Terdapat beragam jenis points & miles di dunia ini dari AirAsia Rewards hingga Air France KLM Flying Blue. Tapi tahukah Anda points & miles paling berharga untuk orang Indonesia?
Tentu ‘berharga’ di sini konteksnya bisa bermacam-macam tapi saya mendeskripsikan miles yang paling valuable (berharga) sebagai miles yang bisa memberikan opsi penukaran poin paling murah di kelas bisnis ke destinasi medium haul ataupun long haul seperti Jepang, Eropa, ataupun Amerika bagi orang Indonesia.
Opini dari masing-masing orang bisa berbeda-beda namun berikut adalah 5 jenis miles paling berharga bagi orang Indonesia versi Edwin PinterPoin:
#1 Eva Air Infinity MileageLands
Menurut saya, poin EVA Air Infinity MileageLands (“EVA Air Miles”) adalah poin terbaik bagi orang Indonesia terutama bagi Anda yang tinggal di Jakarta ataupun Bali.
Kenapa saya bisa bilang seperti ini?
Penukaran poin EVA Air Miles untuk penerbangan EVA Air di kelas bisnis sangat murah karena mereka menerapkan sistem zone-based yang sangat bersahabat bagi orang Indonesia. Sebagai contoh:
- Jakarta – Taipei – Los Angeles kelas bisnis = 75.000 EVA Air Miles
- Jakarta – Taipei – New York kelas bisnis = 80.000 EVA Air Miles
- Jakarta – Taipei – London kelas bisnis = 75.000 EVA Air Miles
- Jakarta – Taipei – Milan kelas bisnis = 75.000 EVA Air Miles
- Jakarta – Taipei – Tokyo kelas bisnis = 25.000 EVA Air Miles
- Jakarta – Taipei – Shanghai kelas bisnis = 25.000 EVA Air Miles
Availability untuk penukaran penerbangan EVA Air di kelas bisnis di rute manapun sangat baik, Anda bisa saja menukarkan EVA Air Miles Anda untuk 3 atau 4 seat di kelas bisnis ke Los Angeles ataupun London. Hal ini bisa terwujud karena EVA Air memiliki kuota award seat khusus untuk penukaran menggunakan Eva Air Miles dan bukan partner miles (seperti KrisFlyer ataupun Aeroplan).
Sayangnya, seperti masalah points & miles pada umumnya di Indonesia, EVA Air Miles tidak praktis dikumpulkan oleh orang Indonesia sejak Citi Indonesia bertransisi menjadi UOB dan menghilangkan opsi penukaran miles unik di tahun 2022.
Andai saya bisa memutar balik waktu, saya akan mengakumulasikan EVA Air Miles ini sebanyak-banyaknya ketika Citi Indonesia masih memiliki opsi penukaran ini 🙂 but what’s done is done.
Sebagai alternatif dan wujud balas dendam (apapun namanya), saya berencana untuk memiliki dan mengoptimalkan kartu kredit Amerika Citi Strata Elite World Legend Mastercard untuk bisa kembali mengakumulasikan miles terbaik di dunia menurut saya ini.
Doakan saya yang terbaik! Semoga di 2026 ini saya bisa memiliki kartunya dan kembali mengakumulasikan EVA Air Miles supaya saya bisa ke Eropa ataupun Amerika Serikat semudah saya pergi ke Malang (atau Puncak, jika Anda orang Jakarta).
#2 American Airlines AAdvantage
Menurut saya, poin American Airlines AAdvantage (“AA Miles”) adalah poin terbaik kedua bagi orang Indonesia karena banyaknya opsi penerbangan murah menggunakan maskapai Oneworld (dan Etihad) dari penukaran AA Miles ini.
Terdapat banyak sekali sweet spot penukaran AA Miles bagi orang Indonesia namun saya akan menyebutkan beberapa saja yang notable dan layak Anda pertimbangkan:
- Jakarta – Tokyo Narita dengan JAL Business Class = 30.000 AA Miles
- Jakarta – Abu Dhabi dengan Qatar Airways Business Class = 40.000 AA Miles
- Jakarta – Milan dengan Etihad Airways Business Class = 75.000 AA Miles
- Los Angeles – New York dengan American Airlines First Class = 47.000 AA Miles
Detail dari award chart American Airlines AAdvantage bisa Anda baca di sini.
AAdvantage tidak mengenakan fuel surcharge untuk penukaran penerbangan menggunakan partner airline mereka seperti Qatar Airways ataupun Etihad Airways di mana Anda bisa menghemat jutaan atau bahkan belasan juta Rupiah dari fitur ini.
Masalah dari pengumpulkan AA Miles ini klasik: Poinnya tidak bisa dikumpulkan dari kartu kredit Indonesia.
Hanya saja, sama seperti Eva Air Miles, solusi dari permasalahan ini adalah memiliki dan mengoptimalkan kartu kredit Amerika Citi Strata Elite World Legend Mastercard yang mana poin kartu kreditnya (Citi ThankYou Points) bisa ditukarkan menjadi AA Miles.
