langit, pesawat, outdoor, pesawat terbang, tanah, awan, transportasi, kendaraan, Perjalanan udara, pesawat terbang sipil, Perusahaan penerbangan, Mesin pesawat terbang, Pelataran pesawat, penerbangan, Terbang, diparkir, Pesawat jet, Pesawat lorong tunggal, Rekayasa dirgantara, Penerbangan umum, Pabrikan dirgantara, Mesin jet, Bandara, landasan, Monoplane, Layanan, tarmak, besar, jet

Mendadak: Garuda Indonesia Membatalkan Devaluasi 500% & Menerapkan Devaluasi Permanen 30% di Seluruh Rute Domestik

Update

Garuda Indonesia melakukan backtrack seluruh kebijakan devaluasi dan membuat devaluasi sebesar 30% ini sementara saja khusus untuk tanggal 1 Januari – 31 Maret 2026.

90 menit menjelang tutup tahun 2025, BUMN favorit kita semua yaitu Garuda Indonesia melakukan manuver berupa backtracking kebijakan devaluasi yang kontroversial dan mengubah rate devaluasi dari titik tertingginya 500% menjadi 20 – 30%.

Secara praktis, perubahan ini hanya mengubah kebijakan yang ‘sangat sangat merugikan‘ menjadi ‘sangat merugikan‘ saja karena di penghujung hari…. kebijakan ini tetap mendevaluasi GarudaMiles secara signifikan.

Berikut adalah summary dari pengumuman penyesuaian (baca: devaluasi) GarudaMiles yang dibutuhkan untuk penerbangan Domestik yang dikirimkan oleh Garuda Indonesia melalui surel:


Devaluasi GarudaMiles 1 Januari 2026
pesawat, awan, langit, pesawat terbang, Perjalanan udara, outdoor, pesawat terbang sipil, Perusahaan penerbangan, transportasi, kendaraan, Rekayasa dirgantara, Terbang, Mesin pesawat terbang, Mesin jet, Pesawat lorong tunggal, jet, Twinjet, Pesawat jet, penerbangan, sayap, Layanan, Bandara, udara, airbus, biru, berawan

Perubahan ini berlaku untuk seluruh anggota GarudaMiles.

  • Perubahan ini bersifat permanen untuk penukaran GarudaMiles mulai 1 Januari 2026.

  • Perubahan ini berlaku untuk penukaran GarudaMiles menjadi award ticket untuk rute domestik di kelas ekonomi, bisnis, dan first class.

  • Penukaran GarudaMiles untuk penerbangan internasional yang dioperasikan oleh Garuda Indonesia (GA) tidak terdampak (jika terdapat diskrepansi jumlah miles yang dibutuhkan, kemungkinan hal tersebut hanya sistem GarudaMiles yang belum di-update)
    • Penukaran GarudaMiles untuk maskapai SkyTeam maupun rekanan lainnya (Singapore Airlines, JAL, Qatar, dan Emirates) juga tidak terdampak.

Berikut adalah tabel perubahan GarudaMiles yang dibutuhkan untuk semua rute domestik Garuda Indonesia lengkap dengan persentase perubahannya:

Dari Jakarta Soekarno-Hatta (CGK)

DestinasiSebelum 1 Januari 2026Mulai 1 Januari 2026% Kenaikan
Ambon28.800 (Y)

47.300 (J)
34.600 (Y)

61.500 (J)
20% di kelas ekonomi

30% di kelas bisnis
Banda Aceh28.800 (Y)

42.500 (J)
34.600 (Y)

55.300 (J)
20% di kelas ekonomi

30% di kelas bisnis
Batam16.800 (Y)

27.500 (J)
20.200 (Y)

35.800 (J)
20% di kelas ekonomi

30% di kelas bisnis
Balikpapan21.600 (Y)

35.200 (J)
25.900 (Y)

45.800 (J)
20% di kelas ekonomi

30% di kelas bisnis
Banjarmasin16.800 (Y)

27.500 (J)
20.200 (Y)

35.800 (J)
20% di kelas ekonomi

30% di kelas bisnis
Bengkulu8.600
(Y)

15.400 (J)
10.300 (Y)

20.000 (J)
20% di kelas ekonomi

30% di kelas bisnis
Denpasar17.900 (Y)

