Vietnam diketahui memangkas durasi bebas visa kunjungan wisata untuk Warga Negara Indonesia (WNI) dari 30 hari menjadi 14 hari saja per 15 Juli 2026 mendatang.
Hal ini diungkapkan oleh kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Vietnam yang terletak di Hanoi yang menginformasikan hal sebagai berikut di media sosial resmi-nya:
Secara praktis, efektif 15 Juli 2026 mendatang terdapat perubahan peraturan kunjungan ke Vietnam di mana pemegang paspor biasa Indonesia hanya bisa memanfaatkan fasilitas bebas visa selama 14 (empat belas) hari saja dari sebelumnya 30 (tiga puluh) hari.
Tentu ini adalah berita buruk bagi Anda yang suka berwisata ke Vietnam dalam waktu cukup lama (seperti saya) karena jika Anda berkunjung ke Vietnam dengan timeframe yang lebih lama, maka Anda memerlukan visa khusus.
Tidak dijelaskan mengapa kebijakan yang tidak pro-turis ini diterapkan…. tapi satu hal yang pasti adalah kebijakan ini akan (sangat sedikit) mengurangi minat orang Indonesia untuk berkunjung ke Vietnam.
Baca juga: Pengalaman Memperoleh Visa Transit China 240 Jam
Baca juga: Visa Transit China 240 Jam – Aman & Praktis
Penutup
Entah kenapa tiba-tiba Vietnam memangkas durasi kunjungan bebas visa bagi WNI menjadi 14 hari saja dari sebelumnya 30 hari.
Tentu berita ini adalah berita buruk bagi sebagian orang teruntuk mereka yang memiliki travel style berwisata 2-3 minggu sekaligus di negara tujuan.
Saya sendiri cukup terganggu dengan aturan baru ini karena beberapa kali saya berkunjung cukup lama di Vietnam… terlama hampir 14 hari dalam rangka berwisata sekaligus mencari kesempatan bisnis (dan juga bermain poker).

Sungguh sangat disayangkan langkah Vietnam yang memangkas durasi kunjungan bebas visa bagi WNI ini… tapi saya dan Anda kemungkinan tahu alasan kenapa negara ini melakukan hal tersebut 😉

Tanda-tanda negara luar lagi skeptis dengan kita, kawan saya yang di cina daratan juga tidak diperpanjang magang nya hanya karena paspor hijau