Hotel Review: Hotel Indigo Inuyama Urakuen Garden (IHG One Rewards)

Bulan Juni 2026 membawa saya berwisata dadakan ke Jepang dan perjalanan wisata kali ini berpusat pada sekitaran kota Nagoya dan setelah satu malam menginap di Ibis Styles Nagoya kini tiba saatnya berpindah hotel. Mari kita sejenak pergi ke luar kota untuk ‘staycay‘ di Inuyama yang berada sekitar 30 menit dari stasiun utama Nagoya.

Inuyama masih berada di prefecture yang sama dengan Nagoya yaitu Aichi dan di sini terdapat salah satu dari lima istana di Jepang yang masuk dalam kategori National Treasures. Kami menginap selama satu malam di Inuyama dan memilih Hotel Indigo Inuyama Urakuen Garden (Indigo Inuyama) sebagai akomodasinya.

Hotel Indigo Inuyama Urakuen Garden didokumentasikan dari lantai tertinggi istana Inuyama

Hotel Indigo adalah salah satu brand di bawah payung Luxury and Lifestyle Collection yang berada di program loyalti hotel IHG One Rewards. Brand ini adalah salah satu brand favorit saya di IHG One Rewards berkaca pada beberapa kali menginap di hotel Indigo di Indonesia. Tak disangka-sangka, semakin memahami filosofi brand dan pendekatan disainnya, saya dibuat makin fascinated dengannya.

Saya juga merasa intrigued dengan keputusan untuk membuka sebuah hotel Indigo di Inuyama yang mana tidak ada satupun hotel jaringan dunia beroperasi di sini. Singkatnya, saya yang datang tanpa melakukan riset dan hanya sekilas melihat dari apps IHG One Rewards ini dibuat blown away saat menapakkan kaki pertama kali di hotel ini.


Baca Juga: Hotel Review: Hotel Indigo Bandung Dago Pakar

Baca Juga: Hotel Review: Hotel Indigo Bintan Lagoi Beach

Baca Juga: Hotel Review: Hotel Indigo Bali Seminyak Beach


Pendahuluan

Indigo Inuyama memiliki lokasi yang sangat menarik, letaknya tidak jauh dari istana Inuyama dan juga dengan old town sehingga menjadikannya sebuah hotel yang sangat convenient bagi para pelaku wisata yang mencari penginapan di daerah yang strategis.

Sebagai sebuah hotel Indigo yang secara brand memiliki keterikatan sangat kuat dengan neighborhood tempatnya berdiri maka Indigo Inuyama ini secara disain terlihat terintegrasi sepenuhnya dengan sekitarnya. Hotel mewah yang terasa butik ini tidak dibangun tinggi hanya total empat lantai saja dan warna bangunannya pun juga blending in dengan bangunan-bangunan surrounding-nya.

Mengadopsi disain aristektur yang terlihat berintegrasi dengan lingkungan sekitarnya

Satu aspek yang sangat penting dari Indigo Inuyama adalah hotel ini berada di lokasi yang sama dengan Urakuen Garden. Taman tradisional Jepang yang tenang dan asri ini adalah salah satu place of interest utama saat berkunjung ke Inuyama.

Urakuen & Jo-an
Papan petunjuk Urakuen & Jo-an

Taman ini menjadi rumah bagi Jo-an, sebuah rumah teh yang dibangun pada tahun 1618. Jo-an memiliki status yang sangat istimewa karena merupakan salah satu dari hanya tiga rumah teh di Jepang yang ditetapkan sebagai National Treasure.

Urakuen Garden

Meski telah beberapa kali dipindahkan antara Kyoto, Tokyo, dan Kanagawa selama lebih dari empat abad keberadaannya, Jo-an akhirnya menetap di Urakuen pada tahun 1972. Menariknya, bangunan ini telah direstorasi dengan sangat hati-hati untuk mempertahankan tampilan aslinya seperti pada abad ke-17.

