Panduan Lengkap Membuat Visa Schengen

Dengan semakin terbukanya negara-negara setelah didera pandemi COVID-19 yang berkepanjangan menandakan saatnya telah tiba untuk kembali bepergian! Kali ini saya berencana untuk bepergian ke Eropa dengan menggunakan tiket Etihad di kelas bisnis yang sudah saya beli di akhir bulan September 2021 silam.

Berhubung saya tidak memiliki Visa Schengen yang masih aktif maka saya diharuskan untuk membuat Visa lagi (!). Saya akan membagikan pengalaman saya dalam membuat Visa Schengen lewat negara Belanda. Semoga membantu!

Menentukan Di Negara Mana Akan Membuat Visa Schengen

Agar dapat menentukan di negara mana Anda musti membuat Visa Schengen-nya, berikut adalah pertimbangan-pertimbangannya:

  • Jika hanya bepergian ke 1 negara anggota Schengen, pengajuan visa dilakukan di negara tersebut,
  • Jika bepergian di 2 negara Schengen atau lebih, Anda harus mengajukan visa di negara di mana Anda berkunjung paling lama, atau
  • Jika bepergian di 2 negara Schengen atau lebih namun durasi kunjungan untuk beberapa negara tersebut SAMA lamanya maka harus mengajukan visa di negara pertama tujuan Anda. Misal: Anda ingin bepergian ke Perancis dan Belanda masing-masing selama 7 malam (total 14 malam) dan Anda mendarat pertama kali di Perancis, maka Anda harus membuat visa Schengen di negara Perancis

Saya sendiri akan bepergian selama 17 malam di Eropa dan berkunjung paling lama di negara Belanda, sehingga saya harus membuat visa Schengen saya di negara Belanda.

Saya adalah WNI dan berdomisili di Bali yang sangat beruntung karena pulau ini memiliki kantor VFS Global yang ditunjuk sebagai perwakilan negara Belanda dalam pembuatan visa turis ini. VFS Global untuk negara Belanda di Indonesia ada di 3 kota, yaitu: Jakarta, Denpasar, dan Surabaya. Silahkan pergi ke link ini untuk melihat alamat, hari dan jam operasi untuk masing-masing kota.

Tip 1: Anda dapat mengajukan visa Schengen paling cepat 6 bulan sebelum keberangkatan. Jangan membuat visa terlalu dekat dari jadwal keberangkatan mengingat slot janji temu yang sangat terbatas.

Dokumen-dokumen Yang Diperlukan

Berikut adalah checklist dokumen (PDF) yang harus Anda cetak dan bawa di janji temu. Berikut dokumen yang diperlukan untuk mengajukan visa:

