Akhirnya, pesawat A330-900neo pertama milik Garuda Indonesia telah menjalani penerbangan perdana di Toulouse, Perancis, pada tanggal 28 Oktober 2019 lalu.

Pesawat tersebut sudah menjalani test flight perdana untuk menguji kelayakan terbang sebelum diserahkan kepada Garuda Indonesia. Jika sesuai dengan jadwal, maka seharusnya pesawat pertama dengan nomor registrasi PK-GHE akan tiba di Indonesia bulan ini.

Kabar baiknya, pesawat generasi terbaru Garuda Indonesia yang sedang mengudara berhasil diabadikan oleh salah seorang plane spotter di Toulouse. Berikut penampakannya:

Garuda A330-900neo

Pesawat A330-900neo pertama Garuda Indonesia sudah mengudara. Kredit: @Frenchpainter.

What a gorgeous aircraft!


Baca juga: Garuda Indonesia Akan Operasikan Pesawat Terbaru A330-900neo di Rute Denpasar – Medan – London


A330-900neo Garuda Indonesia

Pesawat generasi terbaru A330 ini tampil berbeda dengan “bandit mask” yang khas pada kaca kokpit. Alhasil, penumpang bisa membedakan A330neo dengan generasi lama dengan mudah.

Untuk urusan mesin, pesawat ini ditenagai dengan 2 mesin Rolls-Royce Trent 7000-72 yang diklaim lebih sunyi dan efisien dalam pembakaran. Mesin tersebut diklaim 11% lebih efisien ketimbang pendahulunya Trent 700. Jarak maksimum yang bisa ditempuh adalah 13.334 km (7.200 nmi).

Mesin Rolls-Royce Trent 7000. Kredit: @Frenchpainter.

Pesawat ini akan memungkinkan Garuda Indonesia untuk menempuh berbagai rute medium haul ataupun long haul dengan konfigurasi penumpang yang lebih efisien ketimbang 777-300ER.

Garuda Indonesia diketahui menandatangani perjanjian pembelian 14 unit pesawat pesawat ini. Pada data yang tersedia untuk publik, Garuda Indonesia tercatat telah memiliki 5 pesanan pesawat ‘on-order’ A330-900neo.

Perjanjian pembelian 14 unit pesawat A330-900neo oleh Garuda Indonesia. Foto: Airbus.


Baca juga: AvGeek: Mengenal Armada Pesawat Garuda Indonesia


Kabin Pesawat

Belum ada informasi resmi tentang interior dari pesawat A330-900neo Garuda Indonesia, kecuali jumlah kursinya:

  • Terdapat 24 kursi Business Class dengan konfigurasi 1-2-1
  • Terdapat 277 kursi Economy Class dengan konfigurasi 2-4-2

Garuda Indonesia tidak akan menambahkan kabin First Class pada pesawat ini. First Class hanya bisa ditemui secara eksklusif di 2 unit Boeing 777-300ER (PK-GIF dan PK-GIG).

Sebelumnya, saya memprediksi bahwa Garuda Indonesia akan menggunakan kursi Super Diamond Reverse Herringbone yang sama pada beberapa pesawat A330-300nya.

Garuda A330

Super Diamond Reverse Herringbone di segelintir pesawat A330-300. Foto: Garuda Indonesia.

Namun, berhembus rumor bahwa Garuda Indonesia akan menggunakan kursi Stelia Opal yang kurang lebih mirip dengan kursi Business Class regional Singapore Airlines. Jika benar, maka keputusan tersebut akan saya sambut dengan baik karena saya pribadi lebih menyukai kursi Staggered Stelia ketimbang Reverse Herringbone.

Stelia Opal Garuda

Stelia Opal. Foto: Stelia Aerospace.

Penutup

Saya sudah tidak sabar untuk segera menjajal pesawat baru Garuda Indonesia ini. Pesawat generasi terbaru dari Airbus tersebut dipastikan akan menambah kenyamanan penerbangan, terutama untuk penerbangan jarak jauh.

Pesawat yang ditenagai oleh mesin Rolls-Royce Trent 7000-72 tersebut juga akan menghemat pengeluaran operasional seperti bahan bakar secara signifikan ketimbang generasi A330-200/300 lama dan Boeing 777-300ER.

Proses revitalisasi pesawat ini saya rasa cukup dibutuhkan untuk maskapai sekaliber Garuda Indonesia. Pesawat seperti A330-900neo akan memungkinkan Garuda Indonesia untuk terbang lebih efisien dan hemat. Pada saat yang sama, penumpang akan merasakan kenyamanan lebih dengan teknologi pesawat terbaru ini.

.

Apakah Anda tertarik untuk terbang di pesawat terbaru Garuda Indonesia ini?