Perjalanan wisata saya ke benua Eropa di bulan Maret 2026 ditutup dengan pengalaman menginap di hotel Hilton Istanbul Bosphorus usai bermalam di The St. Regis Istanbul yang tak terlupakan. Kami hanya mengunjungi kota ini selama dua malam dan jujur saja saat itu terasa lama dikarenakan situasi perang antara Amerika Serikat dan Iran yang berdampak dengan Turkiye. Phew, untungnya selama di Istanbul tidak terjadi hal-hal buruk dan situasi kota tampak seperti biasanya.
Hilton Istanbul Bosphorus (HIB) bukanlah seperti hotel Hilton lainnya, ia adalah hotel yang bermuatan sejarah untuk negara Turkiye yang tidak saya ketahui sebelumnya. Saat melakukan ‘riset’ untuk memilih hotel, saya baru memahami bahwa hotel ini adalah sebuah landmark unik untuk brand Hilton maupun untuk negara Turkiye. Hotel ini merupakan hotel Hilton pertama yang berada di luar benua Amerika dan juga merupakan hotel moderen pertama di benua Eropa pasca perang dunia kedua.
Mengetahui bahwa hotel ini bukan semata-mata hotel ‘biasa’ namun adalah sebuah landmark, tentu saja membuat saya makin penasaran untuk mencoba menginap di sini. Terlebih lagi sebagian besar area hotel ini telah direnovasi dan meninggalkan sebagian kecil yang sedang dalam tahap penyelesaian.

Di dalam post ini:
Pendahuluan
Saya hanya menginap selama dua malam di kota Istanbul dan sebenarnya akan lebih convenient untuk menginap di satu hotel saja dan tidak berpindah-pindah namun saya memutuskan untuk menyempatkan menginap di HIB setelah mengetahui hotel tersebut menyimpan a piece of history dan seperti sedang menginap di sebuah living museum.
Hotel legendaris yang telah beroperasi dari tahun 1955 ini berlokasi tidak jauh dari Taksim Square yang dapat ditempuh dengan berjalan kaki selama 15 menit. Dari namanya juga dapat dipahami bahwa proximity hotel ini berada di dekat selat Bosphorus yang memisahkan kota Istanbul sisi Eropa dan Asia. Hotel ini berada di bagian kota Istanbul sisi Eropa.
Saya sengaja memilih hotel ini dikarenakan keuntungan late check-out dan juga akses gratis ke executive lounge yang diberikan oleh keanggotaan Hilton Honors tier Diamond yang saya miliki. Untuk situasi kami saat itu, kedua keuntungan itu terbilang sangat penting karena famili yang bepergian dengan saya akan terbang ke luar dari Istanbul di malam hari. Tambahan beberapa jam di luar jam check-out standar ditambah dengan akses ke lounge tentu saja sangat membantu!
Kami belum lama ini membuka masterclass baru yang khusus mengulik tentang Hotel Loyalty Programs dan Rare Points yang seperti perlu Anda ikuti di masa yang akan datang. Kelas ini bertujuan untuk membuka wawasan bagi para traveler yang selama ini menginap di hotel sebagai tamu reguler dan menganggap akomodasi bukanlah kesatuan integral dengan the whole experience saat berwisata. Pilihan akomodasi dan keuntungan karena status elit dapat membuat pengalaman wisata menjadi semakin sempurna.
Menjelang periode stay tiba saya mengecek pemesanan kamar saya melalui apps Hilton Honors dan berharap agar mendapatkan kamar tipe suite. Seperti biasanya saya memesan tipe kamar terendah dan hingga tiba di hari menginap, saya mendapati kamar saya di-upgrade ke tipe King Executive Room – Bosphorus View. Saya masih berharap dapat suite pada saat check-in. 🙂

