Bagi Anda yang memiliki kartu kredit Amerika, terdapat kesempatan langka untuk bisa bertransaksi dengan biaya 0% dan dalam beberapa kasus… bahkan bisa untung.
Hal ini terjadi karena menguatnya kurs Rupiah terhadap USD beberapa hari ini (dari Rp18.300 menjadi Rp18.000 dan bahkan sempat turun di kisaran Rp17.800) yang secara praktis memberikan kesempatan arbitrase.
Bingung? Tidak perlu khawatir karena konsepnya sendiri masih sangat baru.
Simpelnya seperti ini:
- Semisal Anda bertransaksi kemarin atau hari ini sebesar Rp18.000.000, maka kurs yang dikenakan oleh kartu kredit Amerika adalah Rp18.115. Ini berarti transaksi Anda akan dibukukan di nominal 993,65 USD.
- Anda bisa saja langsung ‘menutup’ posisi tersebut dengan membeli USD di bank dan mengirimnya ke rekening Amerika Anda atau melalui Wise (recommended) atau melalui Paper XB (recommended)
- Menariknya, Wise memiliki kurs real-time yang terkadang bisa skewed sehingga Anda bisa mendapatkan kurs yang menarik yang tidak ada di bank ketika off-hour.

- Ini artinya, terdapat gap untuk arbitrase sebesar 0,92% di mana Anda secara teoritis bisa ‘untung’ dari melakukan transaksi ini. Gap ini bisa lebih besar dan hingga 1,5% di momen-momen tertentu yang sayangnya tidak saya screenshot.
- Gap ini akan semakin besar jika Rupiah menguat secara signifikan terhadap USD yang mana sayangnya jarang terjadi :/
- Jika biaya transaksi (MDR) menggunakan kartu kredit Amerika adalah 1,5% atau lebih kecil, maka teoritisnya ketika gap ini melebar menjadi 1,5% atau lebih besar (bisa terjadi, tapi sayangnya tidak saya screenshot), maka biaya transaksi Anda adalah 0% atau bahkan selisih positif alias untung.
Teoritisnya seperti itu. Kebetulan saya masih on progress dalam meneliti hal ini.
Tidak mau ribet dan mau berspekulasi? Selalu ada opsi juga untuk bertransaksi menggunakan kartu kredit Amerika terlebih dahulu baru kemudian membeli USD setelah beberapa saat dengan harapan kurs Rupiah menguat.
Namun hal yang sama juga berlaku sebaliknya di mana beban utang USD Anda akan meningkat ketika Rupiah melemah terhadap mata uang negara paman Sam tersebut.

Baca juga: 38 Kartu Kredit di Dompet Saya
Baca juga: 7 Kartu Kredit Yang Saya Incar di Tahun 2026
Penutup
Ketika saya iseng bertransaksi dalam jumlah besar di kartu kredit Amerika saya belakangan ini, saya menyadari bahwa terdapat kesempatan untuk arbitrase yang signifikan ketika IDR menguat terhadap USD.
Dengan menemukan momen atau gap di mana saya ‘untung’ sebesar 1,5% dari selisih kurs, saya bisa offset biaya transaksi saya di kartu kredit Amerika tersebut yang semisal juga sebesar 1,5%.
Hal ini berarti secara efektif saya bertransaksi menggunakan kartu kredit Amerika dengan biaya transaksi atau MDR sebesar 0% 🙂
Dan perlu Anda ketahui bahwa semakin besar gap-nya, maka semakin besar juga keuntungan Anda dan bahkan bisa terdapat selisih positif.
Apapun itu, kesempatan ini hanya muncul ketika terdapat penguatan mata uang Rupiah terhadap USD yang signifikan dan Anda bisa mengoptimalkan kartu kredit Amerika Anda.