  1. Formulir aplikasi visa yang sudah terisi lengkap dan sudah ditandatangani
  2. Paspor yang:
    1. Berlaku minimal 3 bulan dari tanggal keberangkatan dari area Schengen,
    2. Memiliki 2 halaman kosong, dan
    3. Diterbitkan paling lambat 10 tahun lalu,
  3. Fotokopi seluruh halaman paspor,
  4. Jika yang bepergian adalah anak yang berusia di bawah 18 tahun (sendirian atau hanya didampingi oleh 1 orang tua), maka wajib melampirkan:
    • Surat izin untuk bepergian berisi tujuan bepergian yang ditandatangani oleh kedua orang tua/wali hukum sah ATAU oleh orang tua/wali hukum sah yang tidak ikut bepergian dengan lampiran fotokopi paspor atau KTP. Tanda tangan harus dilegalisir oleh kantor Notaris, atau
    • Orang tua/wali hukum sah dapat memasukkan aplikasi dan otorisasi sendiri di saat hari temu janji, dan
    • Fotokopi akte kelahiran untuk anak tersebut,
  5. Bukti penduduk di negara tempat mengajukan visa Schengen (misal paspor, visa, atau izin tinggal dan fotokopi surat kerja (jika punya)) yang setidaknya berlaku 3 bulan setelah keluar dari negara Schengen (paspor Indonesia sudah mencukupi untuk WNI),
  6. Pas foto yang diambil 6 bulan terakhir (panduan foto yang benar),
  7. Bukti keuangan dan keadaan sosial/ekonomi (bisa satu atau lebih):
    • Surat keterangan kerja yang menunjukkan lama bekerja, tanggung jawab pekerjaan, dan gaji,
    • Fotokopi kontrak kerja,
    • Rekening koran bank 3 bulan terakhir (saya mencetak rekening koran ini langsung ke bank, dilegalisasi setiap lembarnya, dan sekaligus meminta surat referensi dari bank),
    • Fotokopi kartu kredit internasional,
    • Bukti keterikatan sosial (dalam arti, bukti bahwa Anda akan kembali ke negara asal; misal kartu keluarga, akte kelahiran),
  8. Bukti pemesanan tiket pesawat dan jadwal perjalanan selama di area Schengen,
  9. Apabila menginap di tempat tinggal keluarga atau teman, Bukti sponsor dan komitmen akomodasi dari sponsor atau pemilik tempat (formulir),
  10. Apabila bepergian dalam perjalanan yang sudah diatur, bukti pemesanan perjalanan yang sudah diatur (saya tidak bepergian dengan tur, jadi saya tidak melampirkan dokumen ini)
  11. Apabila bepergian sendiri, jadwal lengkap selama di sana, bukti konfirmasi pemesanan hotel dan/atau bukti pembayaran
  12. Asuransi perjalanan:
    1. Atas nama anda,
    2. Yang berlaku selama durasi kunjungan di area Schengen, dan
    3. Dapat menanggung biaya pengobatan sampai minimal €30,000 untuk perawatan rumah sakit, pelayanan gawat darurat, dan pemulangan (termasuk apabila meninggal),
  13. Uang tunai untuk biaya pembuatan visa senilai Rp1.450.000 (jumlah uang yang saya keluarkan saat temu janji di akhir bulan Mei 2022 ini, harap membawa uang lebih agar tidak mengalami kendala),
  14. Apabila memiliki Visa Schengen sebelumnya di paspor lama yang sudah habis masa berlakunya, harap melampirkan paspor tersebut beserta fotokopi halaman identitas dan halaman visa lama,
  15. Konfirmasi janji temu VFS Global
  16. Checklist dokumen

Tip 2: Jangan lupa membawa uang tunai untuk membayar biaya visa apabila Anda mengajukan di Denpasar ataupun Surabaya. Kantor Jakarta bisa menerima kartu debit, namun untuk menghindari masalah, saya rasa tidak ada salahnya untuk membawa uang tunai.

Ada tertulis bahwa harus membawa dokumen asli serta fotokopinya. Semua dokumen juga wajib diterjemahkan (untuk kemudahan) ke bahasa Inggris, Belanda, Perancis, atau Spanyol. Disclaimer: Saya kebetulan kurang teliti waktu mengumpulkan data dan konyolnya saya tidak menerjemahkan akte kelahiran, KK, dan KTP, namun beruntungnya saya, pihak VFS Global tidak mempermasalahkannya sama sekali. Rupa-rupanya beberapa teman saya yang mempunyai pengalaman membuat Visa Schengen Belanda juga tidak pernah melampirkan dokumen-dokumen dalam bahasa terjemahan dan tidak pernah mendapat masalah. Untuk menghindari kendala, saya tetap menyarankan Anda untuk menerjemahkan semua dokumen berbahasa Indonesia ke salah satu bahasa yang diizinkan.
Mengisi Formulir Aplikasi Secara Online

Negara Belanda mewajibkan kita untuk mengisi formulir aplikasi secara online. Silahkan membuat akun terlebih dahulu sebelum Anda beranjak ke proses pengisian aplikasi di sini.

Tip 3: Jika merujuk pada website VFS Global, formulir pengajuan visa online diisi sebelum menentukan tanggal janji temu, saya mengikuti rujukan VFS Global dalam membuat panduan ini agar tidak membingungkan Anda. Namun, saya menentukan tanggal janji temu terlebih dahulu SEBELUM mengisi formulir aplikasi visa online karena saya tahu slot janji temu cukup terbatas.

