Salah satu program paling populer dari UOB yaitu perolehan poin untuk transaksi utility (MCC: 4900) dan pajak (MCC: 9311) mengalami devaluasi untuk periode 1 April – 30 Juni 2026 ini di mana sekarang transaksi kategori tersebut dibatasi hanya 5x saja sebulan.
Sebelumnya, UOB tidak membatasi jumlah transaksi yang bisa mendapatkan poin alias selama nominal transaksi Anda berada di bawah threshold yang ditentukan oleh UOB, maka Anda akan tetap bisa mendapatkan poin sebanyak-banyaknya alias unlimited earn.
Berikut adalah detail dari perubahan tersebut yang saya kutip dari website UOB:
Dapatkan UOB Points/Miles hingga 75.000 UOB Points / 7.500 Miles
- Periode Promo: 1 April – 30 Juni 2026
- Promo berlaku untuk Pemegang Kartu Kredit UOB Indonesia berjenis : UOB Zenith Card, PRIVIMiles Card, Preferred Card, Lady’s Card, Telkomsel Card dan Garuda Indonesia UOB Card (“Pemegang Kartu Kredit UOB”).
- Promo ini berlaku untuk transaksi yang berkaitan dengan pembayaran tagihan pajak seperti modul penerimaan negara dan pembayaran tagihan utilitas seperti tagihan listrik, gas, minyak pemanas, sanitasi, air yang dikategorikan dalam Merchant Category Code (MCC) 9311 dan 4900 sesuai dengan klasifikasi Mastercard dan Visa. Transaksi diluar kategori tersebut tidak termasuk dalam promo ini.
- 1 Jenis Kartu Kredit UOB hanya bisa melakukan transaksi maksimum 5 kali per bulan selama periode promo dimana perhitungan tersebut merupakan gabungan total transaksi dari Kartu Kredit Utama dan Kartu Kredit Tambahan.
- Maksimum UOB Points/Miles yang bisa didapatkan per transaksi adalah :
Contoh perhitungan/ilustrasi untuk mendapatkan UOB Points/Miles dari Promo ini:
- Untuk ketentuan perolehan dan penukaran poin akan merujuk pada syarat dan ketentuan yang berlaku dari masing-masing jenis Kartu Kredit UOB yang dapat di akses pada go.uob.com/rewards dan go.uob.com/giuc
- UOB Points / Miles hanya dikreditkan/diberikan pada Kartu Kredit Utama dengan status fasilitas kredit lancar dan tidak terblokir.
- UOB Points / Miles akan dikreditkan maksimum 30 (tiga puluh) hari kalender setelah periode bulanan berakhir.
- Transaksi berlaku untuk Kartu Kredit Utama dan Kartu Kredit Tambahan
- Batas waktu pengaduan Pemegang Kartu untuk Promo ini akan diterima UOB selambatnya 30 hari kalender setelah Periode Promo berakhir
- Bank UOB berhak untuk mengubah atau menghapus syarat dan ketentuan Promo ini dan/atau menghentikan Promo sesuai dengan kebijakan Bank UOB dengan pemberitahuan sebelumnya.
- Dengan mengikuti Promo ini, Pelanggan dianggap mengerti dan menyetujui semua syarat dan ketentuan yang berlaku untuk Promo ini.
Baca juga: 5 Alasan Memiliki & Mempertahankan Kartu Kredit UOB Zenith
Baca juga: Review Kartu Kredit UOB Zenith
Penutup
Efektif 1 April 2026, fitur perolehan poin untuk transaksi utility tertentu dan pembayaran pajak di kartu kredit UOB diperpanjang hingga 30 Juni 2026 hanya saja untuk kali ini terdapat batasan jumlah transaksi tersebut sebanyak 5x sebulan.
Untungnya, batasannya bukan di keseluruhan kartu kredit UOB Anda melainkan per kartu.
Perhatikan pasal berikut:
Batasan Transaksi Per Bulan
1 Jenis Kartu Kredit UOB hanya bisa melakukan transaksi maksimum 5 kali per bulan selama periode promo dimana perhitungan tersebut merupakan gabungan total transaksi dari Kartu Kredit Utama dan Kartu Kredit Tambahan.
