Beberapa hari lalu, Garuda Indonesia mengumumkan kebijakan perubahan/penggantian tiket menyusul situasi Coronavirus yang tidak menentu.

Update terakhir 19 Maret 2020 pukul 18.00 WIB: Garuda Indonesia kembali menyampaikan update terbaru mengenai kebijakan perubahan tiket yang saya anggap sebagai kabar positif.

Kini Garuda Indonesia mengizinkan penggantian tanggal/rute tanpa dikenakan biaya untuk seluruh rute domestik dan internasional. Peraturan tersebut berlaku bagi penumpang dengan tiket yang diterbitkan sebelum/pada tanggal 15 Maret 2020 untuk periode perjalanan 24 Januari hingga 31 Mei 2020.

Garuda Indonesia

Boeing 737-800 Garuda Indonesia. Foto: PinterPoin.


Baca juga: Opini: Singapore Airlines & Garuda Indonesia Seharusnya Memperpanjang Masa Berlaku Miles


Syarat & Ketentuan Perubahan Tiket

  • Penumpang dapat memilih untuk melakukan perubahan jadwal (reschedule) / rute penerbangan (reroute) sebanyak 1 kali tanpa dikenakan biaya perubahan (changes fee)
  • Apabila penumpang memilih untuk melakukan perubahan jadwal pada rute penerbangan yang sama dan pada kabin penerbangan yang sama di luar periode black out, maka dapat dilakukan tanpa biaya tambahan. Sedangkan pada periode black out, dikenakan selisih harga dan pajak
  • Apabila penumpang memilih untuk melakukan perubahan rute penerbangan, maka dikenakan selisih harga dan pajak
  • Apabila penumpang belum memiliki jadwal / rute penerbangan baru yang pasti, penumpang diperbolehkan memperpanjang masa berlaku tiket sampai 31 Maret 2021.
    Setelah masa berlaku tiket diperpanjang s/d 31 Maret 2021, penumpang hanya diperkenankan melakukan perubahan jadwal / rute sebanyak 1 kali dengan tanggal perjalanan s/d 31 Maret 2021 (complete travel)
  • Refund hanya dimungkinkan dengan Voucher.
    Voucher dapat ditukarkan s/d 31 Maret 2021 dan dapat digunakan untuk pembelian tiket Garuda Indonesia dan produk Garuda Indonesia lainnya. Penukaran voucher dapat dilakukan di kantor penjualan.
  • Khusus penerbangan code-share dengan Airline lain, reschedule harus menggunakan fare-class yang sama. Jika menggunakan fare-class yang berbeda, maka perbedaan harga berlaku (terdapat tambahan biaya)
  • Tanggal penerbangan baru yang berlaku untuk reschedule / reroute / redeem voucher adalah s/d 31 Maret 2021 (complete travel)
  • Perubahan jadwal & penggantian rute dapat dilakukan melalui layanan Live Chat 24 jam Garuda Indonesia atau Call Center (+6221-2351 9999 and 0804 1 807  807). Sementara untuk refund hanya dapat dilakukan melalui Kantor Penjualan Garuda Indonesia.
  • Kami saat ini menangani jumlah permintaan yang sangat tinggi dan berusaha untuk memprioritaskan reservasi dengan tanggal penerbangan yang paling dekat. Kami menghimbau para penumpang dengan tanggal keberangkatan dalam waktu 72 jam ke depan yang menghubungi kami melalui Live Chat 24 jam dan call center. Sementara untuk penerbangan dengan waktu diluar itu, mohon mencoba hubungi kami melalui E-Mail (customer@garuda-indonesia.com).

Anda bisa melakukan reschedule maupun reroute untuk rute-rute tersebut namun tampaknya Garuda Indonesia tidak memberlakukan kebijakan cancellation waiver yang mana berarti Anda bisa mengubah tanggal ataupun rute penerbangan namun tidak bisa melakukan pembatalan (cancellation) untuk tiket yang sudah dipesan.

Penutup

Saya sendiri mempunyai tiket penerbangan Garuda Indonesia tujuan Bali di bulan Mei. Melihat kondisi yang tidak menentu saat ini, tentunya saya merasa lega dengan adanya peraturan baru ini. Jika kondisi Coronavirus ini tidak kian membaik, maka bisa dipastikan akan terjadi penyesuaian kembali.

Apakah Anda mempunyai rencana terbang dengan Garuda Indonesia dalam waktu dekat?