Jika Anda ingin terbang Etihad First Class Apartment yang legendaris tanpa harus mengeluarkan banyak biaya (baik miles maupun tax), solusinya adalah dengan menggunakan AA Miles. Meski begitu, sebagai partner airline, kekurangan lain dari program ini adalah akses award availability yang cukup terbatas.
#3 Atmos Rewards
Atmos Rewards mungkin adalah salah satu frequent flyer program terbaik di dunia yang paling mudah dijangkau oleh orang Indonesia karena kartu kreditnya bisa dimiliki oleh WNI.
Meski menempati posisi ketiga, poin dari Atmos Rewards ini bisa sangat berguna untuk terbang ke destinasi tertentu dan memiliki segudang sweet spot (meski tidak se-sweet AA Advantage) dan juga tidak Jakarta-sentris.
Terdapat banyak sekali sweet spot penukaran Atmos Rewards bagi orang Indonesia namun saya akan menyebutkan beberapa saja yang notable dan layak Anda pertimbangkan:
- Surabaya/Jakarta/Medan – Kuala Lumpur dengan Malaysia Airlines Business Class = 15.000 Atmos Rewards
- Jakarta – Bahrain – Milan dengan Oman Air Business Class = 75.000 Atmos Rewards
- Jakarta – Bahrain – London dengan Oman Air Business Class = 75.000 Atmos Rewards
- Jakarta – Tokyo Narita dengan Japan Airlines Business Class = 60.000 Atmos Rewards
- Jakarta – Seoul Incheon dengan Korean Air Business Class = 60.000 Atmos Rewards
- Taipei – Los Angeles dengan Starlux Airlines Business Class = 75.000 Atmos Rewards
- Doha – London dengan Qatar Airways Business Class = 75.000 Atmos Rewards
Detail dari award chart Atmos Rewards bisa Anda baca di sini.
Atmos Rewards tidak mengenakan fuel surcharge untuk penukaran penerbangan menggunakan partner airline mereka seperti Qatar Airways ataupun JAL di mana Anda bisa menghemat jutaan atau bahkan belasan juta Rupiah dari fitur ini.
Kelebihan lain Atmos Rewards adalah Anda bisa menebus ‘Flexi Award’ dari Qatar Airways yang memberikan Anda jauh lebih banyak pilihan untuk terbang dengan Qatar Airways meskipun juga jauh lebih mahal (semisal, Jakarta – Doha one-way business Class dengan Qatar Airways Flexi Award membutuhkan 110.000 Atmos Rewards).
Dibandingkan dengan EVA Air Miles ataupun AA Miles, Atmos Rewards ini cenderung lebih mudah didapat oleh orang Indonesia dikarenakan orang Indonesia bisa memiliki BofA Atmos Rewards Summit yang juga merupakan kartu kredit terbaik di dunia untuk mengumpulkan Atmos Rewards.
Saya sendiri berencana untuk mengumpulkan poin Atmos Rewards ini (karena memang memiliki kartunya) dan menukarkannya untuk terbang di salah satu Business Class terbaik dari maskapai Timur Tengah yaitu Oman Air.
Konon, Oman Air Business Class lebih baik dibandingkan dengan Etihad Airways, Emirates, dan Gulf Air Business Class namun berada satu level di bawah Qsuite yang merupakan Business Class terbaik di untuk maskapai Timur Tengah.

#4 Air France KLM Flying Blue
Anda ingin terbang Garuda Indonesia Business Class rute internasional setengah atau bahkan sepertiga harga miles yang dibutuhkan? Air France KLM Flying Blue (“Flying Blue”) jawabannya.
Poin terbaik ke-4 bagi orang Indonesia menurut saya adalah poin Flying Blue dikarenakan dengan memiliki poin ini, Anda akan bisa menebus penerbangan Garuda Indonesia Business Class separuh harga dan juga maskapai SkyTeam lainnya.