32.000 (J)

45.300 (R)
21.500 (Y)

41.600 (J)

58.900 (R)
20% di kelas ekonomi

30% di kelas bisnis

30% di First Class
Gorontalo28.800 (Y)

42.500 (J)
34.600 (Y)

55.300 (J)
20% di kelas ekonomi

30% di kelas bisnis
Jambi9.600
(Y)

15.400 (J)
11.500 (Y)

20.000 (J)
20% di kelas ekonomi

30% di kelas bisnis
Jayapura40.800 (Y)

67.100 (J)
49.000 (Y)

87.200 (J)
20% di kelas ekonomi

30% di kelas bisnis
Kendari28.800 (Y)

42.500 (J)
34.600 (Y)

55.300 (J)
20% di kelas ekonomi

30% di kelas bisnis
Kupang28.800 (Y)

42.500 (J)
34.600 (Y)

55.300 (J)
20% di kelas ekonomi

30% di kelas bisnis
Labuan Bajo21.600 (Y)

35.200 (J)
25.900 (Y)

45.800 (J)
20% di kelas ekonomi

30% di kelas bisnis
Lombok16.800 (Y)

27.500 (J)
20.200 (Y)

35.800 (J)
20% di kelas ekonomi

30% di kelas bisnis
Makassar23.500 (Y)

38.000 (J)
28.200 (Y)

49.400 (J)
20% di kelas ekonomi

30% di kelas bisnis
Malang9.600 (Y)

15.400 (J)
11.500 (Y)

20.000 (J)
20% di kelas ekonomi

30% di kelas bisnis
Manado28.800 (Y)

47.300 (J)
34.600 (Y)

61.500 (J)
20% di kelas ekonomi

30% di kelas bisnis
Medan23.500 (Y)

38.000 (J)
28.200 (Y)

49.400 (J)
20% di kelas ekonomi

30% di kelas bisnis
Palembang9.600 (Y)

15.400 (J)
11.500 (Y)

20.000 (J)
20% di kelas ekonomi

30% di kelas bisnis
Padang16.800 (Y)

27.500 (J)
20.200 (Y)

35.800 (J)
20% di kelas ekonomi

30% di kelas bisnis
Pangkal Pinang9.600 (Y)

15.400 (J)
11.500 (Y)

20.000 (J)
20% di kelas ekonomi

30% di kelas bisnis
Palangkaraya16.800 (Y)

27.500 (J)
20.200 (Y)

35.800 (J)
20% di kelas ekonomi

30% di kelas bisnis
Palu21.600 (Y)

35.200 (J)
25.900 (Y)

45.800 (J)
20% di kelas ekonomi

30% di kelas bisnis
Pekanbaru16.800 (Y)

27.500 (J)
20.200 (Y)

35.800 (J)
20% di kelas ekonomi

30% di kelas bisnis
Pontianak9.600
(Y)

15.400 (J)
11.500 (Y)

20.000 (J)
20% di kelas ekonomi

30% di kelas bisnis
Samarinda21.600 (Y)

35.200 (J)
25.900 (Y)

45.800 (J)
20% di kelas ekonomi

30% di kelas bisnis
Surabaya11.500 (Y)

19.000 (J)
13.800 (Y)

24.700 (J)
20% di kelas ekonomi
30% di kelas bisnis
Solo9.600
(Y)

15.400 (J)
11.500 (Y)

20.000 (J)
20% di kelas ekonomi
30% di kelas bisnis
Sorong33.600 (Y)

49.500 (J)
40.300 (Y)

71.500 (J)
20% di kelas ekonomi
30% di kelas bisnis
Tanjung Pinang15.000 (Y)

24.500 (J)
18.000 (Y)

31.900 (J)
20% di kelas ekonomi
30% di kelas bisnis
Tanjung Karang4.800
(Y)

7.700
(J)
5.800
(Y)

16.900 (J)
21% di kelas ekonomi

119% di kelas bisnis
Ternate33.600 (Y)

49.500 (J)
40.300 (Y)

71.500 (J)
20% di kelas ekonomi

30% di kelas bisnis
Yogyakarta10.500 (Y)

17.000 (J)
12.600 (Y)

22.100 (J)
20% di kelas ekonomi

30% di kelas bisnis

Dari Jakarta Halim Perdanakusuma (HLP)