Para tamu menginap dapat memasuki taman ini secara gratis hanya dengan menunjukkan kunci kamar, tandanya kita menghemat sebesar ¥1.500 (dewasa) dan ¥800 (anak-anak). Jika ingin menikmati minuman matcha yang otentik, para tamu dapat membayar senilai ¥600. Baik untuk diketahui, Urakuen garden ini tutup di hari Rabu.

Tamu menginap masuk gratis!

Kami menginap di Indigo Inuyama dengan menebus poin IHG sebesar 28.000 poin (~Rp1.960.000 menurut valuasi PinterPoin tahun 2026 (Rp70/poin)). Apabila dibandingkan dengan membayarnya secara tunai maka di periode kami menginap harga rate best flexible rate (member exclusive) jatuh di angka ¥31.350 (~Rp3.550.000). Maka dari itu poin IHG saat itu dihargai ~81% lebih tinggi dari valuasi PinterPoin. Kaching!

Indigo Inuyama: Check In

Kami menaiki kereta Meitetsu dari Nagoya Station menuju ke Inuyamayuen Station dan perjalanan ditempuh kurang lebih 30 menit. Sesampainya di stasiun utama kami memutuskan untuk berjalan kaki menuju ke hotel yang berjarak kurang lebih 800 meter, jarak yang terbilang cukup jauh namun berwisata ke Jepang sepertinya kurang afdol kalau tidak banyak berjalan kaki. 😉

Indigo Inuyama memiliki dua pintu masuk dan saya sempat mendokumentasikan papan petunjuk beserta kedua entrance-nya. Wahhh, sesaat sampai di area luar hotel di dalam hati saya merasa bahwa stay kali ini bakal spesial dan sepertinya saya akan sangat menikmati hotel mewah ini. Terbukti sih

Papan petunjuk menuju hotel
Pintu masuk pertama
Pintu masuk kedua
Area drop-off

Setibanya di area drop-off, dua orang pegawai menyapa dengan penuh senyum dan berusaha membantu membawa barang kami masuk ke dalam. Berhubung kami telah meninggalkan koper-koper besar kami di hotel berikutnya di Nagoya sehingga barang bawaan kami terbilang minim, maka dari itu kami tidak merasa perlu dibantu.

Area drop-off
Area drop-off

Kami diantar masuk ke dalam hotel dan menuju ke area front desk. Mata saya kembali berbinar melihat lobi yang cantik dan pemandangan hijau yang terbingkai cantik di depan mata saya. Sayang sekali iPhone saya tidak dapat mendokumentasikan sesuai harapan saya, namun Anda dapat melihat stories highlight saya di Instagram apabila tertarik untuk melihat kurasi hotel ini lebih lanjut.

Focal point saat memasuki hotel pertama kalinya
Area lobi

Pemesanan dilakukan oleh teman saya sehingga proses registrasi juga langsung ditangani olehnya maka saya memiliki waktu untuk berkeliling sekitaran lobi untuk mendokumentasikan area ini. Teman saya menyandang tier Diamond di IHG One Rewards dan ini merupakan tier tertinggi. Sayang sekali kami tidak mendapatkan upgrade ke tipe kamar suite dan ‘hanya’ mendapatkan upgrade ke 2 Twin Standard Castle View Furnished Balcony.

Sesuai keuntungan menjadi anggota Diamond, kami mendapatkan sarapan gratis untuk dua orang dan langsung diberi late check-out hingga pukul 15:00. Nice!

Front desk
Front desk

Di area lobi terdapat lobby bar yang dinamakan the BAR Yoyama dan juga Yamateras Indigo Home Kitchen yang merupakan venue untuk sarapan.

the BAR Yoyama

Juga terdapat toko suvenir.

