pesawat terbang, pesawat, langit, transportasi, outdoor, Perjalanan udara, kendaraan, Perusahaan penerbangan, Rekayasa dirgantara, penerbangan, biru, pesawat terbang sipil, Terbang, udara, Mesin pesawat terbang, jet, sayap, Pesawat lorong tunggal, Penerbangan umum, Twinjet, Mesin jet, Pesawat jet, Layanan, Bandara

Pesawat Indonesia Air Transport PK-THT Hilang Kontak Saat Manuver ke Bandara Hasanuddin (UPG)

Tragedi menimpa dunia aviasi di Indonesia di awal tahun 2026 ini. Pesawat jenis ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport dengan nomor registrasi PK-THT dilaporkan hilang kontak saat pesawat ini berusaha melakukan manuver go around untuk landing di bandara Hasanuddin (UPG).

Menurut penuturan dari Air Traffic Control (ATC) Makassar, mereka mengarahkan pesawat PK-THT tersebut mendekat ke landasan pacu Bandara Makassar. Hanya saja, dalam prosesnya pesawat ini tidak berada di jalur yang tepat sehingga mereka menyuruh pesawat melakukan koreksi posisi.

Statemen Resmi

Dalam proses pendekatan, pesawat teridentifikasi tidak berada pada jalur pendekatan yang seharusnya, sehingga Air Traffic Control (ATC) memberikan arahan ulang kepada awak pesawat untuk melakukan koreksi posisi

-Lukman Laisa, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan

Naasnya, setelah itu komunikasi dengan awak pesawat mendadak terputus. Merespons kondisi tersebut, ATC Makassar mendeklarasikan fase darurat DETRESFA atau yang dikenal juga sebagai distress phase sesuai dengan ketentuan yang ada.

Sejauh ini, pencarian pesawat dilakukan di kawasan pegunungan kapur Bantimurung, Desa Leang-leang, Kabupaten Maros yang diperkirakan menjadi lokasi terakhir komunikasi pesawat dengan ATC Makassar.

outdoor, pesawat terbang, pesawat, pohon, transportasi, kendaraan, Perjalanan udara, langit, Perusahaan penerbangan, Mesin pesawat terbang, pesawat terbang sipil, Bandara, Terbang, Rekayasa dirgantara, penerbangan, Mesin jet, Pesawat lorong tunggal, Twinjet, Penerbangan umum, rumput, biru, udara, putih, landasan, jet
Pesawat Indonesia Air Transport ATR 42-500 dengan nomor registrasi PK-THT

Berdasarkan informasi yang ada, pesawat ini membawa 11 orang yaitu 8 kru dan 3 penumpang.

Berikut adalah daftar kru dan penumpang di pesawat ATR 42-500 ini:

Kru

  • Kapten Andy Dahananto
  • Second in Command (SIC) / First Officer (FO) Yudha Mahardika
  • Ex-Check Unit Captain (XCU) / Kapten senior Sukardi
  • Flight Operation Officer (FOO) Hariadi
  • EOB Franky D. Tanamal
  • EOB Junaidi
  • Flight Attendant (FA) Florencia Lolita
  • Flight Attendant (FA) Esther Aprilita S

Penumpang

  • Mr. Deden
  • Mr. Ferry
  • Mr. Yoga

Mengutip data dari flightradar24, pesawat yang digunakan untuk kepentingan Kementerian Kelautan dan Perikanan ini lepas landas dari Bandar Udara Adisutjipto (JOG) pada pukul 8.08 WIB dan seharusnya tiba sekitar pukul 12.30 WITA. Sayangnya hal tersebut tidak pernah terjadi.

teks, cuplikan layar, nomor, tampilan, Font, software
Log penerbangan 3 hari terakhir dari ATR 42-500 PK-THT

Saya bukan ahli aviasi (saya lebih ke arah points & miles) tetapi dari pengalaman saya sangat sangat jarang terdapat berita baik untuk pesawat yang tiba-tiba hilang kontak ketika mereka berada di momen kritikal 11 menit di pesawat alias critical eleven yaitu ketika pesawat take off dan ketika landing.

Saya sungguh berharap akan ada penyintas (survivor) kejadian tragis ini…. tetapi jika tidak…. Rest in Peace.

Apa pendapat Anda mengenai hilangnya kontak pesawat Indonesia Air Transport PK-THT ini?
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.