Hilton Istanbul Bosphorus: Check In
Di sore hari sekitar pukul 16:30, kami bergegas meninggalkan The St. Regis Istanbul dengan menggunakan taksi online. Jarak kedua hotel ini tidaklah terlalu jauh maka setelah perjalanan yang singkat tibalah kami di HIB. Dilakukan pemeriksaan kendaraan sebelum masuk ke area hotel dan dikarenakan area drop-off permanen sedang direnovasi maka kami diturunkan di area drop-off sementara.
Tidak bisa bohong, bangunan gedung HIB yang ikonik di masanya ini tetaplah terlihat outdated dan terasa tipikal (singkatnya: jadul). Untung saja bagian lobi utama sudah terasa baru dan updated. Kami menuju ke front desk dan menyerahkan kedua paspor kami untuk registrasi. Tak lama kemudian setelah mengetahui status keanggotaan Diamond yang saya miliki, Duty Manager yang bertugas saat itu menghampiri kami dan mengajak kami untuk menyelesaikan proses registrasi di dalam executive lounge.





Executive Lounge berada di lantai yang sama dengan lobi dan sembari berjalan menuju ke lounge saya menyempatkan diri untuk mendokumentasikan lobby brasserie yang dinamakan Lalou yang berada di dekatnya.


Karyawan yang bertugas di dalam lounge membantu proses registrasi dan mengkonfirmasi kamar King Executive dengan pemandangan ke arah Bosphorus. Saya mencoba peruntungan dengan menanyakan upgrade ke kamar suite namun sayangnya upgrade untuk member hanya maksimal di tingkatan ini saja, untuk ke tingkatan suite hanya bisa dilakukan dengan upsell saja. Bukan masalah besar tentunya karena saya hanya menginap satu malam dan mendapat kamar menghadap ke selat Bosphorus saja sudahlah sangat mengesankan buat saya.
Sembari proses registrasi berlangsung, saya banyak berbincang-bincang dengan Duty Manager dan dia bercerita mengenai seberapa spesial properti HIB ini, ia menjelaskan bahwa hotel ini masuk dalam kategori ‘Iconic‘ dan di seluruh dunia ini hanya ada lima hotel berpredikat iconic di bawah bendera Hilton dan salah satunya adalah HIB. Saya juga banyak melontarkan pujian untuk hotel Hilton Imperial Dubrovnik yang saya inapi beberapa hari sebelumnya dan rasa excitement untuk dapat menginap di HIB saat itu.
Ia juga menambahkan bahwa di masa yang akan datang, nama hotel ini akan disematkan kata ‘Iconic’. Ini tentu saja adalah sebuah fakta yang unik dan menarik untuk saya. Catatan: Saya berusaha mencari informasi lanjutan mengenai ini via internet namun tidak menemukan informasi lainnya maka dari itu mari kita anggap berita ini sebatas intermezzo saja.

Hilton Istanbul Bosphorus: King Executive Room – Bosphorus View
Usai registrasi, saya beranjak pergi menuju kamar saya yang berada di lantai lima. Duty Manager yang sama berinisiatif untuk mengantar saya masuk ke kamar dan persis di depan lift lantai dasar ia menjelaskan bahwa keramik biru bermotif yang mengelilingi area lift ini adalah asli dari tahun 1955.

Gedung hotel ini terbilang berbentuk sederhana yaitu berupa persegi panjang satu lorong dengan kamar-kamar yang saling berhadapan. Praktisnya, kamar-kamar di satu sisi memiliki pemandangan ke arah selat Bosphorus dan kamar-kamar di sisi lainnya memiliki pemandangan perkotaan.

Kami di-appoint ke kamar nomor 509 yang berukuran 38 meter persegi dan diperlengkapi dengan sebuah balkoni. Persis setelah memasuki kamar terdapat sebuah foyer kecil yang diapit dengan lemari pakaian dan juga area mini bar dengan kamar mandi yang berukuran cukup mungil.



Tersedia dua lemari pakaian dan di dalamnya telah disediakan gantungan pakaian, safe deposit box, alat setrika pakaian beserta mejanya, hair dryer, dan juga laundry bags.
Berikut adalah dokumentasi untuk mini bar:


Kamar mandi di sini bisa dibilang berukuran sangat compact bahkan saya tidak dapat mendokumentasikan area vanity tanpa harus terfoto di pantulan cermin. Amenities mandi disediakan secara lengkap di area single vanity beserta toiletries standar dari brand Hilton yaitu Crabtree & Evelyn. Kamar ini hanya memiliki area shower tanpa bathtub dengan dua mode pancuran (genggam dan air hujan).



