pesawat, langit, awan, transportasi, pesawat terbang, outdoor, Perjalanan udara, pesawat terbang sipil, Perusahaan penerbangan, jet, kendaraan, Mesin pesawat terbang, Terbang, Mesin jet, Rekayasa dirgantara, Twinjet, Pesawat jet, Bandara, Pesawat lorong tunggal, penerbangan, sayap, Layanan, lepas landas, biru, udara, berawan, besar, airbus

Batal Devaluasi? Garuda Indonesia Take Down Halaman Devaluasi GarudaMiles

Dalam sebuah plot twist, Garuda Indonesia dirumorkan batal melakukan devaluasi pada 29 April & 1 Oktober 2026 mendatang karena potensi backlash yang masif dari user GarudaMiles maupun rekanan finansial mereka (baca: bank) terlihat dari

Pertama-tama, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada pembaca Ardi yang menyadari perubahan ini dan meninggalkan informasi tersebut di kolom komentar pada artikel sebelumnya.

Dan memang ketika saya mencoba akses website Garuda Indonesia yang memiliki informasi tersebut, halaman tersebut tidak bisa diakses (404 page not found) yang mensinyalkan bahwa informasi di halaman tersebut di take down.

Tentu ini bukan kepastian bahwa GarudaMiles batal devaluasi melainkan saya hanya bilang bahwa terdapat ‘potensi’ GarudaMiles membatalkan kebijakan yang menurut saya mostly negative tersebut.

Terlebih, santer terdengar isu bahwa GarudaMiles berencana untuk membatasi flight award redemption di tingkat non-flex (baca: saver award) hanya sebanyak 1 kursi per penerbangan.

Sedangkan sisanya akan masuk flex redemption yang notabene isunya setara ‘Access Award’ dari Singapore Airlines KrisFlyer yang luar biasa mahal dan membutuhkan miles sangat banyak.

Jangan sampai GarudaMiles memiliki access award yang luar biasa mahal layaknya di KrisFlyer

Menariknya adalah, saya yakin sekali kemarin ketika saya mengecek website yang sama sekitar pukul 20:00 WIB, informasi mengenai Redemption Nominee GarudaMiles yang dibatasi 8 (delapan) orang saja sudah dihilangkan alias di take-down.

Kalau memang benar ini efek PinterPoin, saya berharap bahwa mereka juga akan menghilangkan kebijakan Flexi Award yang berpotensi menimbulkan amarah besar member GarudaMiles seperti pada Januari lalu.


Baca juga: 10 Kartu Kredit Terbaik di Indonesia Untuk Mengumpulkan GarudaMiles

Baca juga: Kenaikan Fuel Surcharge (YQ) Garuda Indonesia di Kelas Ekonomi


Penutup

Apakah GarudaMiles batal devaluasi? Hanya waktu yang bisa menjawab.

Satu hal yang pasti, potensi tersebut (pembatalan kebijakan Flexi Award & Redemption Nominee) tidak sepenuhnya tertutup terbukti dari take down halaman website Garuda Indonesia yang memuat informasi tersebut.

Saya sendiri secara pribadi dan proaktif mendorong pembatalan kebijakan tersebut dikarenakan informasi yang tidak jelas dan simpang siur seperti ini justru membuat kredibilitas GarudaMiles turun (dan menjadi satu alasan lagi mengumpulkan Flying Blue dari KLM – Air France)

Flying Blue adalah alternatif frequent flyer program yang menarik untuk terbang Garuda Indonesia

Apapun itu, saya berharap bahwa pihak Garuda Indonesia lebih transparan dan akuntabel kedepannya dalam menginformasikan member GarudaMiles terhadap perubahan yang ada dan bukan justru menginformasikan h-90 menit perubahan yang ada seperti pada kasus sebelumnya.

Artikel ini akan diperbarui seiring dengan informasi yang ada dari website Garuda Indonesia dan juga dari sumber terkait yang bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Apa pendapat Anda mengenai langkah Garuda Indonesia yang take down informasi terkait devaluasi GarudaMiles ini?
Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.