DestinasiSebelum 1 Januari 2026Mulai 1 Januari 2026% Kenaikan
Medan23.500 (Y)

38.000 (J)
28.200 (Y)

49.400 (J)
20% di kelas ekonomi

30% di kelas bisnis
Surabaya 11.500 (Y)

19.000 (J)
13.800 (Y)

24.700 (J)
20% di kelas ekonomi

30% di kelas bisnis
Denpasar17.900 (Y)

32.000 (J)
21.500 (Y)

41.600 (J)
20% di kelas ekonomi

30% di kelas bisnis

Rute Lain

RuteSebelum 1 Januari 2026Mulai 1 Januari 2026% Kenaikan
Surabaya – Denpasar4.800
(Y)

7.700
(J)
5.800
(Y)

10.000
(J)
20% di kelas ekonomi

30% di kelas bisnis
Balikpapan – Makassar9.600
(Y)

15.400 (J)
11.500 (Y)

20.000 (J)
20% di kelas ekonomi

30% di kelas bisnis
Denpasar – Makassar9.600
(Y)

13.800 (J)
11.500 (Y)

17.900 (J)
20% di kelas ekonomi

30% di kelas bisnis
Makassar – Palu9.600
(Y)

15.400 (J)
11.500 (Y)

20.000 (J)
20% di kelas ekonomi

30% di kelas bisnis
Makassar – Kendari4.800
(Y)

7.700
(J)
5.800
(Y)

10.000 (J)
20% di kelas ekonomi

30% di kelas bisnis
Jayapura – Timika9.600
(Y)

15.400 (J)
11.500 (Y)

20.000 (J)
20% di kelas ekonomi

30% di kelas bisnis
Jayapura – Merauke9.600
(Y)

15.400 (J)
11.500 (Y)

20.000 (J)
20% di kelas ekonomi

30% di kelas bisnis
Jayapura – Biak8.600
(Y)

15.400 (J)
10.300 (Y)

20.000 (J)
20% di kelas ekonomi

30% di kelas bisnis

Baca juga: 10 Kartu Kredit Terbaik Untuk Mengumpulkan GarudaMiles

Baca juga: Review Garuda Indonesia First Class Jakarta (CGK) – Amsterdam (AMS)


Penutup

Tidak dapat dipungkiri bahwa devaluasi ini cukup terasa terutama karena maskapai BUMN favorit kita ini melakukan perubahan yang cukup drastis yaitu kenaikan harga penukaran GarudaMiles sebesar 20% di kelas ekonomi dan 30% di kelas bisnis.

Dikarenakan harga penerbangan kelas bisnis domestik Garuda Indonesia sekarang berada di luar nalar seperti rute Jakarta – Surabaya yang membutuhkan 24.700 GarudaMiles di kelas bisnis one-way; Sedangkan penerbangan Jakarta – Singapore – Hanoi di kelas bisnis Singapore Airlines membutuhkan 26.500 KrisFlyer Miles saja, maka saya menghimbau Anda untuk tidak menukarkan GarudaMiles untuk penerbangan domestik.

Invalid request error occurred.
Terbang Business Class Garuda Indonesia Jakarta – Bali kini membutuhkan 41.600 GarudaMiles, gila

Oleh karena itu, menurut saya saat ini GarudaMiles lebih cocok dikumpulkan dan ditukarkan ketika ada situasi sebagai berikut:

1. Anda memerlukan penerbangan Garuda Indonesia rute internasional dan/atau penerbangan menggunakan maskapai SkyTeam ataupun rekanan Garuda Indonesia (Singapore Airlines, JAL, dsb)

2. Terdapat bonus konversi GarudaMiles (harus lebih dari 30%, otherwise lupakan saja)

    3. Terdapat diskon penukaran GarudaMiles (harus lebih dari 30%, otherwise lupakan saja)

    4. Anda perlu upgrade kelas penerbangan rute domestik

    Di luar itu, saya tidak akan menyarankan Anda untuk mengakumulasikan GarudaMiles secara spekulatif (baca: menabung GarudaMiles) terutama karena hal ini bukan kali pertama Garuda Indonesia melakukan devaluasi secara mendadak.