Layout ruang tidur juga terbilang konvensional dengan kasur berukuran king dari Hilton Serenity Bed. Di seberang ranjang terdapat televisi dan juga terdapat meja bundar dan luggage rack yang mengapit di dekatnya. Di sisi ranjang juga diapit meja rias dan juga sofa.




Balkoni dilengkapi dengan meja pendek beserta dua kursi, sayang sekali saya tidak memiliki banyak waktu untuk dapat bersantai-santai di area balkoni yang berpemandangan langsung ke selat Bosphorus ini.


Hilton Istanbul Bosphorus: Makan Pagi
Gratis sarapan untuk dua orang adalah salah satu keuntungan menjadi anggota Diamond (Gold ke atas) saat menginap di hotel Hilton. Sarapan di HIB mengambil venue Arlo yang berada satu lantai di bawah lantai lobi. Arlo sudah sepenuhnya direnovasi sehingga venue ini terlihat cantik.
Ukuran ruangannya terbilang besar dengan seting indoor dan juga outdoor. Pada saat saya menginap, ruangan outdoor sedang tidak beroperasi mengingat saat itu masih terlalu dingin untuk menikmati makanan secara alfresco.




Arlo menyediakan berbagai macam makanan baik sarapan ala Amerika dan juga regional yang tentunya akan banyak diapresiasi bagi para traveler yang ingin menikmati makanan-makanan lokal khas Turkiye. Makanan semuanya disajikan secara buffet dan dipresentasikan di beberapa konter yang spread apart.
Di dekat meja penerimaan tersedia konter roti dengan beberapa macam roti-roti manis dan dan tawar lengkap dengan pelengkap seperti mentega dan juga beberapa macam selai.

Konter kedua adalah konter salad bar, buah-buahan, kacang-kacangan, sereal, charcuterie, dan juga olahan susu.

Konter ketiga adalah konter hot dishes dan juga hidangan ala Amerika.

Konter keempat adalah sebuah meja bundar yang berada di tengah ruangan yang diperuntukkan memajang hidangan regional khas Turkiye lengkap dengan berbagai macam buah zaitun dan juga kudapan manis seperti Turkish Delights dan teman-temannya. Sedikit terpisah dari meja bundar ini adalah sebuah konter kecil yang diperuntukkan konter minuman jus buah dan juga infused water.



Hilton Istanbul Bosphorus: Executive Lounge
Executive lounge berada di lantai lobi dan untuk mengaksesnya diperlukan untuk menge-tap kunci kamar. Lounge ini dapat saya akses secara gratis dikarenakan ini merupakan salah satu keuntungan penting menjadi anggota Diamond di program Hilton Honors.
Lounge ini beroperasi dari pukul 07:30 hingga 23:00 dengan dua kali waktu presentasi makanan, yaitu: sarapan di pukul 07:30-11:00 dan afternoon snacks di pukul 17:00-19:00. Terlepas dari dua waktu presentasi makanan tersebut, para tamu dapat menikmati cemilan dan minuman ringan yang masuk dalam all day offerings yang mereka tawarkan.
Layout lounge ini melebar dengan area duduk indoor dan outdoor yang berpemandangan langsung ke arah Bosphorus. Lounge ini didisain dengan cantik dan saya dibuat betah berlama-lama di sini.







Breakfast
Saya hanya menginap semalam saja yang mana saya memilih untuk makan pagi di Arlo, namun saya menyempatkan diri untuk mengunjungi lounge sekadar untuk keperluan dokumentasi. Berikut adalah dokumentasi sajian makanan dan minuman di saat sarapan.