Toko suvenir
Toko suvenir

Usai dengan proses registrasi, kami bergegas menuju ke kamar kami yang berada di lantai dua. Common area hotel ini didisain dengan kaidah disain moderen namun estetikanya sangatlah ‘Jepang’, dalam artian disainnya clean, sederhana, penuh elemen Jepang, dan juga sangat ‘zen’.

Disain yang zen
Indigo Inuyama: 2 Twin Standard Castle View Furnished Balcony

Suasana zen juga terasa di lantai kamar tamu dengan disain bernuansa warna coklat keabuan dan hiasan dinding berupa kertas origami dan penerangan berwarna warm dan redup.

Area elevator lantai dua
Hallway

Kami mendapat kamar bernomor 261 dan berukuran sekitar 35 meter persegi. Layout kamar ini terbilang seperti hotel-hotel kebanyakan namun tetap terasa well designed.

Kamar 261
Evacuation plan kamar 261

Memasuki kamar, kami melewati sebuah entryway dengan area kamar mandi berada di paling dekat pintu kamar. Kloset ditempatkan di sebuah ruangan terpisah dengan area wastafel dan juga ruang mandi. Wastafel di sini adalah single vanity dengan amenities mandi lengkap. Anda perlu skincare? Silahkan langsung memintanya di front desk atau menghubungi housekeeping tentunya.

Ruangan mandi dilengkapi dengan area shower dengan dua mode pancuran yaitu mode air hujan dan mode genggam dan juga sebuah bath tub. Toiletries di sini menggunakan merek Biology buatan Jepang.

Entryway
Ruang kloset
Vanity dan ruang mandi
Amenity mandi
Area shower dengan dua mode pancuran
Bath tub
Toiletries dari merek Biology

Tersedia lemari pakaian dan di dalamnya terdapat amenities kamar lengkap dengan yukata, piyama, bath robes, bantal tambahan, slippers, sandal tradisional dari kayu (geta), safe deposit box, dan juga steamer pakaian. Sayangnya tidak ada spray penyegar pakaian yang lazim disediakan oleh hotel-hotel Jepang.

Lemari pakaian
Lemari pakaian

Dua ranjang berukuran twin ditempatkan di atas sebuah papan kayu besar sehingga terasa seperti sedang menginap di sebuah ryokan dengan sebuah smart television di seberang ranjang. Latar belakang dari kasur ini juga khas dengan gambar istana Inuyama dan juga elemen-elemen sekitarannya.

Area ruang tidur
Wallpaper khas Indigo Inuyama
Smart television

Terdapat sebuah sofa tunggal dengan meja pendek dan di atasnya terdapat sebuah welcome letter beserta welcome amenity sederhana berupa sekotak kecil berisikan permen.

Area ruang tidur
Welcome amenity sederhana beserta welcome letter

Lemari mini bar diletakkan di dekat jendela dengan kopi kapsul Nespresso beserta mesinnya, dua botol air minum, dan piranti untuk minum teh dipajang di atasnya. Di dalam rak-rak lemari terdapat berbagai jenis perkakas pecah belah, teko elektrik, kulkas yang fully stocked dengan berbagai macam minuman, dan juga makanan ringan maupun minuman beralkohol yang merupakan bagian dari mini bar berbayar.

Mini bar

Kamar ini memiliki balkoni yang dipisahkan oleh pintu kaca geser floor-to-ceiling dan terdapat sebuah sofa di area balkoni ini. Pemandangan dari kamar ini menghadap ke sisi istana Inuyama namun sayang sekali dikarenakan kami hanya berada di lantai dua maka istana tidak terlihat terlalu jelas dari sini.

Area balkoni
Pemandangan istana Inuyama
Indigo Inuyama: Makan Pagi

Makan pagi mengambil venue Yamateras yang berada di lantai lobi. Sarapan dimulai pukul 07:00 dan berakhir di pukul 11:00 dengan last order di pukul 10:30. Telah disediakan dua macam menu yaitu menu tradisional Jepang dan menu makanan western yang dapat dipilih di luar hidangan buffet.

