Singapore Airlines Award Promo Baru Pertanda Devaluasi? | PinterPoin

Singapore Airlines Blokir Penukaran Award Melalui Program Maskapai Lain

Pandemi COVID-19 mengakibatkan banyaknya adaptasi dan perubahan permanen/temporer yang harus diterapkan oleh maskapai. Dilansir dari TPG, hingga setidaknya bulan Maret 2021, Singapore Airlines akan blokir akses penukaran miles melalui frequent flyer program lain.

Pembatasan penukaran award ini didorong oleh adanya regulasi spesial dari Civil Aviation Authority of Singapore guna membatasi arus penumpang dari luar negeri.

Apabila Anda ingin menukarkan miles untuk terbang dengan Singapore Airlines, maka KrisFlyer, frequent flyer program resmi Singapore Airlines menjadi satu-satunya opsi.

Sebelumnya, Singapore Airlines sempat melakukan pemblokiran hingga bulan November 2020 & kini pemblokiran tersebut telah resmi diperpanjang.

Pemblokiran akses award ini berpotensi untuk kembali diperpanjang menyesuaikan situasi dan kondisi di awal tahun 2021. Hal tersebut juga sudah dikonfirmasi melalui website Alaska Airlines yang merupakan salah satu rekanan Singapore Airlines.

teks, cuplikan layar, Font, nomor, garis
Award Singapore Airlines tidak bisa diakses sementara waktu oleh program maskapai partner

Baca juga: Singapore Airlines Akan Pensiunkan 26 Pesawat, 7 Diantaranya adalah A380


Penutup

Sekilas, kabar ini tidak harus dipusingkan karena KrisFlyer sendiri saya anggap sebagai opsi paling masuk akal dan mudah untuk penukaran penerbangan Singapore Airlines. KrisFlyer miles tergolong sangat mudah untuk diakumulasikan bagi orang Indonesia.

Penukaran miles untuk travel internasional sendiri juga saya rasa masih belum akan dilakukan oleh kebanyakan orang. Singapore Airlines bahkan juga meniadakan produk first class/Suites-nya hingga Oktober 2021.

 

Apakah Anda pernah menukar miles program lain untuk terbang dengan Singapore Airlines?

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.