pakaian, orang, dinding, dalam ruangan, pria, senyum, Pakaian resmi, Wajah manusia, Jaket, Pebisnis, Pekerja kerah putih, berdiri, Pihak berwenang, Celana jas, Pekerjaan, jas, Manajemen, orang-orang, grup, kamar, plafon, berpose, lantai

Exclusive Interview: Kisah Kartu Kredit Mandiri Marriott Bonvoy (Ft. Marriott International & Bank Mandiri)

Sudah lama komunitas points & miles Indonesia membicarakan kemungkinan hadirnya kartu kredit co-brand Marriott Bonvoy di Tanah Air. Setelah berbagai spekulasi dan penantian panjang, kolaborasi tersebut akhirnya resmi diluncurkan di The St. Regis Jakarta pada tanggal 11 Februari 2026.

Di sela-sela acara peluncuran perdana kartu kredit co-brand Marriott Bonvoy kolaborasi dengan Bank Mandiri, PinterPoin mendapatkan kesempatan eksklusif untuk berbincang langsung dengan jajaran pimpinan Marriott International dan Bank Mandiri untuk membahas alasan di balik peluncuran ini, strategi jangka panjangnya, hingga apa yang bisa diharapkan ke depan dari kartu ini.

Interview ini dilakukan bersama:

  • Ramesh Daryanani, Vice President, Global Sales, Loyalty Operations and Partnerships, APEC dari Marriott International
  • Ramesh Jackson, Regional Vice President, Indonesia and Malaysia dari Marriott International
  • Agus Hendra Purnama, Senior Vice President, Credit Cards Group dari Bank Mandiri
  • Ferdy Edwar Moezwar, Vice President, Credit Cards Group dari Bank Mandiri
Invalid request error occurred.
Dari kiri hingga kanan: Bpk. Ramesh Jackson, Bpk. Ramesh Daryanani, Bpk. Agus Hendra Purnama, dan Bpk. Ferdy Edwar Moezwar

Berikut percakapan lengkapnya yang dimulai dengan wawancara kepada pihak Marriott International terlebih dahulu.


(Patut diketahui bahwa wawancara dilakukan dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia namun sepenuhnya ditranslasikan ke Bahasa Indonesia untuk kepentingan editorial).

Mengapa Indonesia dipilih sebagai pasar pertama Kartu Kredit co-brand Marriott Bonvoy di Asia Tenggara, dan mengapa sekarang?

“Kartu co-brand pertama kami di APEC diluncurkan di Jepang, kemudian Korea dan India. Indonesia adalah kartu keempat kami di kawasan ini dan yang pertama di Asia Tenggara. Indonesia adalah salah satu pasar paling dinamis di APEC. Consumer spending meningkat, outbound travel mendekati 9 juta perjalanan per tahun, dan ada sekitar 1,2 miliar perjalanan domestik setiap tahunnya.

Di saat yang sama, ekspansi kami di Indonesia juga sangat agresif. Saat ini kami sudah memiliki 87 hotel yang kami kelola di Indonesia dan sekitar 30 properti lainnya dalam tahap pengembangan. Kami melihat bahwa konsumen Indonesia menghargai experiences. Mereka memahami bagaimana poin bekerja dan ingin mengumpulkan poin dari pengeluaran sehari-hari mereka.

Tahun depan kami akan merayakan 100 tahun berdirinya Marriott. Target kami adalah memiliki 100 hotel beroperasi di Indonesia pada akhir tahun depan. Jadi dari sisi momentum dan pertumbuhan, sekarang adalah waktu yang sangat tepat.”

Bagaimana kartu ini masuk dalam strategi loyalitas jangka panjang Marriott Bonvoy?

“Aspirasi kami adalah menjadi lifelong travel partner bagi anggota kami. Bagi kami, the ultimate loyalty terjadi ketika seseorang secara sadar memilih poin Marriott Bonvoy sebagai ‘mata uang’ dari rewards kartu kreditnya. Hal tersebut menandakan bahwa kami telah terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari mereka, bukan hanya saat mereka bepergian.

Melalui kerja sama dengan Bank Mandiri yang memiliki jangkauan luas dan kekuatan digital yang sangat kuat di Indonesia, kami dapat memperluas engagement anggota (Marriott Bonvoy) secara signifikan. Ini bukan hanya tentang kartu kredit, tetapi tentang membangun hubungan jangka panjang dengan konsumen.”