Pada saat kami bersantap pagi di Yamateras, situasi sedang sangat ramai sehingga agar tidak mengganggu kenyamanan para tamu lainnya, maka saya memutuskan untuk mendokumentasikan venue ini di luar jam sarapan.

Yamateras sendiri adalah restoran all-day dining yang dimiliki oleh Indigo Inuyama dengan seting indoor dan juga outdoor. Venue-nya cantik dengan jendela-jendela besar menghadap ke area kolam dekoratif dan ke taman yang hijau, dari sini juga para tamu dapat melihat sekitaran istana Inuyama unobstructed.

Yamateras Indigo Dining Kitchen
Yamateras bagian indoor
Yamateras bagian indoor
Yamateras bagian indoor
Yamateras bagian indoor
Yamateras bagian indoor
Yamateras bagian indoor
Yamateras bagian outdoor

Kami berdua memutuskan untuk memesan Japanese set. Sarapan Jepang tradisional ini berupa washoku set breakfast, lengkap dengan nasi, sup miso, ikan panggang, tamagoyaki, serta beragam hidangan pendamping yang disajikan dalam porsi kecil. Sarapan ini memiliki presentasi yang mengingatkan saya pada hidangan kaiseki.

Petugas juga menjelaskan jika kami diperkenankan untuk menambah makanan tertentu apabila dirasa kurang.

Menu a la carte
Japanese set

Di luar set makanan yang sudah disediakan secara a la carte, juga tersedia hidangan buffet yang mengambil lokasi di sebuah ruangan khusus yang tersambung dengan area dapur.

Area buffet

Di meja buffet utama telah disediakan salad bar dan juga hidangan ikan asap beserta segala pelengkapnya.

Hotel ini juga menyediakan berbagai macam roti manis maupun tawar dan juga beberapa pilihan sereal.

Terdapat dua kulkas showcase dan didalamnya terdapat hidangan olahan susu, charcuterie, buah-buahan, dan juga jus buah-buahan chilled dan segar.

Konter minuman lainnya berada terpisah dari buffet utama dengan pilihan kopi dan teh panas maupun air minum maupun infused water.

Konter minuman
Indigo Inuyama: Pusat Kebugaran & Onsen
Pusat Kebugaran

Pusat kebugaran berada di lantai dasar (lantai lobi) dan buka selama 24 jam. Para tamu dapat mengaksesnya dengan menggunakan kunci kamar. Pusat kebugaran ini terbilang cukup minimal namun ini merupakan gym yang terlihat sangat estetik.

Alat-alat kesehatan di sini menggunakan merek NOHRD yang sebagian besar materialnya adalah kayu dan merupakan karya hand-crafted sehingga terlihat sangat artsy dan lagi-lagi menyatu dengan keseluruhan desain hotel. Cantik sekali!

Pusat kebugaran
Pusat kebugaran
Pusat kebugaran
Pusat kebugaran
Pusat kebugaran
Onsen: Hakutei no Yu

Fasilitas onsen di Indigo Inuyama dinamakan Hakutei no Yu, yang juga merupakan satu-satunya pemandian air panas alami di Inuyama. Onsen ini menggunakan sumber air panas alami yang kaya mineral dan dikenal memiliki manfaat untuk kesehatan kulit. Airnya jernih, tidak berbau, serta bersifat alkali dengan tingkat pH sekitar 8,5 yang memberikan sensasi lembut di kulit.

Onsen ini beroperasi di pukul 06:00-11:00 dan kembali beroperasi di pukul 15:00-23:00. Para tamu diperkenankan menggunakan yukata yang telah disediakan di kamar apabila hendak mengakses fasilitas ini. Seperti onsen-onsen lainnya, tidak diperkenankan untuk menggunakan pakaian saat memasuki area pemandian.