    Berikut track record dari flag carrier Indonesia ini:

    2019

    2023

    Dan sekarang di 31 Desember 2025 mereka melakukan devaluasi mendadak dengan cara menginformasikan devaluasi ini 90 (sembilan puluh) menit sebelum devaluasi terjadi. Sungguh membagongkan.

    Saya memahami bahwa devaluasi itu hal yang lumrah terjadi di dunia points & miles dan maskapai tetangga seperti Singapore Airlines ataupun Cathay Pacific sendiripun melakukannya tetapi setidaknya mereka masih memiliki adat dan tata krama.

    Berikut perbandingannya:

    • Singapore Airlines: Menginformasikan devaluasi 2 (dua) bulan sebelum perubahan. Baca di sini.

    • Cathay Pacific: Menginformasikan devaluasi 3 (tiga) bulan sebelum perubahan. Baca di sini.

    • BUMN Tercinta: Menginformasikan devaluasi 90 (sembilan puluh) menit sebelum perubahan.
    teks, cuplikan layar, Font
    Spesifiknya, Garuda Indonesia memberikan waktu 99 menit sebelum devaluasi terjadi 😀

    Di penghujung hari, saya hanya ingin mengatakan bahwa slogan GarudaMiles #YourMilesMatter ternyata hanya lip service karena ternyata hal yang terjadi justru adalah sebaliknya di mana GarudaMiles Anda bisa didevaluasi sewaktu-waktu seperti yang terjadi sekarang.

    Untuk sementara waktu, saya akan menghindari penukaran poin kartu kredit saya menjadi GarudaMiles kecuali jika saya mau memanfaatkan sweet spot GarudaMiles yang sudah disebutkan di atas ataupun sweet spot lain dari GarudaMiles untuk penukaran partner airlines yang masih banyak orang belum tahu (diajarkan di sini).

    Tetapi untuk penukaran GarudaMiles rute domestik…. sementara waktu saya akan menghindarinya dan menghimbau Anda untuk melakukan hal yang sama.

    Apa pendapat Anda mengenai langkah Garuda Indonesia backtrack dari kebijakan devaluasi 500% sementara dan justru menerapkan kebijakan devaluasi 30% secara permanen?
    Share

    5 comments
    1. Selamat tahun baru 2026. Teruntuk Garuda Indonesia yang dicintai para pekerja BUMN dan abdi negara, teruslah membuat keputusan-keputusan konyol. Kita akan melihat semakin banyak orang yang geleng-geleng kepala dan tertawa melihat kualitas soft and hard product kalian.

    2. “saya hanya ingin mengatakan bahwa slogan GarudaMiles #YourMilesMatter ternyata hanya sekedar lip service” –> ini 101% dipastikan slogan bullsh1t sih … coba aja redeem miles di kelas economy, pilihan kursi yg tersedia 48jam sblm ETD (setidaknya utk rute DPS & KNO) sering kali super terbatas (cth: hanya tersedia 2-3 pilihan dan semua nya kursi tengah saja) atau tidak tersedia sama sekali. Malah pernah kejadian traveling party 3 orang (dalam 1 kode booking) harus duduk terpencar tiga-2nya karna tidak bisa pilih kursi sama sekali.

      DENGAN PERLAKUAN 2ND CLASS ATAU MALAH 3RD SEPERTI DI ATAS, HANYA ORANG GOBLOK YANG (AKAN) BELI GARUDAMILES.

    3. Saya cukup terkejut dengan isi komentar. Saya sebaliknya akan sangat terkejut jika di Indonesia ada yang dikerjakan dengan sepenuh hati dan terlihat sangat profesional. Justru sembarangan, kacau dan jelek seperti ini lah yang benar karena pada dasarnya kualitasnya memang hanya segitu batasnya. Saya sih 100% KF, tidak pernah sekalipun tertarik kartu kredit Garuda.

    4. Komoditas termahal di Indonesia itu adalah

      TRUST

      Sudah bukan myth dan bukan rahasia lagi

      Saya pribadi sudah sejak dulu menghindari semua hal yg berbau government official dan BUMN untuk semua kebutuhan urusan bisnis maupun pribadi as much as possible. Lebih baik swasta asing sekalian, gpp ribet dikit, gpp mahal dikit, drpd ketipu. Ingat KOI? LOL

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.