Apa yang dipelajari tentang traveler Indonesia sehingga membentuk struktur kartu ini?

“Kami memahami bahwa traveler Indonesia sangat aktif, baik untuk perjalanan domestik maupun internasional. Karena itu, struktur earning kartu ini dirancang untuk memberikan 5 poin (setiap Rp20.000 berlaku kelipatan) ketika menginap bersama kami, melakukan penerbangan, atau bertransaksi internasional. Untuk transaksi lainnya, perolehan poin tetap kompetitif dengan 3 poin (setiap Rp20.000 berlaku kelipatan).

Kami juga melengkapi kartu ini dengan benefit seperti airport lounge access dan kurs valuta asing yang kompetitif melalui Bank Mandiri. Yang menarik, perolehan poin untuk transaksi internasional di kartu ini bahkan lebih tinggi dibanding beberapa kartu Marriott Bonvoy di negara lain. Kami menyesuaikannya dengan profil traveler Indonesia yang cukup sering bepergian ke luar negeri.

Selain itu, poin kami (poin Marriott Bonvoy) dapat ditransfer ke hampir 40 maskapai global. Fleksibilitas ini menjadi salah satu kekuatan utama program kami.”

Apakah ada alasan khusus untuk memilih struktur single-tier dan tidak multi-tier?

Kami ingin kartu ini lebih accessible bagi komunitas traveler dan high spenders di Indonesia. Dengan aneka benefit menarik yang ditawarkan kartu kredit ini, kami percaya ini adalah entry point yang sangat menarik bagi mereka yang ingin mulai mengumpulkan poin dan merasakan manfaat dari ekosistem Marriott Bonvoy.

Pendekatan single-tier ini kami pilih karena kami ingin menghadirkan produk yang sederhana, mudah dipahami, namun tetap memberikan value yang kuat sejak awal. Kami melihat pasar Indonesia memiliki basis traveler yang besar, baik domestik maupun internasional sehingga kami ingin memastikan kartu ini relevan bagi spektrum pengguna yang luas.

Salah satu benefit yang menurut kami cukup menarik adalah adanya welcome bonus berupa Free Night Award (FNA) di mana calon pemegang kartu bisa mendapatkan satu malam menginap dengan nilai hingga 20.000 poin. Yang membuatnya lebih fleksibel, anggota juga dapat melakukan top-up hingga 15.000 poin dari saldo poin mereka sendiri sehingga totalnya menjadi 35.000 poin.

Dengan mekanisme ini, pilihan hotel yang bisa ditebus menjadi jauh lebih luas dan memberikan fleksibilitas lebih bagi anggota dalam merencanakan perjalanan mereka.”

teks, cuplikan layar, Font, lingkaran, Biru listrik, deasin

Sedikit informasi tambahan: Dari sekarang sampai 12 Maret 2026, pemegang kartu kredit co-brand Marriott Bonvoy dan Bank Mandiri yang mendapat FNA bisa melakukan top up hingga 15.000 poin (total 35.000 poin). Setelah 12 Maret 2026, bisa melakukan top up hingga 25.000 poin (total 45.000).

Dengan hampir 90 properti di Indonesia, bagaimana kartu ini meningkatkan pengalaman anggota?

“Kami ingin memberikan value terbaik bagi anggota dan pemegang kartu kami. Dan untuk itu, kuncinya sederhana: kartu ini harus digunakan. Semakin aktif digunakan, semakin besar value yang akan dirasakan. Ketika anggota bertransaksi dan mengumpulkan poin, kami ingin memastikan bahwa afiliasi mereka dengan kartu ini benar-benar membuka pengalaman yang lebih luas. Kami ingin mereka merasakan bahwa kartu ini bukan hanya alat pembayaran, tetapi akses ke berbagai pengalaman eksklusif.

Itu bisa berarti akses ke event global seperti Formula 1 atau FIFA World Cup, atau pengalaman unik lainnya yang mungkin sebelumnya sulit dijangkau. Selain itu, anggota juga dapat menggunakan poin mereka untuk bersantap di restoran hotel kami dan tetap mendapatkan poin, bahkan tanpa harus menginap. Poin juga bisa digunakan untuk berbagai event dan pengalaman melalui program Marriott Bonvoy Moments. Kami ingin menunjukkan bahwa potensi dari program ini benar-benar tidak terbatas.

