Saya tahu artikel ini memiliki judul yang cheesy tapi percayalah bahwa apa yang akan saya sampaikan di sini akan sangat berguna bagi Anda di tengah kondisi harga tiket penerbangan domestik yang naik & mahal.
Di Indonesia, secara praktis hanya terdapat 2 (dua) maskapai yang memiliki frequent flyer program yang fungsional yaitu Garuda Indonesia dengan GarudaMiles dan Citilink dengan LinkMiles.
Keduanya memiliki kesamaan berupa sebagian besar rute penerbangannya adalah rute domestik.
Sebagai gambaran, Garuda Indonesia menerbangi lebih dari 50 rute domestik namun hanya memiliki 19 rute internasional. Ini artinya, sekitar 80% rute penerbangan Garuda Indonesia adalah rute domestik.
Lantas, apa relevansi rute Garuda Indonesia dengan GarudaMiles dengan menghemat biaya penerbangan?
Simpel – di kondisi seperti ini di mana seluruh harga tiket penerbangan melambung drastis daribudget airline hingga full service airline, memiliki poin yang tepat bisa menyelamatkan diri Anda dari harga tiket yang mahal.
Di saat seperti ini juga, valuasi GarudaMiles maupun LinkMiles melambung drastis.
Tidak percaya? Izinkan saya memberi contoh perhitungan valuasi LinkMiles sebelum dan sesudah kenaikan harga tiket domestik yang drastis ini.
Valuasi LinkMiles Penerbangan Jakarta – Surabaya Pada 5 Januari 2026 Lalu
Asumsi harga tiket: Rp950.000
Pajak bandara & biaya pemesanan tiket menggunakan LinkMiles: Rp235.000
LinkMiles yang dibutuhkan untuk rute ini: 7.500 LinkMiles (baca di sini)
Valuasi LinkMiles dengan asumsi di atas: (950.000 – 235.000) / 7.500 = Rp95,3/LinkMiles
Ini artinya, sebelum kenaikan harga tiket pesawat yang terjadi beberapa hari lalu, 1 LinkMiles Anda memiliki value sebesar 95,3 Rupiah. Tinggi? Tidak juga karena berdasarkan valuasi PinterPoin di tahun 2026, 1 LinkMiles memiliki nilai 100 Rupiah.
Pada skenario di atas, saya tidak merekomendasikan Anda menukarkan LinkMiles untuk award ticket penerbangan Citilink.
Valuasi LinkMiles Untuk Penerbangan Jakarta – Surabaya Pada 10 April 2026
Asumsi harga tiket cash fare: Rp1.445.000
Pajak bandara & biaya pemesanan tiket menggunakan LinkMiles: Rp235.000
LinkMiles yang dibutuhkan untuk rute ini: 7.500 LinkMiles (baca di sini)
Valuasi LinkMiles dengan asumsi di atas: (1.445.000 – 235.000) / 7.500 = Rp162/LinkMiles
Ini artinya, sesudah kenaikan harga tiket pesawat, 1 LinkMiles Anda memiliki value sebesar 162 Rupiah. Nominal tersebut 65% lebih tinggi dibandingkan dengan valuasi PinterPoin untuk LinkMiles di tahun 2026 sebesar 100 Rupiah per poin.
Ini artinya, penukaran LinkMiles untuk penerbangan seperti ini sangat direkomendasikan karena Anda mendapat good value dari penukaran ini.
Dari sini semakin dapat disimpulkan bahwa di tengah-tengah mahalnya harga tiket, points & miles bisa menyelamatkan dompet Anda jika Anda bisa mengoptimalkannya.
Hal yang sama juga berlaku untuk penukaran GarudaMiles namun hanya untuk penukaran di kelas bisnis, berikut referensinya:
Baca juga: 10 Kartu Kredit Terbaik Untuk Mengumpulkan GarudaMiles
Baca juga: Review Kartu Kredit Jenius
Penutup
Bolehkah saya memberi saran? Optimalkan kartu kredit Jenius Anda karena kartu kredit tersebut memiliki earning rate yang sangat bagus untuk pengumpulan LinkMiles (Rp6.000/mile) ataupun GarudaMiles (Rp6.250/mile) jika semua transaksi Anda adalah transaksi kategori Double Yay Points.

Terlebih, berdasarkan informasi dari website Jenius… mereka tidak membatasi jumlah penukaran Yay Points menjadi LinkMiles setiap bulannya. Pembatasan hanya ada untuk penukaran KrisFlyer Miles dan GarudaMiles saja.
Dengan bisa mengumpulkan Yay Points dengan cepat dan efisien, maka Anda juga akan bisa semakin menghemat biaya penerbangan Anda secara drastis.
Saya akan ambil contoh lagi, melanjutkan simulasi harga tiket penerbangan pada 10 April 2026 mendatang yang cash fare-nya adalah Rp1.450.000.
Mengasumsikan Anda memiliki cara untuk bertransaksi menggunakan kartu kredit Jenius kategori Double Yay Points dengan biaya transaksi (MDR) sebesar 1,5%, maka Cost per Mile (CPM) adalah sebesar Rp6.000 x 1,5% = 90 Rupiah.
Penerbangan Jakarta – Surabaya membutuhkan 7.500 LinkMiles jadi dari sisi miles modal Anda adalah 7.500 x 90 = Rp675.000.
Kemudian tambahkan pajak bandara dan biaya penukaran LinkMiles sebesar Rp235.000.
Total, Anda akan mengeluarkan uang sebesar Rp910.000 namun jika dibandingkan harga tiket aslinya sebesar Rp1.450.000 bisa diketahui bahwa terdapat penghematan biaya sebesar 37,2%.
Bisa dibilang Anda membayar tiket penerbangan ini di harga sebelum kenaikan 🙂
Yakin sekarang Anda tidak mau mulai mengumpulkan LinkMiles ataupun mempelajari points & miles dengan lebih mendalam?
Singkat kata, di tengah kenaikan dan mahalnya harga tiket penerbangan, ilmu points & miles yang diajarkan oleh PinterPoin akan semakin berharga karena bisa menghemat biaya penerbangan secara signifikan.
Apa pendapat Anda mengenai potensi penghematan harga tiket penerbangan menggunakan ilmu points & miles?
P.S: Sedikit iklan
Saya mewakili PinterPoin juga akan menjadi pembicara dan pemateri di event spesial yang diadakan oleh Business Network International (BNI yang bukan Bank BNI) pada 21 April nanti di Jakarta.
Jika Anda berkesempatan hadir, ini adalah kesempatan networking yang luar biasa dengan sesama pebisnis yang bisa membuka wawasan Anda dalam berbisnis dan bersosialisasi sehingga bisnis Anda bisa semakin maju 🙂
See you there





