Beberapa pembaca mengirimkan kabar tentang cerita pilot Garuda Indonesia yang mengancam penumpang yang terbang dengan keluarga. Kejadian tersebut terjadi di penerbangan Garuda Indonesia GA 404 rute Jakarta – Denpasar pada hari Sabtu, 4 Januari 2020.

Intinya, kapten Garuda Indonesia GA 404 menginstruksikan petugas Avsec di bandara Ngurah Rai Bali untuk menahan pasangan suami & istri tersebut karena dianggap telah menghina Garuda Indonesia dengan berkata kasar.

Anda bisa mengikuti jalur cerita versi penumpang melalui thread Twitter berikut ini:

Berikut surat keterangan dari unit post flight Garuda Indonesia di Denpasar:

Pilot Garuda Ancam Penumpang

Surat keterangan dari Garuda Indonesia. Via: @jesswjk.

Kisah Nyata atau Hoax?

Hingga detik ini, tentu saja kabar tersebut belum bisa dipastikan kebenarannya sebelum ada pernyataan resmi dari pihak Garuda Indonesia atau Avsec bandara Ngurah Rai.

Saya pribadi merasa bahwa cerita ini benar adanya berkat cocoknya kronologis cerita dengan detil penerbangan. Sang penumpang nampaknya bersedia untuk memberikan keterangan jika diminta.

Saya juga tidak melihat adanya unsur kepentingan pribadi dalam menceritakan kejadian ini mengingat sang penumpang terancam bersalah karena melakukan pencemaran nama baik jika terbukti membuat-buat cerita.

Fakta Penerbangan GA 404

Melalui data Flightradar24, Penerbangan GA 404 rute Jakarta – Denpasar pada tanggal 4 Januari 2020 memang mengalami keterlambatan pada keberangkatan dan ketibaan, dengan detil sebagai berikut:

  • Lepas landas dari Jakarta pukul 09.48 pagi WIB (seharusnya 09.25 pagi WIB)
  • Mendarat di Bali pukul 12.53 siang WITA (seharusnya 12.35 siang WITA)

Pesawat juga benar tercatat berputar-putar sebelum mendarat di Ngurah Rai karena situasi landasan yang tidak clear untuk GA 404.

Penerbangan GA 404 memang berputar-putar sebelum mendarat di Bali. Via: Flightradar24.

Jika melihat dari jalan cerita tersebut, pilot Garuda Indonesia bersangkutan memang terkesan sangat arogan dan mengintimidasi. Tidak seharusnya pilot mengancam penumpang yang bahkan belum terbukti secara pasti telah menghina.

Berdasarkan cerita, pramugari Garuda Indonesia mendengar kata cacian penumpang dari galley. Jika benar, maka berarti sang suami berkata cukup keras hingga bisa terdengar di galley.

Namun yang perlu dipertanyakan adalah apakah kejadian tersebut mengganggu jalannya penerbangan secara keseluruhan? Saya rasa tidak.. Bagi saya sang pilot telah bereaksi berlebihan dan diluar kewenangannya.


Baca juga: Opini: 7 Hal yang Harus Dilakukan Oleh Garuda Indonesia Untuk Berbenah


Satu hal yang meresahkan bagi saya adalah pilot yang ‘kabur’ dari permasalahan setelah mengetahui bahwa penumpang mengenal komisaris Garuda Indonesia secara personal dan akan melaporkan kejadian ini. Petugas bandara pun ‘terpaksa’ untuk melindungi sang pilot dengan tidak memberikan nama pilot tersebut.

Mengingat nama pilot Garuda Indonesia yang ancam penumpang sudah beredar di media sosial, maka menarik untuk ditunggu kelanjutan dari cerita ini.

Wow..

Apa pendapat Anda tentang kejadian pilot Garuda yang ancam penumpang ini?