Dari sisi fleksibilitas penggunaan, kami percaya bahwa konversi poin Marriott Bonvoy sangat kompetitif. Jadi ini bukan hanya tentang kamar hotel — ini tentang keseluruhan ekosistem pengalaman.”


Baca Juga: Berlari di Chicago Marathon: Ketika Poin Marriott Bonvoy Mengantar Saya ke Garis Start dan Finish


Apa komitmen jangka panjang Marriott International terhadap Indonesia?

“Komitmen kami sangat jelas: kami akan terus berkembang di Indonesia dalam jangka panjang. Indonesia adalah salah satu pasar dengan pertumbuhan paling kuat di kawasan ini, baik dari sisi perjalanan domestik maupun internasional. Karena itu, kami melihat Indonesia bukan hanya sebagai pasar penting hari ini, tetapi juga sebagai pasar strategis untuk masa depan.

Saat ini, kami memiliki hampir 90 hotel yang beroperasi di Indonesia, dan target kami adalah mencapai 100 hotel pada tahun depan. Namun bagi kami, angka tersebut bukan hanya tentang ekspansi jumlah properti. Hal ini juga tentang bagaimana kami dapat menghadirkan brand dan pengalaman yang relevan di lebih banyak destinasi, baik di kota utama maupun destinasi leisure yang sedang berkembang.

Kami ingin memastikan bahwa di mana pun masyarakat Indonesia bepergian — baik untuk bisnis, liburan keluarga, maupun perjalanan singkat — mereka dapat menemukan hotel dalam jaringan kami yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Seiring dengan pertumbuhan tersebut, kami juga akan terus memperkuat program loyalitas Marriott Bonvoy di Indonesia, menghadirkan lebih banyak pengalaman, manfaat, dan cara bagi anggota untuk berinteraksi dengan brand kami, bukan hanya saat mereka menginap, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari mereka.”


(Wawancara beralih ke Bank Mandiri)

Kami ingin mengetahui apa yang menjadi visi utama dari kolaborasi ini dan bagaimana akhirnya memilih Marriott Bonvoy?

“Kami selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi nasabah, termasuk dalam hal konversi poin dan nilai tukar kurs. Nasabah prioritas dan private banking kami berjumlah sekitar 100.000 orang, dan sekitar 90% dari mereka memiliki kartu kredit.

Dari data tersebut, kami melihat bahwa kategori travel merupakan salah satu kategori dengan penggunaan terbesar, khususnya untuk segmen prioritas dan private. Oleh karena itu, kami mencari hotel chain global yang benar-benar memiliki jaringan kuat dan program loyalitas yang relevan. Kami sampai pada kesimpulan bahwa Marriott Bonvoy adalah partner yang tepat.

Kolaborasi ini mempertemukan dua institusi besar: Bank Mandiri sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia dan Marriott Bonvoy sebagai salah satu jaringan hotel terbesar di dunia. Selain mendapatkan benefit dari kartu co-brand ini, pemegang kartu tetap memperoleh benefit dari kartu kredit reguler Mandiri.

Masyarakat Indonesia senang traveling dan juga senang berbelanja. Dari aktivitas tersebut, poin akan terkumpul dan dapat digunakan untuk menginap di properti Marriott International di seluruh dunia.”

Apakah Livin’ Poin dapat dikonversi menjadi poin Marriott di masa depan?

“Hal tersebut sudah pernah menjadi bagian dari pertimbangan kami sebelum kolaborasi bank Mandiri dengan Marriott Bonvoy. Namun setelah kolaborasi ini berjalan, fokus utama kami adalah mendorong nasabah untuk mengumpulkan poin Marriott Bonvoy secara langsung melalui kartu kredit ini.

Pun begitu, konversi Livin’ Poin tetap menjadi opsi yang akan kami pertimbangkan sambil melihat perkembangan ke depan.”

Apa yang bisa dinantikan selanjutnya?

