Sangatlah bersyukur saya diberi berkesempatan berkunjung kembali ke benua Eropa di awal bulan Maret 2026 lalu. Saya yang sudah terlanjur cinta dengan benua ini tentu saja sangatlah senang bisa mengeksplorasi daerah-daerah baru dan kunjungan kali ini lebih terfokus pada negara-negara Balkan, seperti: Slovenia, Croatia, dan Montenegro.
Kota pertama yang saya kunjungi di Croatia adalah Zagreb yang mana adalah ibukota dan menjadi salah satu tujuan utama kami. Kunjungan ini terinspirasi dari karya film Indonesia berjudul Sore yang mana kota ini merupakan salah satu lokasi syuting utama dari film tersebut.
Menurut saya tidak tersedia banyak opsi menginap untuk hotel-hotel yang tergabung dalam program loyalti hotel dunia di kota ini (setidaknya yang berada di lokasi yang kami inginkan). Jikalau ada pun hotel-hotelnya udah terasa tua sehingga kurang menarik di mata kami.
Pada akhirnya kami memilih hotel Canopy by Hilton Zagreb City Centre (Canopy Zagreb) yang resmi beroperasi di tahun 2018. Kami mempertimbangkan aspek lokasi yang strategis dan convenient bagi kami karena tak jauh dari stasiun kereta utama kota Zagreb dan juga terlihat design-forward sehingga overall feel-nya masih terasa ‘baru’.

Di dalam post ini:
Canopy Zagreb: Pemesanan
Saya telah memesan kamar di Canopy Zagreb setidaknya sekitar hampir lima bulan sebelum periode menginap dan memilih tipe kamar King Room yang merupakan tipe kamar base level dari hotel ini. Sekitar dua hari sebelum periode menginap saya mendapati fitur chat dengan hotel di apps Hilton Honors sudah berfungsi maka saya mengirimkan pesan yang mengutarakan harapan memperoleh upgrade kamar ke tipe suite. Seperti layaknya jawaban standar dari pihak hotel, mereka akan mengusahakan agar dapat meng-upgrade ke kamar suite namun keputusan untuk upgrade akan melihat ketersediaan di hari H menginap.
Respon semacam itu tentu saja adalah respon ‘prosedural’ namun sehari sebelum periode menginap saya telah mendapati kamar sudah di-upgrade ke tipe King Junior Suite. Tentu saja saya tidak dapat memastikan apakah ini dikarenakan saya telah chat sebelumnya atau memang ini dilakukan oleh sistem Hilton Honors. Apapun itu, saya sangatlah senang dan puas dengan benefit upgrade kamar di hotel ini!
Oh iya, untuk diketahui saya memiliki tier keanggotaan Diamond di Hilton Honors yang mana salah satu benefit-nya adalah mendapat upgrade kamar hingga ke tipe suite. Bagi Anda yang juga memiliki hobi traveling seperti kami di PinterPoin, akanlah sangat kami sarankan untuk setidaknya memiliki keanggotaan elit di satu atau lebih (jika memungkinkan, tentunya!). Status elit jelas membuat pengalaman travel saya menjadi jauh lebih mengesankan dan saya yakin hal yang sama akan terjadi untuk Anda.
Kami belum lama ini membuka masterclass baru yang khusus mengulik tentang Hotel Loyalty Programs dan Rare Points yang seperti perlu Anda ikuti di masa yang akan datang. Kelas ini bertujuan untuk membuka wawasan bagi para traveler yang selama ini menginap di hotel sebagai tamu reguler dan menganggap akomodasi bukanlah kesatuan integral dengan the whole experience saat berwisata. Pilihan akomodasi dan keuntungan karena status elit dapat membuat pengalaman wisata menjadi semakin sempurna.
Canopy Zagreb: Check-In
Kereta membawa kami pergi dari kota Ljubljana (Slovenia) dan sampai di stasiun utama Zagreb dengan total perjalanan yang ditempuh selama kurang lebih dua jam. Sesampainya di stasiun utama Zagreb kami hanya perlu berjalan kaki sekitar tujuh menit untuk mencapai hotel.


