Citilink, anak usaha budget airline dari Garuda Indonesia akan memangkas jatah bagasi menjadi 10-15 kilo (dari sebelumnya 15-20 kg) efektif 1 Maret 2026 mendatang.
Perubahan ini akan diimplementasikan pada seluruh rute domestik Citilink yang menggunakan pesawat Airbus A320-200 maupun A320neo yang merupakan hampir semua pesawat yang dioperasikan oleh Citilink berdasarkan data public expose Garuda Indonesia.
Citilink sendiri sudah mengumumkan perubahan ini di website Citilink dan Instagram-nya dan akan efektif pada 1 Maret 2026 sesuai dengan informasi yang mereka tulis.
Berikut adalah detail pemangkasan jatah bagasi Citilink di rute domestik Airbus A320:
1. Ketentuan bagasi rute domestik Citilink:
2.Ketentuan bagasi diatas berlaku untuk pembelian tiket Date of Issued (DoI) mulai per-tanggal: 1 Maret 2026 – UFN untuk seluruh rute domestik A320.
3. Ketentuan bagasi tipe pesawat ATR (direct maupun connecting) serta rute international (direct maupun connecting) tidak terdapat perubahan, info detailnya bisa Anda baca di sini.
4. Bagi penumpang dengan Member LinkMiles dapat mendapatkan total bagasi sebesar 15kg (10kg bagasi tercatat + 5kg ekstra bagasi) dengan melakukan pembelian tiket melalui direct channel Citilink member meliputi website citilink atau mobile apps Citilink.
5. Penambahan bagasi tercatat 5 kg bisa didapatkan dengan cara sebagai berikut:
- Penumpang sudah terdaftar sebagai member LinkMiles dan bagi penumpang yang belum menjadi member bisa melakukan pendaftaran melalui link berikut citilink.co.id dengan pilih ikon ”Profil”, lalu ”Daftar Member”.
- Penumpang bisa melakukan pembelian dengan cara log-in member LinkMiles pada channel Mobile Apps Citilink atau website citilink.co.id.
- Setelah log-in berhasil maka penumpang bisa langsung melakukan pembelian tiket Citilink sesuai yang diinginkan.
- Penambahan bagasi 5 kg akan didapatkan secara otomatis setelah penumpang melakukan pembayaran tiket.
- Penambahan bagasi 5 kg akan ter-apply per penumpang untuk setiap rute domestik.
6. Penumpang yang melakukan pembelian tiket (date of issued) di semua channel pembelian tiket Citilink sebelum tanggal 1 Maret 2026 akan tetap mendapatkan allowance bagasi sesuai ketentuan sebelumnya.
7. Apabila penumpang melakukan perubahan jadwal (reschedule) maka ketentuannya adalah sebagai berikut:
- Penumpang yang telah melakukan pembelian tiket sebelum tanggal 1 Maret 2026 dan melakukan perubahan jadwal (reschedule) namun berubah secara total allowance maka penumpang tetap mendapatkan allowance bagasi sebelum tanggal berlakunya penyesuaian bagasi.
- Contoh: penumpang telah mendapatkan allowance bagasi 15kg, lalu penumpang melakukan perubahan jadwal setelah tanggal 1 Maret 2026 dimana terdapat ketentuan allowance yang baru, maka penumpang tetap berhak atas allowance bagasi 15kg.
8. Apabila terjadi perpindahan tipe pesawat dari A320 ke ATR atau sebaliknya, maka allowance bagasi tercatat tetap mengikuti allowance diawal pembelian tiket.
9. Citilink berhak mengubah syarat dan ketentuan sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
Baca juga: Sriwijaya Air dan NAM Air Menurunkan Jatah Bagasi Efektif 14 Juli 2025
Baca juga: Lion Air dan Super Air Jet Menurunkan Jatah Bagasi Efektif 17 Juli 2025
Penutup
Kelihatannya, Citilink mengikuti langkah Sriwijaya Air Group dan Lion Air Group dalam menurunkan jatah bagasi meskipun mereka 9 bulan lebih lambat 🙂
Dengan perubahan ini, efektif 1 Maret 2026 mendatang semua tiket Citilink yang Anda pesan akan memiliki jatah bagasi yang lebih sedikit jika Anda terbang domestik di pesawat Airbus A320 mereka yang mewakiliki 93,5% dari total fleet maskapai low-budget ini.