Langkah 1: Silahkan membuat akun Anda dengan menekan tombol: + Create an account
Langkah 2: Masukkan alamat email Anda, lalu tekan tombol: Send Code to My Email Address. Cek email Anda untuk mendapatkan 6 digit kode khusus dan masukkan kode tersebut. Tekan: Continue
Langkah 3: Setelah kode terverifikasi, Anda akan diminta untuk memastikan bahwa email yang dimasukkan sudah betul, jika sudah betul, silahkan tekan tombol ‘Continue’
Langkah 4: Pilih password Anda yang harus memenuhi 5 kriteria, yaitu: 1. setidaknya 8 karakter; 2. setidaknya terdapat 1 huruf kecil; 3. setidaknya terdapat 1 huruf kapital; 4. setidaknya menggunakan 1 digit angka (0-9); dan 5. setidaknya menggunakan 1 karakter khusus (contoh: !@#$%^&*). Masukkan ulang password pilihan Anda di kolom: Repeat Password dan masukkan nama lengkap di kolom: Your Name, dan lanjutkan dengan menekan tombol: Continue
Langkah 5: Pilih Indonesia (+62) untuk kode negara dan masukkan nomor telepon selular Anda tanpa angka 0 di depannya. Tekan tombol: Send SMS Code untuk menerima kode verifikasi
Langkah 6: Masukkan 6 digit kode yang dikirimkan ke nomor telepon selular Anda dan tekan tombol: Verify SMS Code
Langkah 7: Anda akan dibawa ke Dashboard, lalu tekan tombol: Consular Services (saya berikan lingkaran merah di kiri atas)
Langkah 8: Tekan: Schengen Visa
Langkah 9: Tekan: Short-Stay Visa (90 Days or Less)
Langkah 10: Anda akan dibawa ke halaman selanjutnya dan silahkan scroll dan di bagian bawah terdapat button: Fill out the Application Form. Tekan tombol tersebut
Langkah 11: Di bagian Country of Application, silahkan pilih: Indonesia. Tekan: Next
Langkah 12: Masukkan identitas Anda sesuai kolom yang disediakan. Tekan: Next
Langkah 13: Lanjutkan memasukkan identitas Anda sesuai kolom yang disediakan. Tekan: Next
Langkah 14: Pilih ‘Yes’ untuk menyetujui bahwa seluruh korespondensi yang berhubungan dengan aplikasi Visa ini akan dilakukan melalui email yang sudah Anda pilih sebelumnya. Tekan: Next
Langkah 15: Masukkan alamat Anda dan tekan: Next
Langkah 16: Karena saya bertempat tinggal dan juga berkebangsaan Indonesia, maka saya memilih: Yes. Tekan: Next
Langkah 17: Masukkan detil dokumen perjalanan Anda, saya sendiri menggunakan Paspor biasa jadi saya memilih Normal Passport. Tekan: Next
Langkah 18: Saya tidak bepergian dengan keluarga yang merupakan penduduk EU, EEA, Switzerland ataupun UK, sehingga saya memilih: No. Tekan: Next
Langkah 19: Masukkan detil pekerjaan Anda sesuai kolom yang disediakan. Tekan: Next
Langkah 20: Di halaman ini ditanyakan apabila destinasi terakhir Anda adalah area Schengen atau tidak, untuk saya kebetulan saya berencana untuk melakukan stopover di Abu Dhabi maka saya memilih ‘No’ dan saya juga belum memiliki Visa untuk memasuki Abu Dhabi (masih belum di periode pengajuan Visa UAE) maka saya memilih ‘No, I still need to get an entry permit’. Silahkan masukkan pilihan yang relevan dengan rencana bepergian Anda. Lanjutkan dengan menekan: Next
Langkah 21: Saya bepergian ke Eropa murni untuk tujuan turisme, maka saya memilih ‘Tourism’. Silahkan memasukkan tujuan bepergian Anda. Tekan: Next