“Untuk saat ini, kami bisa mengatakan bahwa ini baru permulaan. Peluncuran kartu ini adalah fondasi dari kolaborasi jangka panjang antara Marriott International dan Bank Mandiri. Ke depan, kami akan terus mengeksplorasi berbagai inisiatif yang dapat memberikan nilai tambah bagi anggota dan pemegang kartu kami.

Kami melihat banyak peluang untuk menghadirkan pengalaman yang lebih eksklusif, program yang lebih terintegrasi, serta benefit yang semakin relevan dengan gaya hidup traveler Indonesia. Baik itu dalam bentuk kampanye khusus maupun pengembangan fitur yang membuat kartu ini semakin menarik digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Kami juga akan terus mendengarkan masukan dari pasar. Respon anggota dan pemegang kartu akan menjadi bagian penting dalam menentukan arah pengembangan berikutnya. Jadi untuk sekarang, kami ingin menikmati momentum peluncuran ini terlebih dahulu.

Namun bisa kami pastikan, langkah ini bukan langkah terakhir. Tunggu saja gebrakan berikutnya, dan biarkan hal ini menjadi misteri untuk sementara waktu. Stay tuned.


Baca juga: Kartu Kredit Gamechanger Indonesia – Mandiri Marriott Bonvoy

Baca juga: Review Kartu Kredit Mandiri Marriott Bonvoy


Penutup

Peluncuran kartu kredit co-brand Marriott Bonvoy dengan Bank Mandiri ini bukan hanya sekadar penambahan produk baru di pasar kartu kredit travel Indonesia. Ini adalah sinyal kuat bahwa Indonesia kini menjadi pasar strategis dalam peta ekspansi global Marriott.

Dengan total target mencapai 100 hotel beroperasi pada tahun depan, basis nasabah Mandiri yang besar, serta karakter traveler Indonesia yang semakin sophisticated, kolaborasi ini berpotensi menjadi salah satu partnership paling menarik dalam industri points & miles di tahun 2026.

Invalid request error occurred.
Sebuah kehormatan bagi PinterPoin terpilih menjadi satu dari tiga media yang diberi kesempatan untuk berbincang eksklusif dengan pimpinan Marriott International dan Bank Mandiri

Dan jika melihat pernyataan terakhir mereka, ini sepertinya memang baru awal dari sesuatu yang lebih besar.

PinterPoin tentu menyambut dengan gembira kehadiran kartu kredit ini dan berharap di kemudian hari akan ditambahkan fitur-fitur yang semakin menarik lagi seperti pemberian sejumlah Elite Qualifying Nights (EQN) ataupun pemberian FNA untuk tahun kedua dan selanjutnya. 😉


Ajukan Kartu Kredit Mandiri Marriott Bonvoy Anda

>> Jika Anda sudah memiliki nomor member Marriott Bonvoy, namun bukan nasabah New to Card (NTC) dari Bank Mandiri, gunakan link ini untuk mendaftar kartu kredit Mandiri Marriott Bonvoy.

Setelah kartunya disetujui, tautkan kartu kredit Anda dengan membership Marriott Bonvoy Anda di sini.

>>Jika Anda belum menjadi member Marriott Bonvoy dan bukan nasabah New to Card (NTC) dari Bank Mandiri, gunakan link ini untuk mendaftar pada Marriott Bonvoy. Kemudian, gunakan link ini untuk mendaftarkan diri Anda untuk kartu kredit Mandiri Marriott Bonvoy tersebut.

Setelah kartunya disetujui, tautkan kartu kredit Anda dengan membership Marriott Bonvoy Anda di sini.

>> Jika Anda belum/sudah menjadi member Marriott Bonvoy dan merupakan nasabah New to Card (NTC) dari Bank Mandiri, gunakan link ini untuk mendaftar kartu kredit Mandiri Marriott Bonvoy. Terdapat tambahan cashback (TBA) untuk pengajuan kartu kredit ini melalui channel PinterPoin.

Setelah kartunya disetujui, tautkan kartu kredit Anda dengan membership Marriott Bonvoy Anda di sini.

Apakah Anda sudah memiliki kartu kredit Gamechanger Indonesia yaitu Mandiri Marriott Bonvoy?

P.S: Exclusive Interview ini merupakan the next step dari interview yang PinterPoin pernah lakukan kepada Ramesh Jackson, Regional Vice President, Indonesia and Malaysia dari Marriott International di tahun 2024 lalu.

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.