Hakutei no Yu dilengkapi dengan pemandian dalam ruangan maupun pemandian terbuka (rotenburo). Saat berendam, tamu juga dapat menikmati detail desain yang terinspirasi dari Sungai Kiso, termasuk dekorasi ubin yang menjadi salah satu elemen visual paling menarik di area pemandian.

Karena fotografi tidak diperbolehkan di area onsen demi menjaga privasi para tamu, foto Hakutei no Yu yang saya gunakan pada ulasan ini sebagian diambil dari situs resmi hotel dan ditampilkan semata-mata untuk tujuan informasi.

Area menuju ke onsen
Fasilitas onsen: Hakutei no Yu (foto diambil dari website resmi Hotel Indigo Inuyama Urakuen Garden)
Fasilitas onsen: Hakutei no Yu (foto diambil dari website resmi Hotel Indigo Inuyama Urakuen Garden)
Penutup

Perjalanan wisata ke Jepang di awal bulan Juni 2026 juga membawa saya mengunjungi kota Inuyama yang berada tak jauh dari kota Nagoya. Kota kecil yang masih satu prefecture dengan Nagoya ini sangat mudah dicapai, hanya sekitar 30 menit dengan menggunakan kereta Meitetsu.

Selama kunjungan satu malam ini saya dan teman saya menginap di Hotel Indigo Inuyama Urakuen Garden yang merupakan satu-satunya hotel mewah dan juga yang tergabung dalam jaringan hotel dunia. Indigo merupakan merek hotel yang masuk di kategori Luxury and Lifestyle Collection di IHG One Rewards.

Saya menyukai brand ini dan jujur memiliki ekspektasi tinggi pada disain hotel yang umumnya ‘menyatu’ dengan neighborhood tempatnya berada ini. Ini berkaca pada hotel-hotel Indigo yang pernah saya inapi sebelumnya. Untungnya hotel ini mampu memenuhi bahkan melampaui ekspektasi tersebut. 😀

Hotel Indigo Inuyama Urakuen Garden

Menurut saya, berikut adalah kelebihan dan kekurangan hotel ini murni berdasarkan pengalaman saya kala itu:

(+) Satu-satunya hotel yang tergabung dalam jaringan hotel dunia yaitu IHG One Rewards. Lokasinya sangat strategis yaitu berada di lingkungan yang sama dengan Urakuen Garden dan Jo-an, ia juga tidak jauh dari istana Inuyama dan juga old town. Para tamu menginap dapat memasuki Urakuen Garden secara gratis

(+) Hotel mewah yang didisain dengan sangat cantik dan terasa sinergis dengan lingkungan sekitarnya

(+) Potensi mendapatkan valuasi tinggi saat menginap di sini dengan menukarkan poin IHG

(+) Servis sangat baik dan juga ramah penuh senyum dari para karyawan yang bekerja di sini. Hotel juga memiliki inisiatif untuk langsung memberi late check-out hingga pukul 15:00 pada saat check-in

(+) Memiliki fasilitas onsen yang dinamakan Hakutei no Yu, yang juga merupakan satu-satunya pemandian air panas alami di Inuyama


(-) Walaupun memiliki fasilitas pusat kebugaran dengan alat-alat dari NOHRD yang esthetically pleasing namun secara varietas alat dan mesinnya terasa kurang lengkap dan cenderung minimalis

(-) Sayang sekali kami tidak mendapatkan upgrade ke tipe kamar suite walaupun sebenarnya masih tersedia inventory (menilik dari apps pada saat check-in).

Saya sangat-sangat-sangat menikmati segala aspek menginap di Indigo Inuyama, jika memang wisata membawa saya kembali ke kota ini (umm, kemungkinannya cukup kecil sih) saya pasti akan kembali menginap di hotel ini. Apakah saya merekomendasikan Anda untuk berkunjung ke Inuyama dan hotel ini? Ya, saya sangat merekomendasikannya!

Apakah Anda tertarik untuk menginap di Hotel Indigo Inuyama Urakuen Garden ini?

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.