Langkah 22: Masukkan hari ketibaan dan hari keluar dari area Schengen dengan format HH-BB-TTTT. Harap berhati-hati untuk menjawab pertanyaan berikutnya, jika memang selama periode yang Anda barusan masukkan, anda hanya mengelilingi negara Schengen maka silahkan memilih ‘No’ (seperti pilihan saya), namun jika di sela-sela periode tersebut Anda keluar dari negara-negara Schengen (misal: anda pergi ke Turki atau ke Inggris), maka silahkan memilih ‘Yes’. Lanjutkan dengan menekan ‘Next’
Langkah 23: Memilih ‘single entry’ apabila travel plan Anda hanya sekitaran negara-negara Schengen atau ‘multiple entries’ jika travel plan melibatkan bepergian ke negara non-Schengen dan KEMBALI MASUK ke negara Schengen. Saya memilih ‘Single entry’ karena saya tidak keluar masuk negara non-Schengen (seperti yang saya jelaskan di langkah no 22). Tentukan pilihan Anda dan lanjutkan dengan menekan tombol ‘Next’
Langkah 24: Silahkan memasukkan negara ketibaan pertama Anda di area Schengen ini. Travel plan saya tiba pertama di kota Madrid, Spanyol maka saya memilih ‘Spain’, silahkan memasukkan negara ketibaan Anda. Tekan: Next
Langkah 25: Saya membuat Visa Schengen negara Belanda jadi tentu saja saya memasukkan ‘Netherlands’ sebagai destinasi utama saya. Tekan: Next
Langkah 26: Saya tidak diundang oleh suatu perusahaan, organisasi ataupun perorangan sehingga saya memilih ‘Not invited’. Tekan: Next
Langkah 27: Silahkan memasukkan detail akomodasi dan alamat email Anda agar pihak kedutaan Belanda dapat menghubungi Anda jika sampai diperlukan. Tekan: Next
Langkah 28: Silahkan memasukkan alamat akomodasi Anda. Tekan: Next
Langkah 29: Jika Anda hanya bepergian ke Belanda, silahkan memilih: No, namun jika Anda seperti saya yang bepergian ke beberapa negara Schengen lainnya, silahkan memilih: Yes. Tekan: Next. Anda akan dibawa ke halaman-halaman yang mirip dengan langkah 27 & 28, silahkan memasukkan detail dan alamat hotel-hotel di negara-negara tersebut.
Langkah 30: Silahkan memasukkan detail pembiayaan perjalanan yang relevan untuk Anda. Tekan: Next
Langkah 31: Apabila Anda pernah bepergian ke negara Schengen maka Anda pasti pernah diambil sidik jari di kedutaan sebelumnya. Silahkan pilih ‘Yes’ dan masukkan nomor Visa dan masukkan tanggal pengambilan sidik jari tersebut. Jika ini merupakan kali pertama membuat Visa Schengen maka silahkan memilih ‘No’. Tekan: Next
Visa sticker number ada di bagian pojok kanan atas dan tanggal pengambilan sidik jari ada di bagian tengah (untuk kasus saya di tanggal 19-01-18). Informasi tambahan, Visa Schengen saya ini diambil di negara Spanyol.
Langkah 32: Anda hampir selesai! Silahkan ulas kembali aplikasi Anda, harap sangat diperhatikan agar semua informasi yang anda berikan sudah sepenuhnya benar. Tekan: Next
Langkah 33: Silahkan baca Privacy Statement terlebih dahulu sebelum melanjutkan ke halaman berikutnya dengan menekan tombol ‘Next’
Langkah 34: Selesai! Silahkan tekan: Download Application Form. Formulir dengan format PDF sudah siap untuk dicetak dan ditandatangani
Langkah 35: Cetak file PDF ini dengan pilihan cetakan yang bagus sehingga data mudah dibaca. Tampak di sini adalah halaman pertama dari total 7 halaman
Langkah 36: Jangan lupa menuliskan Tempat dan Tanggal di bagian kiri dan tanda tangan Anda di bagian kanan. Ini adalah halaman ke 7 (halaman paling akhir)
Membuat Janji Temu

