. Kedai kopi ini beroperasi dari pukul 08:30 hingga pukul 22:00. Ia memiliki ruangan indoor dan juga outdoor, kami jelas memilih untuk selalu duduk di bagian dalam yang dingin namun apabila Anda nyaman dengan kegerahan Singapura, silahkan memilih untuk duduk di bagian outdoor. 🙂





Keuntungan menjadi tamu menginap di hotel ini adalah gratis kopi dan teh yang disiapkan oleh barista. Hal ini menurut saya merupakan sangat unik dan Vernacular menjadi tempat persinggahan kami sepulang dari pergi sebelum kembali ke kamar. Gratis kopi dan teh, generous sekali kan!

Varel Singapore: Saga Bar
Saga Bar berada di lantai dua dan beroperasi mulai pukul 15:00 hingga 20:00 tiap-tiap harinya. Anggota Marriott Bonvoy Platinum Elite ke atas diundang untuk menikmati evening cocktails secara gratis yang dilangsungkan dari pukul 17:00 hingga 19:00. Mereka tidak membatasi jumlah minuman yang dapat dinikmati dan juga disediakan beberapa canapes yang menurut saya lezat.




Varel Singapore: Rooftop Pool
Kolam renang di Varel Singapore berada di lantai sembilan (lantai R) dan merupakan sebuah rooftop pool. Rooftop pool ini terlihat estetik dan menarik dengan beberapa sun loungers berbentuk lingkaran dan juga terdapat area untuk duduk-duduk santai di halaman dekatnya. Area ini mulai beroperasi di pukul 10:30 dan tutup di pukul 22:30 setiap harinya.






Varel Singapore: Experience di Maison 21G
Kami sempat mengikuti experience membuat parfum di Maison 21G yang mana ini merupakan salah satu experience yang dapat dipesan langsung di hotel. Kami didampingi oleh Ms. Kylie yang juga baru pertama kali mengikuti kegiatan yang diadakan di gerai Maison 21G di pusat perbelanjaan megah Marina Bay Sands ini.

Jika Anda menyukai wewangian, sepertinya ini berpotensi menjadi sebuah kegiatan yang fascinating. Kami dijelaskan mengenai sejarah singkat mengenai parfum dan masing-masing dari kami diminta untuk mengisi sebuah kuis yang akan menghasilkan sebuah result dengan delapan wewangian yang di-suggest. Kita akan diminta untuk memilih tiga aroma favorit dan nantinya akan diracik menjadi parfum bespoke khusus untuk Anda.

Experience yang kami ikuti dinamakan Advance Perfume Atelier yang dapat Anda pesan melalui Varel Singapore dengan harga SG$ 190 per orang (SG$ 30 lebih murah dibandingkan memesan langsung dari Maison 21G). Anda dapat meracik parfum bahkan diperbolehkan memilih dari varian Black Collection yang lebih private dan unik sambil menikmati segelas sparkling wine dan nantinya membawa pulang sebotol parfum signature Anda berukuran 30 ml.
Opsi lebih affordable adalah Perfume Creation Atelier yang apabila dipesan melalui hotel seharga SG$ 170 per orang (lagi-lagi SG$ 30 lebih murah dibandingkan memesan langsung dari Maison 21G). Untuk melihat paket-paket yang ada, silahkan merujuk pada tautan ini.

Penutup
Senang sekali mendapati Marriott International memperbesar footprints nya di Singapura dengan menghadirkan Varel Singapore, a Tribute Portfolio Hotel di sekitaran Selegie road. Saat menginap di bulan Mei 2026 lalu, hotel belum genap berumur dua bulan dan saya merasa hotel ini merupakan sebuah pilihan menginap yang solid.
Kehadiran kami di Singapura adalah untuk mengikuti media briefing Marriott Bonvoy dan kami diundang untuk kolaborasi lebih lanjut dengan menginap dan mengulas Frasers House, a Luxury Collection, Singapore dan Varel Singapore, a Tribute Portfolio Hotel. Kedua hotel menawarkan pengalaman menginap yang jauh berbeda namun tentu saja sama menyenangkannya.
Anda dapat membaca mengenai Loyalty Trends Report 2026 di tautan ini dan juga wawancara eksklusif antara PinterPoin dengan John Toomey selaku Chief Commercial Officer, Asia Pacific excluding China (APEC) di tautan ini.

Menurut saya, berikut adalah kelebihan dan kekurangan hotel ini murni berdasarkan pengalaman saya kala itu:
(+) Hotel baru dan juga menempati bangunan yang memang didirikan secara khusus untuk hotel Varel Singapore sehingga semua elemen dari hotel ini terasa gres dengan arahan yang design-forward dan menarik. Hotelnya juga wangi dan menggunakan toiletries yang tidak abal-abal
(+) Varel Singapore sangatlah generous dengan memberikan banyak complimentary, seperti: gratis gelato maunya di Denzy Gelato, gratis kopi dan teh di Vernacular Coffee, gratis mini bar dan dapat di-refill sesuai permintaan. Para anggota Marriott Bonvoy Platinum Elite ke atas juga diundang untuk menikmati evening cocktails di Saga Bar tiap malam tiba dan tentu saja dapat memilih sarapan gratis sebagai welcome gift
(+) Great service dari semua karyawan yang terlibat pada saat menginap, terlebih lagi dari Mr. Andy Tan selaku General Manager yang sangat hands on tidak melulu kepada kami yang notabene adalah tamu ‘khusus’ namun juga terlihat dari caranya menyapa dan menangani tamu-tamu lainnya. Ms. Kylie Tampus juga sangat kind untuk menemani kami saat mengikuti workshop membuat parfum Maison 21G
(-) Fasilitas hotel terbilang terbatas, seperti tidak adanya pusat kebugaran. Memang mereka memberi solusi dengan akses gratis ke Snap Fitness yang berada sekitar tujuh menit berjalan kaki dari hotel. Alangkah baiknya apabila memiliki fasilitas gym untuk alasan convenient
(+) Selama menginap dua malam, makanan yang ditawarkan di dua hari sama persis sehingga rentan membuat jenuh. Sedikit tambahan, menurut saya penataan makan saat sarapan juga terasa kurang pas some how.

Keep in mind, sebagai sebuah hotel yang sangat baru tentu saja akan mengalami masa growing pains sehingga sangatlah wajar apabila beberapa hal masih belum berjalan ideal dan diperlukan tweak di beberapa bagian. Ini adalah sebuah bagian yang sangat wajar terjadi.
Ulasan ini sekaligus menutup rangkaian artikel yang berkenaan dengan event media briefing Marriott Bonvoy ini. Apakah saya akan kembali menginap di sini? Tentu saja iya!