Afternoon Snacks
HIB tidak menyediakan afternoon tea yang biasanya berlangsung di sekitar pukul 15:00 hingga 17:00 namun langsung ke afternoon snacks yang sepertinya lebih tepat disebut sebagai evening cocktail. Pada saat afternoon snacks ini para tamu diperkenankan untuk menikmati sajian makanan yang tidak melulu sebatas ‘snacks‘ namun juga makanan seperti kebab. Hidangan makanan di saat presentasi makanan ini jika boleh saya bilang termasuk dalam kategori makanan ‘berat’ yang terasa substansial.
Tidak berhenti di situ, lounge ini juga menyediakan minuman-minuman beralkohol untuk menemani para tamu untuk wind down menjelang tibanya malam.


Hilton Istanbul Bosphorus: Pusat Kebugaran
Pada saat menginap di HIB, pusat kebugaran sedang mengalami proses renovasi besar-besaran sehingga mungkin dalam waktu dekat atau mungkin di saat Anda menginap nanti fasilitas ini sudah selesai direnovasi dan beroperasi di tempat yang baru. Pun begitu, pusat kebugaran sementara ini beroperasi dan alat-alatnya tetap mumpuni untuk dipergunakan tamu berolahraga.







Tambahan informasi: Kolam renang juga sedang tidak beroperasi saat itu, saya sempat menanyakan mengenai kolam renang dan dikarenakan sedang tutup untuk renovasi maka pihak hotel berinisiatif untuk mengantarkan saya ke hotel Hilton yang tak jauh dari HIB untuk menikmati fasilitas kolam renang milik Hilton Istanbul Bomonti Hotel & Conference Center.
Penutup
Hilton Istanbul Bosphorus menutup rangkaian ulasan hotel yang saya buat selama bepergian ke benua Eropa di bulan Maret 2026 silam. Senang sekali berkesempatan untuk menginap di sebuah hotel ikonik di negara Turkiye ini, hotel ini adalah hotel Hilton pertama yang beroperasi di luar benua Amerika dan juga hotel moderen pertama di Eropa pasca perang dunia kedua.
Hotel ini tengah mengalami proses renovasi besar-besaran dan hanya menyisakan sebagian kecil saja yang masih dalam proses penyelesaian. Semua kamar, executive lounge, dan juga venue utama sarapan yang dinamakan Arlo telah selesai dirombak.

Menurut saya, berikut adalah kelebihan dan kekurangan hotel ini murni berdasarkan pengalaman saya kala itu:
(+) Sebuah landmark penting untuk negara Turkiye dan kota Istanbul khususnya. Menginap di sini tidak sekadar hanya menjadi sebuah akomodasi belaka namun juga menginap di sebuah hotel yang masuk dalam penggalan sejarah. Hal ini menurut saya unik dan merupakan sesuatu yang worth noting
(+) Servis sangat memuaskan dari para karyawan yang berinteraksi dengan saya, baik pada saat check-in, di executive lounge, di pusat kebugaran, maupun di saat sarapan di Arlo
(+) Keuntungan menjadi anggota Diamond sangat terasa di saat menginap, seperti: sarapan untuk dua orang, akses executive lounge untuk dua orang, upgrade kamar ke tipe kamar yang menghadap ke selat Bosphorus, dan juga late check-out
(-) Sayangnya upgrade kamar maksimal hanya ke tingkatan kamar Executive dan tidak ke tingkatan Suite bahkan untuk keanggotaan Diamond
(-) Harap dipahami apabila Anda menginap di saat-saat sekarang maka fasilitas yang ada mungkin sedang tutup atau sedang menempati ruangan sementara sambil menunggu renovasi selesai sempurna. Sebagai contoh, fasilitas kolam renang sedang tutup ataupun pusat kebugaran dan spa juga belum berlokasi di tempat permanen.
Jika memang wisata membawa saya kembali ke Istanbul, saya tidak akan ragu untuk menginap di hotel ini. Namun dikarenakan ada banyak sekali hotel yang saya anggap menarik baik dari program loyalti Hilton Honors maupun dari program loyalti hotel lainnya, mungin saya tidak akan terburu-buru untuk segera menginap kembali ke Hilton Istanbul Bosphorus yang ikonik ini.












