Berikut adalah update jatah bagasi untuk penerbangan domestik dari masing-masing maskapai di Indonesia:
| Maskapai | Bagasi check-in |
| Batik Air | 20 kg |
| Citilink (Airbus A320) | 10 kg (+ 5 kg untuk anggota LinkMiles untuk pemesanan langsung) |
| Citilink (ATR) | 10 kg |
| FlyJaya | 10 kg |
| Garuda Indonesia | 20 kg |
| Indonesia AirAsia (sebagian besar rute) | 20 kg |
| Indonesia AirAsia (rute tertentu) | 15 kg |
| Lion Air | 10 kg |
| NAM Air | 15 kg |
| Pelita Air | 20 kg |
| Sriwijaya Air | 15 kg |
| Super Air Jet | 10 kg |
| Susi Air | 10 kg |
| TransNusa | 20 kg |
| Trigana Air | 20 kg |
| Trigana Air (turboprop) | 10 kg |
| Wings Air | 10 kg |
Jika Anda memang memiliki rencana untuk terbang dengan Citilink, saya merekomendasikan Anda untuk memesan tiket sebelum 1 Maret 2026 di mana pemesanan pada dan setelah tanggal tersebut akan memberlakukan ketentuan bagasi baru.
Saya juga akan merekomendasikan Anda untuk mendaftar menjadi anggota LinkMiles dan memesan langsung ke Citilink agar bisa mendapat tambahan jatah bagasi sebesar 5 kg yang cukup membantu jika Anda memang membutuhkan jatah bagasi check-in.

Apa pendapat Anda mengenai kebijakan Citilink yang memangkas jatah bagasi efektif 1 Maret 2026 ini?
P.S: Pelajari cara mengumpulkan & mengoptimalkan LinkMiles di sini.



Semakin gak bisa berkata apa apa. 15kg aja sedikit.
Bagasi yg dikurangi hanya untuk penerbangan domestik yg nota bene mayoritas penumpangnya adalah WNI.. Apa ini berarti lebih mengutamakan penumpang asing..???
Benar benar diluar nalar….harga naik, bagasi gratis semakin dikurangi….ujung ujungnya selisih 10 kg dengan Garuda….jika beli bagasi 10kg maka harga tiket bisa lebih mahal dibanding garuda
*CITILINK CURI HAK BAGASI PENUMPANG SEKALI PENERBANGAN JAKARTA MANADO Rp.122.400.000*
Jelas bahwa Pesawat penumpang BUMN tidak pro rakyat.
Citilink dikenal dengan airlines dengan biaya murah menjadi hampir sama harga tiket dengan Garuda airlines. Karena biaya bagasi per kg mahalnya minta ampun.
Contoh : Jakarta – Manado biaya Rp. 68.000 / Kg.
Berarti bagasi dari 20 dipangkas menjadi 10 Kg. Rp. 680.000.
Jika penumpang Citilink penuh 180 orang di kali Rp. 680.000 = Rp. 122.400.000 sekali jalan.
Kecurangan lain :
– Bila kelebihan bagasi per kg di jual ke penumpang
– Diberikan kepada perusahaan jasa pengiriman berapa duit?
Benar-benar tidak punya hati yang baik
Pemerintah tidak pro rakyat, karena :
– Sebelum Covid -19 tiket pesawat jauh lebih murah Citilink tidak sampai 1,3 juta (karena lion masih di bawah 1 juta)
– Biaya bagasi – + dari 14 ribu sampai 22 ribu
Terindikasi:
– Belanja online meningkat, maka penumpang dikorbankan. Lebih diutamakan bagasi untuk belanja online.
– Apakah DPR dan Pemerintah sudah disogok oleh Pengusaha Jasa Pengiriman?
– Di mana YLKI. Semoga telinga YLKI tidak tersumbat oleh rupiah pengusaha jasa pengiriman.
Terima kasih semoga bermanfaat.
GOD Bless Indonesia
JEW Ma2hani
Cipanas
https://pinterpoin.com/citilink-memangkas-jatah-bagasi-efektif-1-maret-2026/
Welcome to Indonesia, dimana rakyat hanya dijadikan sapi perah untuk pajak dan suara pemilu saja, sisanya selamat berjuang sendiri untuk ketidak adilan.