Canopy Zagreb adalah hotel Canopy kedua yang pernah saya inapi. Positioning brand ini adalah hotel lifestyle dengan design-forward dan terinspirasi dari lokasi tempatnya berdiri. Memasuki lobi utama terlihat disain ruangan yang open space, terlihat stylish, dan juga muda.
Kesan industrial dengan sentuhan lokal seperti motif-motif tradisional Croatia maupun poster-poster menguatkan aspek lifestyle dari hotel ini. Kami menghampiri front desk yang juga terlihat kasual dengan merchandises hotel yang dipajang di belakangnya.


Proses check-in berlangsung dengan cepat dan mereka mengkonfirmasi bahwa saya mendapatkan upgrade ke tipe kamar King Junior Suite di lantai tiga. Petugas resepsionis yang bekerja saat itu terlihat antusias saat menangani kami dan saat mengetahui bahwa ini kali pertamanya kami berkunjung ke Zagreb, ia berinisiatif untuk memberi kami peta dan juga menjelaskan obyek wisata apa saja yang perlu kami kunjungi.
Tak lupa ia juga menjelaskan mengenai benefit sarapan gratis sebagai anggota Diamond maupun fasilitas-fasilitas hotel seperti pusar kebugaran dan juga Transfer Lounge. Transfer Lounge adalah fasilitas yang menurut saya sangat pinter dan penting untuk dimiliki oleh sebuah hotel. Seluruh hotel di bawah bendera Canopy memiliki fasilitas ini.
Bagi para tamu hotel yang kamarnya belum selesai dipersiapkan karena datang sebelum jam check-in ataupun mereka yang perlu late check-out namun tidak tersedia, mereka dapat mengakses Transfer Lounge untuk menaruh koper di dalam loker, mandi, maupun bersantai sejenak.


Usai proses registrasi kami bergegas menuju ke kamar kami dengan menggunakan elevator yang didisain terkamuflase dengan rak-rak buku. Quirky! Di dekatnya terdapat sebuah lemari showcase terbuka yang menjual makanan ringan dan juga minuman ala grab & go. Di sisi lainnya adalah rumah makan utama yang dinamakan ReUnion yang merupakan venue untuk sarapan.



Canopy Zagreb: King Junior Suite
Kami di-appoint ke kamar King Junior Suite bernomor 320 yang berada di lantai tiga. Lantai tertinggi dari hotel ini adalah lantai empat sehingga bisa dibilang kamar yang kami tempati ini berada di lantai tinggi. Suite ini merupakan sebuah suite yang berada di corner.




Usai menginap di hotel sebelumnya yang berukuran (sangat) kecil tentu saja King Junior Suite yang berukuran 37 meter persegi ini terasa luas. Kamar ini berbentuk huruf L dan persis setelah masuk kamar terdapat area foyer yang cukup luas. Area ini terasa under utilized sehingga murni terasa sebagai area kosong belaka (pada akhirnya kami menggunakan area ini untuk membuka koper yang convenient).

Sebagai sebuah kamar junior suite maka tidak ada sekat pemisah antara area kamar tidur dengan ruang tamu. Disain kamarnya juga terasa moderen kontemporer dengan sebuah ranjang berukuran dengan latar head board yang didisain menyambung ke plafon membentuk sebuah kanopi. Disain sekitaran ranjang berbentuk kanopi ini adalah salah satu ciri identitas dari sebuah hotel Canopy. Matras kasur menggunakan gel memory foam yang terasa nyaman bagi saya.


Area ruang tamu terasa sederhana dengan sebuah arm chair tunggal dan meja pendek. Sepertinya akan terasa lebih nyaman dan fungsional jika disediakan sebuah sofa panjang melihat space ruangan yang cukup lega ini. Area ini bersebelahan dengan jendela yang menghadap ke jalan.