Silahkan lanjut membuat jadwal janji temu dengan sebelumnya membuat akun terlebih dahulu di website VFS Global ini.

Buat akun dan jadwalkan janji temu di website VFS Global

Jika sudah berhasil mengotorisasi akun maka silahkan log in ke akun VFS Global Anda.

Berikut adalah langkah-langkah pembuatan janji temunya:

Langkah 1: Pilih: Mulai Pemesanan Baru
Langkah 2: Masukkan detil aplikasi seperti: Lokasi temu janji, kategori janji, dan sub kategori visa (untuk kasus saya, secara berturut-turut: Netherlands Bali, Visa C, Tourists 1). Secara otomatis akan muncul tanggal paling awal yang dapat Anda pilih (sebagai contoh: 21 Juli 2022). Tekan: Lanjutkan
Langkah 3: Masukkan detil Anda yang diminta. Tekan: Simpan
Langkah 4: Apabila Anda hendak mengajukan Visa Schengen untuk lebih dari 1 orang, silahkan tekan button ‘Tambahkan pelamar lain’ dan masukkan detil identitas orang kedua dan seterusnya (Note: Kebetulan saya hanya membuat janji temu untuk saya sendiri jadi saya tidak bisa membuat simulasi untuk menambahkan pelamar dalam 1 janji temu yang sama). Biaya layanan senilai Rp270,000 semata-mata hanyalah biaya untuk VFS Global dan bukanlah biaya Visa nya. Tekan: Lanjutkan
Langkah 5.1: Anda tiba di pemilihan tanggal dan jam untuk janji temu. Spesifik untuk kasus ini, hanya tersedia 3 slot waktu di bulan Juli 2021 yaitu di tanggal 21-26-28 saja. Silahkan pilih tanggal yang Anda inginkan dan scroll ke bawah untuk melihat ketersediaan waktunya
Langkah 5.2: Silahkan tentukan waktu yang Anda inginkan. Tekan: Lanjutkan
Langkah 6: Anda tiba di halaman Layanan dimana Anda dapat memilih layanan-layanan tambahan, saya sendiri memilih Layanan Kombo – Zona 1 senilai Ro70,000. Tekan: Lanjutkan

Untuk mengetahui layanan-layanan tambahan yang ditawarkan oleh pihak VFS Global, silahkan pergi ke link ini.

Langkah 7.1: Anda tiba di halaman Tinjau dan Bayar. Silahkan teliti kembali keseluruhan detail Anda
Langkah 7.2: Jika semua data sudah betul, bubuhkan 2 tanda rumput di bagian bawah sebelum membayar secara online dengan kartu kredit Anda
Langkah 8: Setelah menyelesaikan pembayaran maka pihak VFS Global akan memberikan konfirmasi janji temu yang wajib Anda cetak dan di bawa ke kantor VFS Global sesuai tanggal janji temu yang sudah Anda tentukan
Hari Janji Temu

Pastikan Anda datang tepat waktu. Saya mendapat slot jam 10:15, namun telah hadir di kantor di jam 09:30 yang ternyata terlalu awal. Saya diminta menunggu oleh petugas dan sekitar jam 10:25 dipersilahkan masuk ke dalam ruangan. Saya tidak memiliki dokumentasi selama di dalam kantor karena dilarang untuk mengambil foto selama berada di dalam maupun di luar area VFS Global.

Anda hanya boleh membawa dompet, telepon selular dan berkas yang akan diserahkan saat memasuki area, barang-barang lain wajib dimasukkan di loker yang telah disediakan. Saya menuju ke ruang tunggu dan setelah sekitar hampir 1 jam 30 menit akhirnya dipanggil ke depan untuk menyerahkan semua berkas. Anda tidak boleh untuk melakukan panggilan telepon, namun tetap boleh menggunakan telepon selular untuk hal lainnya.

Petugas yang melayani saya sigap dan bekerja secara efektif. Petugas memastikan itinerary saya sudah betul dan mengkonfirmasi eligibilitas saya untuk mengajukan visa di negara Belanda ini. Dia juga memastikan segala berkas telah lengkap dan meminta pembayaran. Saya juga diminta untuk mengisi data alamat pengiriman untuk pengembalian paspor. Proses konfirmasi dan penerimaan berkas berjalan relatif cepat dan saya dipersilakan menunggu panggilan menuju ruangan biometrik untuk diambil sidik jari dan pas foto. Semua proses telah selesai dan saya dipersilahkan keluar dari ruangan.