Berikut adalah contoh penukaran menarik Flying Blue untuk penerbangan Garuda Indonesia ataupun maskapai SkyTeam ataupun maskapai rekanan lainnya:
- Jakarta – Melbourne dengan Garuda Indonesia Business Class = 33.000 Flying Blue Miles (v.s. 74.000 GarudaMiles)
- Jakarta – Shanghai dengan Garuda Indonesia Business Class = 28.500 Flying Blue Miles (v.s 54.000 GarudaMiles)
- Jakarta – Singapore dengan Garuda Indonesia Business Class = 15.000 Flying Blue Miles (v.s. 28.000 GarudaMiles)
- Jakarta – Tokyo dengan Garuda Indonesia Business Class = 37.000 Flying Blue Miles (v.s. 63.000 GarudaMiles)
- Jakarta – Saigon dengan Vietnam Airlines Business Class = 28.000 Flying Blue Miles (v.s. 30.000 GarudaMiles)
- Jakarta – Taipei dengan China Airlines Business Class = 24.500 Flying Blue Miles (v.s. 47.500 GarudaMiles)
Flying Blue berbagi award space dengan GarudaMiles untuk rute internasional. Jadi, jika terdapat 4 award space di GarudaMiles untuk suatu penerbangan Garuda Indonesia, maka Anda juga bisa menukarkan 4 award seat tersebut melalui Flying Blue. Malah, dalam beberapa kasus langka Flying Blue memiliki award space lebih banyak untuk penerbangan Garuda Indonesia… jangan tanya saya kenapa 😀
Poin dari Flying Blue sendiri susah-susah gampang diakumulasikan oleh orang Indonesia. Susah kalau Anda tidak memiliki kartu kredit Bofa KLM Flying Blue ataupun kartu kredit Amerika yang bisa mengumpulkan poin Flying Blue ini (semisal: Amex & Citi USA).
Gampang kalau Anda bisa mengoptimalkan kartu kredit CIMB Niaga Accor Live Limitless (ALL) World yang mana poin Accor bisa dikonversi menjadi Flying Blue dengan skema konversi 1 : 1 dan kadang bahkan lebih ketika terdapat promo konversi dan Anda memang mengedepankan penerbangan di atas akomodasi.
#5 ANA Mileage Club
ANA Mileage Club adalah satu-satunya frequent flyer program yang masuk pada daftar ini yang bisa dikumpulkan dari kartu kredit Indonesia (Mandiri, BNI, dan konon Jenius) sehingga secara kepraktisan berada di posisi paling atas.
Dikarenakan metode penilaian saya adalah berdasarkan seberapa murah Anda bisa terbang Business Class ke suatu destinasi (bukan First Class, jika itu JAL mungkin lebih unggul), maka saya lebih memilih ANA Mileage Club dibandingkan dengan JAL Mileage Bank.
Sweet spot dari program ini sendiri banyak dibahas di Masterclass PinterPoin sehingga saya hanya akan menjelaskan kisi-kisinya saja karena sebenarnya program ini not as simple as it seems.
Berikut adalah contoh penukaran yang menarik menggunakan ANA Mileage Club mengasumsikan keberangkatan dari Jakarta:
- Jakarta – Taipei – Shanghai menggunakan EVA Air Business Class = 31.500 ANA Miles
- Jakarta – Taipei – Tokyo menggunakan EVA Air Business Class = 31.500 ANA Miles
- Jakarta – Beijing – Incheon menggunakan Air China Business Class = 31.500 ANA Miles
- Jakarta – Bangkok – London menggunakan Thai Airways Business Class = 47.000 ANA Miles
Kekurangan dari program ini terutama untuk penukaran menjadi partner airline adalah award space yang tidak spesial. Ini artinya, lebih banyak dibandingkan tidak penukaran ANA Miles untuk partner airline seperti Singapore Airlines, Thai Airways, dan EVA Air akan memiliki keterbatasan award space yang berpotensi menjadi masalah jika Anda traveling lebih dari 2 orang.
Kartu kredit paling praktis untuk mengumpulkan ANA Miles sendiri adalah kartu kredit terbitan Mandiri terutama Mandiri Prioritas Mastercard World atau Mandiri Private Mastercard World Elite.
Alternatifnya, ANA Miles ini juga bisa dikumpulkan dari kartu kredit Amerika terutama Amex.
Saya secara pribadi berharap kartu kredit Jenius kedepannya juga akan bisa mengkonversikan Yay Points menjadi ANA Miles yang mana jika hal tersebut sungguh terjadi, maka kemudahan mengakumulasikan ANA Miles bagi orang Indonesia akan meningkat dengan drastis.
Baca juga: 7 Kartu Kredit di Indonesia Dengan Transfer Partner Terbanyak
Baca juga: 8 Kartu Kredit Dengan Konversi Miles Tercepat di Indonesia
Penutup
Tidak semua poin diciptakan setara.
Layaknya mata uang, ada poin yang memiliki nilai rendah namun ada juga poin yang memiliki nilai tinggi dan nilai ini bisa berubah-ubah setiap tahunnya persis seperti sebuah currency tergantung pada upvaluasi ataupun devaluasi frequent flyer program tersebut.
Tentunya, setelah membaca artikel ini sampai habis… Anda tidak mau menukarkan EVA Air Miles Anda dengan AirAsia Rewards bukan? Oleh karena itu, Anda wajib mengetahui fungsi dan value sesungguhnya dari poin Anda.
Seperti yang pernah saya sampaikan, kunci dari mengumpulkan kelima miles paling berharga di atas adalah memiliki kartu kredit Amerika dan oleh karena itulah semakin penting juga untuk Anda untuk memahami cara mengajukan kartu kredit Amerika bagi orang Indonesia.







