Dalam sebuah langkah yang tidak terduga, Korea Selatan mengungkapkan bahwa mereka memiliki rencana untuk menerapkan kebijakan bebas visa turis bagi Warga Negara Indonesia (WNI).
Spesifiknya, dalam rangka meningkatkan kunjungan turis hingga 30 juta orang sebelum tahun 2030, Korea Selatan merencanakan untuk mempermudah kunjungan bagi turis dari berbagai belahan dunia ke negeri Ginseng ini melalui:
- Kebijakan bebas visa turis bagi traveler asal Indonesia. Dalam pilot project-nya, WNI yang datang dengan grup berisikan 3 (tiga) orang atau lebih akan diberikan bebas visa ke Korea Selatan.
- Penambahan automated immigration clearance system untuk warga dari negara Uni Eropa dari sebelumnya hanya 18 negara.
- Wacana multiple entry visa hingga 10 (sepuluh) tahun untuk warga negara Tiongkok dan warga negara ASEAN yang tinggal di kota besar dan sudah pernah berkunjung ke Korea Selatan.
Statement Terkait Turisme dari Presiden Korea Selatan
“Tourism is a key national strategic industry for Korea, in order for the K-culture fever to not remain just a sensation on the screen, we must allow people from all over the world to step foot on Korean soil and experience it for themselves.”
-Lee Jae Myung, Presiden Korea Selatan
Korea Selatan juga berencana untuk meningkatkan turisme lebih dari sekedar Seoul di mana penerbangan dari Incheon ke kota lain di Korea Selatan juga akan ditingkatkan dan infrastuktur transportasi antar kota di Korea Selatan juga akan ditingkatkan dalam rangka mempermudah turis untuk mengunjungi kota lain selain Seoul.

Baca juga: Panduan Lengkap Membuat Visa Korea Multiple Entry
Baca juga: Pengajuan Visa Korea Multiple Entry Kini Tidak Mewajibkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT)
Penutup
Korea Selatan berencana untuk menerapkan kebijakan bebas visa turis bagi Warga Negara Indonesia.
Saya berpendapat bahwa dalam waktu dekat (kemungkinan besar di tahun 2026 ini), Korea Selatan akan segera menjalankan pilot project mereka di mana group tour asal Indonesia yang beranggotakan 3 (tiga) orang atau lebih akan bisa berkunjung tanpa visa.
Tentu ini adalah perkembangan positif bagi WNI di mana negara yang bisa dikunjungi tanpa visa akan bertambah 1 (satu) lagi dan negara tersebut adalah negara yang populer dikunjungi orang Indonesia akibat demam Hallyu.

Dengan bebas visa ini pula, nantinya Anda akan menghemat biaya visa Korea Selatan yang berkisar hampir 1 juta Rupiah untuk single entry dan hampir 2 juta Rupiah untuk visa 5 year multiple-entry seperti yang saya miliki sekarang.
Saya yakin kebijakan bebas visa ini nantinya akan mendorong turisme Korea Selatan dengan signifikan layaknya yang sudah dilakukan Jepang pada tahun 2014 lalu 🙂
Terlebih, banyak sekali cara murah untuk terbang ke Seoul menggunakan poin (dan di Business Class tentunya) dan award seat availability untuk terbang ke Korea Selatan juga cenderung jauh lebih baik dibandingkan dengan Jepang meski saat ini destinasi praktisnya cukup terbatas yaitu Seoul dan Busan saja.
Apapun itu, berita ini adalah berita yang sangat positif bagi traveler asal Indonesia.
Saya sendiri sangat menikmati berkunjung ke Korea Selatan karena negeri ini memiliki kuliner yang lezat, hotel mevvah yang terjangkau (favorit saya Sofitel Seoul), dan harga barang ataupun jasa secara keseluruhan yang lebih murah dibandingkan dengan Jepang.
