Dengan hanya 2 pesawat yang memiliki kabin First Class yaitu Boeing 777 dengan registrasi PK-GIF dan PK-GIG, Garuda Indonesia membatalkan sebagian besar jika tidak seluruh penerbangan First Class rute Denpasar (DPS) – Narita (NRT). Apakah ini akhir dari Garuda Indonesia First Class?
Rumor mill hari ini berasal dari pembaca J yang merupakan seorang aviation geek. Beliau menginfokan saya bahwa pesawat Garuda Indonesia dengan kode registrasi:
- Boeing 777 PK-GIG sedang maintenance di Garuda Maintenance Facility (GMF) sejak digunakan untuk kunjungan kenegaraan ke Inggris & Davos pada Januari 2026 lalu. Rumor terbaru, pesawat tersebut memerlukan maintenance yang intensif sehingga tidak akan dioperasikan dalam waktu dekat.
- Boeing 777 PK-GIF beberapa saat yang lalu digunakan oleh Presiden Republik Indonesia untuk kunjungan kenegaraan ke Amerika Serikat. Pada saat artikel ini ditulis, pesawat tersebut sedang berada di London Stansted Airport (STN) tanpa ada detail lebih lanjut.
Sekilas, penerbangan untuk satu-satunya rute Garuda Indonesia First Class yang tersisa adalah untuk rute Bali Denpasar (DPS) ke Tokyo Narita (NRT) baru bisa dipesan pada tanggal 5 Maret 2026 dan seterusnya….. tetapi seperti biasa penerbangan ini sangat rentan mengalami aircraft change.
Hal ini dikarenakan satu di antara dua pesawat Garuda Indonesia dengan kabin First Class mengalami maintenance besar. Rumor yang beredar, bahkan terdapat wacana Garuda Indonesia akan mengakhiri penerbangan First Class ini secara keseluruhan pada Juni 2026 mendatang.
Oleh karena itu, bagi Anda yang belum sempat all-you-can-caviar dan merasakan memiliki 4 (empat) ajudan sekaligus, periode Maret – Mei 2026 ini mungkin menjadi kesempatan Anda untuk memesan dan merasakan Garuda Indonesia First Class sebelum mereka benar-benar berakhir (atau tidak).
Berdasarkan observasi saya, Garuda Indonesia menerbangi rute DPS – NRT dengan pesawat Boeing 777 yang memiliki First Class hanya 1x seminggu pada Maret 2026 mendatang dan 1x seminggu pada April & Mei 2026 mendatang.
Pada Juni 2026, belum/tidak ditawarkan penerbangan DPS – NRT dengan kabin First Class…. alasannya apa saya akan biarkan kembali ke imajinasi Anda. Bisa saja mereka belum inventory load… tapi bisa juga mereka memang berhenti menawarkan kabin tersebut.
Baca juga: Panduan Lengkap Garuda Indonesia First Class
Baca juga: Flight Review – Garuda Indonesia First Class Jakarta – Amsterdam
Penutup
Terdapat rumor bahwa Garuda Indonesia akan berhenti mengoperasikan kabin First Class secara komersil mulai Juni 2026 mendatang akibat masalah reliabilitas.
Rumor ini sendiri bersumber dari maintenance pesawat Boeing 777 dengan nomor registrasi PK-GIG yang tak kunjung usai dan juga seringnya pesawat Boeing 777 dengan kabin First Class digunakan untuk tugas kenegaraan sehingga secara langsung membuat aircraft change calon penumpang First Class Garuda Indonesia menjadi sering terjadi.
Oleh karena itu, bagi Anda yang belum sempat mencoba Garuda Indonesia First Class… saya menghimbau Anda untuk mencobanya secepatnya di rute Denpasar (DPS) – Tokyo Narita (NRT) terlepas dari apakah rumor ini benar atau tidak.
Saya yakin pengalaman Anda terbang di Garuda Indonesia First Class ini akan memorable, kapan lagi Anda bisa merasakan memiliki banyak ajudan dan makan kaviar sepuasnya 😉





Boeing 777 PK-GIF beberapa saat yang lalu digunakan oleh Presiden Republik Indonesia untuk kunjungan kenegaraan ke Amerika Serikat. Pada saat artikel ini ditulis, pesawat tersebut sedang berada di London Stansted Airport (STN) tanpa ada detail lebih lanjut.
presiden sedang berkunjung ke inggris saat ini
Liverpool,
Terimakasih untuk update-nya.
Kalau rute Jkt Bali first class akan ikut diberhentikan ga ya?
Vicky,
Kurang tahu kalau itu. Kalau mereka tidak jual kabin first class lagi tentunya first class cgk dps juga dihentikan teoritisnya.
Mending Garuda Indonesia hilangkan First Class dan fokus pada Business Class dan Economy Class yang jauh lebih menguntungkan apalagi First Class hanya tersedia pada PK-GIF dan PK-GIG, sehingga sebaiknya kursi First Class dicopot saja agar bisa fokus pada Business Class dan Economy Class
Jendraja,
Saya sih tetap berharap Garuda Indonesia punya First Class, itu bisa cater needs nya orang Jepang yang merasa 30-40 juta PP Bali First Class worth it.
Hanya saja memang betul konsistensi-nya itu yang perlu ditingkatkan 🙂 apalagi kita bicara ini cater orang jepang yang disiplin.