Ini artinya, semisal Anda memiliki 4 kartu kredit UOB berikut:
- UOB Zenith
- UOB PRIVI Miles (logo ‘Visa’)
- UOB PRIVI Miles (logo ‘Mastercard’)
- UOB Garuda Indonesia
Maka Anda bisa bertransaksi sebanyak 20x sebulan (4 kartu x 5 transaksi) yang secara teoritis seharusnya bisa Anda gunakan untuk membayar tagihan utility ataupun pajak dengan total sebesar Rp292.500.000. Cukup atau kurang?
Kalaupun ternyata masih kurang, selalu ada kartu kredit dari Bank lain yang bisa memberikan poin untuk transaksi yang banyak dikecualikan seperti dari CIMB Niaga, Danamon, dan/atau BRI.
Anyways, dengan perubahan ini, Anda bisa menggunakan kartu kredit UOB Anda di nominal sebagai berikut untuk setiap transaksi pembayaran pajak maupun utility sebanyak 5x sebulan.
| Kartu Kredit | Batasan Perolehan Poin Per Transaksi | Ekuivalen Nominal Transaksi |
|---|---|---|
| UOB Telkomsel | 15.000 Poin | Rp30.000.000 |
| UOB Lady’s Card | 15.000 Poin | Rp15.000.000 |
| UOB Preferred Card | 15.000 Poin | Rp15.000.000 |
| UOB PRIVI Miles | 15.000 Poin | Rp15.000.000 |
| UOB Garuda Indonesia | 1.500 GarudaMiles | Rp18.000.000 |
| UOB Zenith | 15.000 Poin | Rp22.500.000 |
Walaupun UOB Telkomsel memiliki batasan transaksi memperoleh poin yang lebih besar, saya tetap akan merekomendasikan Anda menggunakan kartu kredit UOB Zenith saja karena dari segi earning rate Anda akan jauh lebih untung.
Terdapat beberapa hal penting yang Anda perlu ketahui dari perubahan ini yaitu masih terdapat transaksi yang tidak memperoleh poin dan juga nominal transaksi Anda bergantung pada jenis kartu kredit UOB Anda.
Berikut adalah detail transaksi yang dapat/tidak dapat poin untuk periode 1 April – 30 Juni 2026 ini:
| MCC | Kategori Transaksi | Contoh Merchant | Dapat/Tidak Dapat Poin Sampai 30 Juni 2026 |
|---|---|---|---|
| 4814 | Jasa Telekomunikasi | Telkomsel XL Indosat | Tidak dapat |
| 4900 | Tagihan listrik, gas, air | Blibli (tagihan listrik) Tokopedia (tagihan listrik) PLN Mobile | Dapat |
| 8398 | Donasi | Kitabisa | Tidak dapat |
| 9311 | Layanan Pemerintahan | OnlinePajak Tokopedia (MPN) | Dapat |
| 9399 | Pemerintah lain-lain | E-visa Indonesia Visa Australia | Tidak dapat |
Dari tabel diatas, dapat diketahui bahwa transaksi di kategori jasa telekomunikasi (MCC: 4814), donasi (MCC: 8398), dan Pemerintahan lain-lain (MCC: 9399) masih tidak mendapatkan poin.
Dari perubahan ini juga, kartu kredit UOB yang paling diuntungkan tentu adalah kartu kredit UOB Zenith di mana Anda bisa dapat poin paling banyak dari transaksi pembayaran pajak ataupun utility yaitu ekuivalen 2.556 airline miles per transaksi dengan perhitungan poin dikreditkan setelah devaluasi UOB Zenith.
Saya bukan ahli pajak atau utility atau sebagainya… tapi jika Anda bisa memecah transaksi transaksi yang sebelumnya dikecualikan dan tidak dapat poin di UOB, maka Anda tetap bisa mengumpulkan poin dengan cepat melalui promo ini.
Dengan adanya perubahan ini, maka akan menguntungkan jika Anda memiliki lebih dari 1 (satu) kartu kredit UOB yang memiliki earning rate cukup baik untuk transaksi pembayaran utility ataupun pajak.
Tentu rekomendasi saya jatuh pada UOB Zenith dilanjutkan dengan kartu kredit UOB Garuda Indonesia lalu kemudian UOB PRIVI Miles. Semua tergantung pada nominal transaksi utility ataupun pajak Anda setiap bulannya.