Melacak Status Visa Schengen Anda Secara Online
Jangan lupa untuk melacak aplikasi Visa anda secara online

Petugas mengatakan bahwa paspor saya akan selesai dan akan segera dikembalikan dalam tempo kurang lebih 2 minggu lamanya. Seperti biasa, tidak ada jaminan bahwa Anda akan mendapatkan visa Schengen setelah proses pengajuan. Pihak VFS Global akan memberitahu Anda melalui email ketika pihak kedutaan Belanda sudah memutuskan status aplikasi visa Anda. Sambil menunggu keputusan tersebut, Anda dapat melacak status aplikasi visa Anda secara online dengan nomor referensi yang ada di bukti pembayaran/tanda terima yang dikeluarkan oleh VFS Global bersama dengan nama belakang Anda untuk mengakses layanan ini.

Pihak VFS Global telah mengirimkan kembali Paspor lengkap dengan Visa Schengen, dari tanggal janji temu saya hingga Paspor kembali ke tangan saya diperlukan waktu persis 17 hari, sebuah alasan lain untuk tidak membuat Visa Schengen terlalu mepet dengan tanggal travel Anda. Note: Setiap hari saya mengecek status pengajuan saya secara online, namun hingga Paspor kembali ke tangan saya, pihak VFS Global tidak pernah meng-update status sejak tanggal pengumpulan. Layanan pelacakan Visa ini terkesan sia-sia dan menghabiskan waktu saja. Sangat mengecewakan.

Tip 4: Bagi yang pernah mengajukan visa Schengen sebelumnya, maka Anda tentu sudah pernah diambil sidik jari (10 jari) dan pas foto saat mengajukan. Data tersebut berlaku untuk 5 tahun, sehingga Anda mungkin tidak perlu hadir apabila ingin membuat visa Schengen lagi dalam periode tersebut. Walaupun begitu, Anda mungkin tetap perlu melakukan proses pengambilan data biometrik lagi – saya sendiri sudah sempat biometrik di tahun 2018 silam, jadi saya yang seharusnya eligible untuk tidak biometrik lagi NAMUN untuk pembuatan Visa kali ini petugas menyuruh saya untuk melakukan biometrik ulang.

Penutup

Membuat Visa bepergian ke negara lain kadang bisa menjadi kegiatan yang stressful untuk sebagian orang. Saya sendiri termasuk di kategori tersebut! Tentu kalau mau mudah bisa saja dengan menggunakan jasa biro perjalanan ya, namun jika tertantang seperti saya, tidak ada salahnya untuk melakukan riset dan membuat Visa sendiri. Dengan membuat Visa sendiri berarti sama dengan melakukan penghematan biaya kan?

Kuncinya adalah di ketelitian, dengan panduan ini saya mencoba meliputi semua aspek pembuatan Visa secara terperinci. Saya berharap agar panduan Visa Schengen negara Belanda ini dapat mudah dibaca dan bermanfaat buat para pembaca PinterPoin yang mau bepergian ke Eropa (mungkin dengan tiket Etihad seperti saya 😉).


Kita bertemu di panduan Visa lainnya ya! Kira-kira Anda Perlu Panduan Visa Negara Mana Lagi Nih?

Share

31 comments
    1. Hi bro Kevin, kartu kredit yang bisa dipakai selama di negara anggota Schengen, jadi yg berlogo Visa, Mastercard dan sejenisnya

      1. Thanks bro. Itu cuma perlu fotokopi tampak depan kartu kredit saja kah? Apa perlu kasih bukti lain seperti tagihan bulan lalu yang ada info total limitnya?

        1. Yes, cuma foto tampak depan saja, nggak perlu tampak belakangnya. Mereka nggak inquire tagihan dan total limit kartu kreditnya

      1. HI Bro Paulo,

        Akhirnya VISA saya keluar. Terima kasih ya informasinya.

