Jumlah bandara yang memiliki fasilitas GeNose C19 sebagai salah satu alternatif metode skrining kesehatan dini untuk Covid-19 bertambah dengan drastis. Per 6 Juni 2021, terdapat 27 bandara di Indonesia yang memiliki fasilitas GeNose C19 ini.

Sebagai perbandingan, pada 1 April 2021 lalu, hanya terdapat 4 bandara di Indonesia yang memiliki fasilitas GeNose yaitu Bandara Internasional Juanda Surabaya (SUB), Bandara Sultan Mahmud Baddarudin II Palembang (PLM), Bandara Husein Sastranegara Bandung (BDO), dan Bandara Internasional Yogyakarta (YIA).

Tentunya hal ini merupakan berita baik mengingat tes GeNose C19 jauh lebih murah dan lebih cepat dibandingkan dengan Rapid Test Antigen dan bersifat non-invasive. Saya sempat beropini bahwa GeNose akan mengubah lanskap traveling domestik di Indonesia selama periode pandemi Covid-19.

Proses GeNose cenderung lebih cepat dan lebih murah dibandingkan dengan Rapid Antigen

Berikut adalah daftar terbaru bandara yang menyedikana fasilitas GeNose C19 per 5 Mei 2021:

  1. Yogyakarta International Airport (YIA)
  2. Palembang Sultan Mahmud Badaruddin II (PLM)
  3. Bandung Husein Sastranegara (BDO)
  4. Surabaya Juanda (SUB)
  5. Bali Ngurah Rai (DPS)
  6. Batam Hang Nadim (BTH)
  7. Samarinda APT Pranoto (AAP)
  8. Pangkal Pinang Depati Amir (PGK)
  9. Tanjung Pandan H.A.S. Hanandjoeddin (TJQ)
  10. Jambi Sultan Thaha(DJB)
  11. Makassar Sultan Hasanuddin (UPG)
  12. Gorontalo Djalaludin (GTO)
  13. Palu Mutiara SIS Al-Jufrie (PLW)
  14. Pontianak Supadio (PNK)
  15. Lampung Radin Inten II (TKG)
  16. Tanjung Pinang Raja Haji Fisabilillah (TNJ)
  17. Balikpapan Sepinggan (BPN)
  18. Tarakan Juwata (TRK)
  19. Sentani Airport (DJJ)
  20. Tambolaka Airport (TMC)
  21. Banjarmasin Syamsudin Noor  (BDJ)
  22. Banyuwangi Airport (BWX)
  23. Minangkabau Airport (BIM)
  24. Solo Adi Soemarmo (SOC)
  25. Lombok Zainuddin Abdul Madjid (LOP)
  26. Manado Sam Ratulangi (MDC)
  27. Kualanamu International Airport (KNO)

Baca juga: Menarik – Syarat Perjalanan Terbaru per 1 April 2021 Akan Banyak Melibatkan GeNose


Penutup

Bertambahnya jumlah bandara di Indonesia yang memiliki fasilitas GeNose secara drastis dalam waktu yang singkat menunjukkan bahwa GeNose adalah gamechanger di industri pariwisata domestik selama pandemi Covid-19 berlangsung.

Dengan proses yang lebih simpel dan murah, tidak mengherankan apabila peminat GeNose sangat tinggi di kalangan masyarakat Indonesia yang membutuhkan traveling domestik. Saya hanya bisa berharap bahwa fasilitas GeNose akan secepatnya ditambahkan di bandara-bandara lainnya juga.

Terakhir, saya membaca berita bahwa Bandara Halim Perdanakusuma (HLM) akan segera mengoperasikan fasilitas GeNose C19 dalam waktu dekat. Kementerian Perhubungan sendiri menargetkan setidaknya terdapat 100 bandara di seluruh Indonesia yang akan memiliki fasilitas GeNose C19 ini.

.

Apa pendapat Anda mengenai daftar bandara yang menyediakan fasilitas GeNose C19 ini?