Entah sejak kapan Bank Mandiri menetapkan peraturan baru ini tetapi effective immediately transaksi power bill non-PLN dan asuransi AXA akan mengalami penurunan earning rate yang signifikan menjadi Rp100.000/mile.
Berikut adalah kutipannya yang saya ambil dari website Bank Mandiri untuk Livin’Poin:
Meskipun terdapat kesalahan penulisan (‘asuransi power bills’ seharusnya adalah ‘ transaksi power bills’ berdasarkan informasi dari website Mandiri yang lain), tidak dapat dipungkiri bahwa Mandiri secara spesifik menulis asuransi AXA sebagai asuransi yang sekarang earning rate-nya dipangkas dengan drastis.
Langkah ini menyusul BCA yang sudah terlebih dahulu tidak memberikan poin untuk transaksi asuransi prudential tahun mulai 23 September 2025 lalu.
Fakta yang lucu adalah saya selama ini membayar autodebet asuransi kesehatan AXA saya menggunakan kartu kredit Mandiri…. tetapi baru saja saya tutup beberapa hari yang lalu akibat repricing yang tidak bisa saya toleransi (saya sekarang pindah ke asuransi MSIG dengan konsep copay).
What a coincidence 😀 jangan-jangan mereka menurunkan earning rate karena saya menutup asuransi AXA saya yang autodebet melalui kartu kredit Mandiri (hingga 14 Februari 2026 lalu masih dapat poin btw).
Apapun itu, jika Anda memiliki autodebet asuransi AXA menggunakan kartu kredit Mandiri, silahkan ubah autodebet Anda menggunakan kartu kredit dari bank lain. Saya merekomendasikan CIMB Niaga ALL World.
Di luar itu, perlu Anda ketahui juga transaksi yang tidak memperoleh poin ataupun tetap dapat poin tetapi dengan earning rate yang diperkecil (Rp100.000/mile) yang mana adalah sebagai berikut berdasarkan deduksi dari Eric Valega:
Pembatasan perolehan Livin’Poin
| MCC | Jenis | Contoh | Perolehan Livin’Poin |
| 4215 | Pos (Jasa kurir) | GrabExpress DHL JNE | Tidak dapat poin |
| 4900 | Utilitas (Tagihan listrik, gas, air, kebersihan) | Blibli (tagihan listrik) Tokopedia (tagihan listrik) PLN Mobile | Tidak dapat poin |
| 8398 | Donasi (Portal fundraising) | Kitabisa GoFundMe | Tidak dapat poin |
| 9311 | Pajak (Pembayaran pajak) | OnlinePajak Tokopedia (penerimaan negara) | Tidak dapat poin |
| N/A | Pembayaran tagihan bisnis dan/atau invoicing | Paper.id OnlinePajak | Tidak dapat poin |
| 4111 | Transportasi (Transportasi lokal) | KAI (termasuk aplikasi KAI Access) Bus/MRT di Singapura | Rp100.000/Livin’poin |
| 5541 | SPBU (Pom bensin) | Pertamina (termasuk aplikasi MyPertamina) Shell BP Vivo | Rp100.000/Livin’poin |
| 6513 | Real estate (Agen dan manager real estate) | Lippo Karawaci Pakuwon | Rp100.000/Livin’poin |
| 8211 | Edukasi (Sekolah dasar dan menengah) | Stella Maris School Sekolah Cikal | Rp100.000/Livin’poin |
| 8220 | Edukasi (Universitas) | Universitas Pelita Harapan Stanford GSB | Rp100.000/Livin’poin |
| N/A | Pembayaran QRIS | Semua merchant QRIS | Rp100.000/Livin’poin |
| N/A | Mandiri Power Bill non-PLN | Mandiri Power Bill non-PLN | Rp100.000/Livin’poin |
| N/A | Asuransi AXA | Asuransi AXA | Rp100.000/Livin’poin |
Baca juga: Review Kartu Kredit Mandiri Prioritas
Baca juga: Review Kartu Kredit Mandiri Mariott Bonvoy
Penutup
Bank Mandiri menjadi bank kedua yang membatasi atau tidak memberikan poin untuk transaksi kategori asuransi.
Berbeda dengan BCA yang tidak memberikan poin untuk transaksi asuransi Prudential, Mandiri masih memberikan poin tapi dengan earning rate yang diturunkan drastis untuk asuransi AXA.
Oleh karena itu, tentu saya menghimbau bagi Anda yang membayar atau terdaftar autodebet asuransi AXA menggunakan kartu kredit Mandiri untuk mengganti kartu kredit yang Anda gunakan. Saya merekomendasikan kartu kredit dari CIMB Niaga, Danamon, dan BRI (spesifiknya BRI Paper.id UNIVERSECARD).