Ranjang menghadap ke sebuah televisi HDTV berukuran 49 inci dan di bawah televisi terdapat meja kerja. Berada di atas meja telah dihias dengan welcome amenity dan welcome letter. Sepiring buah-buahan segar beserta sebotol besar air minum dan minuman ceri dalam botol kecil diberikan kepada kami sebagai welcome amenity. Untuk diketahui juga, hotel ini menyediakan dispenser air minum filter yang ditempatkan di lantai dua dan empat.


Lemari pakaian di sini mengadopsi disain terbuka dengan rak koper, gantungan baju, meja setrika, dan juga rak-rak dorong tertutup. Berada di dalam rak tertutup telah disediakan mesin pengering rambut, laundry bag, slippers, sewing kit, bathrobes, dan dua pasang kaos kaki merchandise dari hotel Canopy (yang tentunya langsung masuk ke dalam tas koper saya!). 😉




Kamar mandi bernuansa warna putih, abu-abu, dan hitam memberi kesan moderen industrial. Terdapat single vanity, kloset, dan juga area shower di dalam kamar mandi ini. Tekanan airnya terbilang cukup keras sehingga pengalaman mandi di sini terasa memuaskan. Toiletries yang dipergunakan adalah dari brand Apotheke dalam kemasan bulk. Secara pribadi, saya menyukai brand dari Amerika Serikat ini terlebih lagi dengan aroma yang dipilih (terdapat varian White Vetiver dan Charcoal yang mana cocok dengan selera saya).




Canopy Zagreb: Makan Pagi
Sebagai anggota Diamond di Hilton Honors, saya memperoleh benefit sarapan gratis untuk dua orang. Sarapan mengambil tempat di ReUnion yang berada di lantai lobi (lantai 0). Sarapan dimulai di pukul 07:00 dan usai di pukul 10:00 untuk hari Senin sampai dengan Jumat dan di akhir pekan berakhir di pukul 10:30. Benefit sarapan ini tentu saja saya anggap sangat penting saat berkunjung di benua Eropa, yang mana tiap harinya saya menghemat €40 (harga sarapan di ReUnion adalah €20/orang yang mana sekarang ini nilai tukar €1=~Rp20.000(!)). In this economy…
Seting venue ReUnion ini terlihat kasual dan selama kami menginap di sana, venue ini selalu terasa ramai namun tidak pernah terlihat adanya antrian. Memang tidak bisa dibilang ReUnion ini berukuran besar namun rupanya cukup luas untuk menangani tamu-tamu menginap.
Makanan di sarapan disajikan sepenuhnya secara buffet. Ragam makanannya termasuk ‘ok’ dan semua makanan dan minuman terpusat di satu tempat. Secara lokasi bisa dibilang efisien namun dikarenakan meja konter saling berseberangan dan area jalannya sempit sehingga di beberapa kesempatan saat mengambil makanan, para tamu terpaksa bermanuver agar tidak saling bertabrakan satu sama lainnya.
Mereka menyediakan berbagai macam makanan seperti sarapan ala Amerika, salad bar, sereal, charcuterie, buah-buahan, dan juga roti-rotian.


Canopy Zagreb: Pusat Kebugaran
Pusat kebugaran berada di lantai -1 dan berukuran cukup compact. Tersedia empat mesin kardio, berbagai macam ukuran berat dumbbells dan kettlebells, dan juga sebuah rack fungsional dengan pulleys. Untuk sebuah gym sekecil ini, sepertinya mereka berhasil memaksimalkan space dengan perlengkapan olahraga yang terbilang esensial.




Canopy Zagreb: Transfer Lounge
Jika di awal saya sempat menginformasikan bahwa semua hotel Canopy diperlengkapi dengan fasilitas Transfer Lounge, maka mari kita pergi ke Transfer Lounge yang dimiliki Canopy Zagreb yang berada di dekat pusat kebugaran (lantai -1).
Jujur, pada saat pertama kali menginap di hotel Canopy (Canopy by Hilton Scottsdale Old Town di Arizona, Amerika Serikat tahun 2021 silam), saya murni menginap sebagai tamu hotel saja sehingga saya tidak bother untuk ‘belajar’ mengenai konsep hotel Canopy. Maka, saat menginap kali kedua ini pada waktu diberitahu bahwa semua hotel Canopy memiliki fasilitas transfer lounge tentu saja membuat saya terkesan. Ini adalah solusi yang smart dan sangat berguna bagi sebagian tamu menginap yang memerlukannya.