        Sedikit cerita, berdasarkan informasi di atas yang lebih gamblang dan detail, saya apply di VFS Belanda di Jakarta tanggal 14 Juli 2022. Yang saya alami adalah fotokopi paspor tidak dibutuhkan semua seperti yang diharuskan. Saya tanya ke petugas katanya tergantung tiap2 negara (karena protes uda fotokopi banyak2 eh dibalikin hahaha). Untuk dokumen lainnya semua sudah sesuai di atas.

        Setelah 10 hari, setiap hari saya cek online untuk statusnya (uda ga sabar padahal sudah diinfokan sekitar 15 hari 😉 ). Sampai pas di tanggal 29 Juli status sudah berubah kalau proses telah selesai dan bisa diambil di VFS. Kebetulan saya ambil add-on service untuk dikirim ke rumah, jadi dari VFS langsung dikirim.
        Hari ini tanggal 30 Juli pagi, paket sudah sampai dan ternyata granted!

        Semoga membantu temen2 yang lain untuk apply dan terima kasih Bro Paulo dan Pinterpoint.

        1. Bro Stevie,

          Wah congrats sudah dapat visa nya yah!

          Betul, untuk fotokopi paspor semua halaman juga nggak diminta pada saat saya pengajuan di Denpasar, cuman ya daripada tiba2 mereka minta ya lebih baik kita persiapkan dulu. Bahkan pas foto jg nggak mereka minta

          Terimakasih untuk apresiasinya bro Stevie, semoga juga bisa membantu teman2 lainnya

  1. Halo Kak Paulo,

    Lama pembuatan 17 hari kalender atau hari kerja? Jadinya dapat visa untuk brp lama? Di form ada pilihan single/multiple entry klo tujuannya single entry boleh pilih multiple gak ya? 🙂

    1. Hi bro Fery, waktu pembuatan berbeda-beda sih ya, untuk case saya, 17 hari kalender. Saya sendiri kepinginnya dapat yg multiple, tetapi dikarenakan itinerary saya tidak melibatkan keluar dari negara schengen dan masuk kembali, maka saya tidak bisa memilih multiple. Jadi semua tergantung travel plan yang diprovide oleh bro Fery.

  2. Bro Paulo, kalau boleh tahu beli asuransi apa utk keperluan visa schengen ini ? dan berapa harganya untuk referensi

    1. Hi! Saya kebetulan belinya asuransi yang tahunan sih, dan sekalian beli yang top of the line nya jadi nggak pusing kalau musti submit buat aplikasi2 visa ke depannya:)

      1. oh begitu, boleh dong infonya. saya berencana juga beli asuransi durasi panjang buat travelling yg lebih sering bulan-bulan mendatang

  3. Kalau sudah pernah punya visa schengen di paspor lama tapi paspor lama diambil imigrasi ketika perpanjangan paspor, bisa lampirkan fotokopi aja?

      1. Thanks Bro,
        satu pertanyaan lagi, mungkin Bro Paulo ada insight.
        Kalau kita sudah dapat visa, dan tinggal di eropa lebih dari jumlah hari yang kita ajukan ketika pengajuan visa apakah berpotensi menimbulkan masalah untuk pengajuan berikutnya?
        Misal saya mengajukan 2 minggu tapi saya tinggal selama 1 bulan ( tidak melebihi masa berlaku visa dan dan tidak melebihi masa tinggal 90 hari ).

  4. Great article, Pak Paulo!
    Lengkap dan jelas, pastinya membantu sekali utk yg ingin urus visa sendiri.
    Pengalaman saya sendiri 2 minggu lalu urus Visa melalui VFS Jakarta (Switzerland), hanya sekitar 5-6 hari Paspor sudah bisa diambil kembali.
    Asalkan semua dokumen lengkap, seharusnya tidak ada masalah.

    1. Makasih Pak Aldwin! Untuk waktu pembuatan memang berbeda-beda sih ya, beruntung sekali bisa selesai di 5-6 hari saja ya! Saya nunggu 17 hari deg-degan dapat nggaknya. Untuk dokumen sengerti saya kalau nggak lengkap seharusnya udah diminta untuk dilengkapi pada saat submission di VFS nya yah, kecuali mereka memerlukan dokumen pendukung lainnya yang tidak tercantum di checklist nya.