Diperlukan kunci kamar untuk memasuki ruangan ini dan di dalamnya berjajar lemari loker dua ukuran, meja rias, sebuah nook untuk bersantai, kamar mandi dengan toiletries dan amenity mandi lengkap. Bahkan juga disediakan sebuah meja untuk mengganti pakaian bayi.




Kami sempat merasakan seberapa diperlukannya lounge ini pada saat hari check-out. Tentu saja kami ingin mempergunakan waktu yang terbatas ini untuk menikmati kota Zagreb semaksimal mungkin maka usai makan pagi kami langsung bergegas menuju ke Transfer Lounge untuk mengamankan barang bawaan ke dalam loker. Usai mengunci locker, kami menyelesaikan segala urusan check-out dan di sore hari kami kembali ke hotel untuk menyegarkan badan sejenak sebelum akhirnya pergi meninggalkan hotel.
Penutup
Awal bulan Maret 2026 membawa saya kembali berwisata ke Eropa dan wisata kali ini lebih terfokus di daerah Balkan. Salah satu negara yang kami kunjungi adalah Croatia dan kota Zagreb adalah kota pertama di negara ini yang kami kunjungi. Walaupun Zagreb adalah ibu kota dari Croatia, pun begitu tidak tersedia banyak pilihan hotel yang tergabung dalam program loyalti hotel dunia.
Setelah mempertimbangkan beberapa aspek termasuk lokasi, harga, dan juga melihat tampilan hotelnya yang terasa baru, maka kami memutuskan untuk menginap di Canopy by Hilton Zagreb City Centre. Rupanya ini adalah keputusan yang tepat setidaknya menurut pendapat kami ya :).
Menurut saya, berikut adalah kelebihan dan kekurangan hotel ini murni berdasarkan pengalaman saya kala itu:
(+) Hotel lifestyle yang terbilang relatif baru dengan pendekatan disain yang menyatu dengan lingkungan sekitarnya. Secara lokasinya juga sangat strategis bagi Anda yang memasuki kota dengan kereta karena hanya sekitar tujuh menit berjalan kaki dari stasiun utama menuju ke hotel. Tak hanya itu, hotel ini juga dekat dengan perhentian trem
(+) Hotel ini berada di dalam gedung yang berbagi ruang dengan Branimir Mingle Mall sehingga membuatnya convenient bagi para tamu yang perlu membeli beberapa keperluan (ada tersedia toko farmasi DK) ataupun untuk membeli makanan dan untuk menonton bioskop
(+) Servis yang terasa hangat dari tim front desk membuat kami betah berbincang-bincang. Hotel ini juga generous dengan memberi upgrade kamar ke tipe King Junior Suite yang mana sudah terkonfirmasi sehari sebelum periode menginap
(+) Memiliki fasilitas Transfer Lounge yang sangat berguna dan dapat diakses oleh semua tamu menginap
(-) Kamar King Junior Suite yang kami tempati terasa lega dan didisain dengan baik, namun jika memang saya boleh berpendapat, akan lebih baik lagi jika area foyer tidak dibiarkan kosong melompong dan juga disediakan sofa panjang agar area ruang tamu dapat lebih dinikmati. Perabotan di kamar ini terasa perabotan lepasan kecuali bagian ranjang yang permanen dengan kanopinya

Apabila memang perjalanan akan membawa kembali ke kota Zagreb saya tidak ragu untuk kembali menginap di hotel ini. Pengalaman saat itu sangatlah positif dan bagi sebagian Anda yang prefer untuk menginap di hotel ‘baru’ yang tergabung dengan program loyalti hotel dunia maka saya tidak ragu untuk merekomendasikan hotel ini.