  5. Sangat jelas dan berguna bro Paulo,
    sedikit pertanyaan, nanti visanya berlaku berapa lama? ada tips tidak supaya kita dapat visa dengan expiry date yang lama

    1. Makasih apresiasinya bro Willy! Masa berlaku visa sepenuhnya menjadi keputusan pihak kedutaan. Saya kurang paham apa yang menjadi bahan pertimbangan untuk masa berlaku visanya. Saya sendiri juga cuma dapat single entry untuk masa berlaku 1 bulan saja , sepertinya perlu membangun reputasi di kedutaan negara tersebut agar dipercayakan untuk mendapat multiple entries utk jangka waktu yang relatif lama

  6. Kalo lewat vendor vfsglobal lebih murah kah biayanya drpd lewat tlscontact?
    Pertimbangan lebih pilih vendor ini apa ya?

    1. Hi! Untuk TLS atau VFS semuanya tergantung dari negara tempat pembuatan visa nya, jadi bukan kita yang menentukan vendornya. Jika tujuannya misalkan adalah Perancis, makan by default, pembuatan visa dilakukan via vendor TLS (sebagai vendor yang ditunjuk oleh negara Perancis untuk mengurus pembuatan visa tsb).

      Lalu secara harga, kalau saya denger dr teman saya yang membuat visa di TLS, TLS tidak menge-charge biaya administrasi, nggak seperti VFS. Jadinya lebih murah di TLS, coba cross check dulu ke pihak TLS nya yg. Hope it helps

  7. Terima kasih banyak utk informasinya, sangat-sangat membantu banget. Tapi kalau yang mau pergi ke belanda ada 3 orang, jadi ketiganya harus bikin akun yg berbeda (sendiri-sendiri) untuk mengisi aplikasi online nya?.

    1. Panda,

      Terima kasih apresiasinya! semoga proses aplikasinya lancar yah! untuk membuat visa lebih dari 1 orang, kebetulan family saya ada juga yang memiliki pengalaman membuat visa untuk suami dan istri. VFS bisa menggunakan 1 akun yang sama namun untuk Visa Schengen harus sendiri-sendiri.

      1. Berarti 1 akun yg sama itu klo utk bikin janji temu ya, tapi klo utk mengisi aplikasi visa nya harus akun sendiri-sendiri. Begitu ya?. Terima kasih sebelumnya.

  8. Terima kasih infonya Pak Paulo

    mau tanya lagi, saya mencoba book Appointment untuk pengajuan visa schengen swiss melalui VFS 2 minggu belakangan ini, tapi slot waktu selalu habis dengan informasi “No appointment slots are currently available. Please try another application centre if applicable” setiap kali mencoba book. Kira-kira pihak VPS menambah slot lagi setiap hari apa ya?

    Oh ya, mau tanya lagi, saya akan ke eropa 17 hari dimana 4 hari prancis (tiba dan pergi dari CDG), 10 hari swiss dan 3 hari italia. Mengingat VFS swiss selalu penuh apakah bisa mengajukan visa melalui TLS prancis?

    terima kasih

    1. Awang,

      Untuk tambahan slot tidak bisa dipastikan sih, jadi sering-sering cek availability nya aja.

      Jika melihat dr itinerary, harus bikin di Swiss, kecuali bro Awang mengubah itinerary yang sekarang dengan menambah hari di Perancis sehingga perhitungan harinya menjadi imbang atau lebih banyak dibandingkan di Swiss nya berarti eligible utk bikin di TLS France

      1. Selamat siang bro Paulo

        Terima kasih untuk informasinya akan saya coba terus website VFS setiap hari, mengingat perginya masih januari akhir jadi masih cukup waktu untuk terus mendapatkan jadwal appointment. sekali lagi terima kasih, informasinya sangat berharga.

        1. Good luck bro Awang, moga2 bisa segera dapat slot nya yah! Januari akhir masih cukup lama sih.. kalau ngelihat pengalaman saya dan temen2, sekarang2 waktu pembuatan visa makan sekitar 3 minggu kalender jadi jangan mepet2 yak!

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

BoardingArea