Sejak lama, saya merasa jika saya harus membuat sebuah artikel yang didedikasikan untuk membahas armada pesawat Garuda Indonesia.

Sebagai seorang Aviation Geek (AvGeek), sudah menjadi sebuah hobi dan rutinitas bagi saya untuk mengecek kondisi armada pesawat maskapai penerbangan. Terlebih, saya merasa jika PinterPoin membutuhkan konten lebih untuk para AvGeek.

Sebelum Anda membaca, mohon diperhatikan beberapa hal berikut:

  • Data yang terdapat di artikel ini merupakan murni hasil penelitian saya pribadi berdasarkan data yang bisa ditemukan di internet, jika ada kesalahan maka mohon bantuannya untuk dikoreksi
  • Artikel ini saya tulis untuk tujuan rekreasi bagi para penggemar pesawat (AvGeek)
  • Data bisa berubah sewaktu-waktu dan mungkin tidak akurat
Pesawat Garuda Indonesia

Foto awak kabin Garuda Indonesia dengan pesawat flagship Boeing 777-300ER.


Baca juga: Panduan Lengkap GarudaMiles, Frequent Flyer Program Garuda Indonesia

Baca juga: Kabar Baik: GarudaMiles Memberi Tambahan 5% Award Miles Secara Permanen


Armada Pesawat Garuda Indonesia

Per 21 September 2019, Garuda Indonesia memiliki 142 unit pesawat yang terdaftar untuk penerbangan komersial/kargo dengan rata-rata usia pesawat 7,7 tahun.

Terhitung dari 142 pesawat tersebut, hanya 14 pesawat yang dimiliki oleh Garuda Indonesia. Selebihnya merupakan leased alias disewa dari pabrikan pesawat/lessor.

Armada Pesawat Garuda Indonesia

Klik gambar untuk memperbesar. Sumber: In-flight Magazine Garuda Indonesia Edisi Agustus 2019.

Garuda Indonesia melayani 68 rute domestik dan 22 rute internasional. Pesawat jenis Boeing 737 mendominasi armada Garuda Indonesia dengan 74 unit pesawat atau 52% dari total unit pesawat yang dimiliki.

Berikut rincian armada pesawat Garuda Indonesia:

ATR 72 (Total 13 Pesawat)

ATR 72 Garuda Indonesia

ATR 72 Garuda Indonesia dengan nomor registrasi pesawat PK-GAD. Foto: Ikhwan Hidayat.

Pesawat ATR 72 umumnya digunakan untuk rute-rute domestik pendek seperti Lombok – Denpasar, Labuan Bajo – Denpasar, dan Jakarta – Semarang.

Seluruh pesawat ATR 72 Garuda Indonesia menggunakan konfigurasi all Economy Class cabin dengan 70 kursi. Berikut 13 pesawat yang terdaftar saat ini:

  • PK-GAC
  • PK-GAD
  • PK-GAE
  • PK-GAF
  • PK-GAH
  • PK-GAI
  • PK-GAJ
  • PK-GAK
  • PK-GAL
  • PK-GAM
  • PK-GAN
  • PK-GAO
  • PK-GAQ*

* Dimiliki oleh Garuda Indonesia, lainnya merupakan pesawat leased.

 


Airbus A330 (Total 24 Pesawat)

Garuda A330

Pesawat A330 Garuda Indonesia. Foto: Aviation Tribune.

Airbus A330 digunakan oleh Garuda Indonesia di rute internasional medium haul hingga long haul seperti London dan Amsterdam. Pesawat ini juga digunakan untuk penerbangan domestik high traffic seperti Jakarta – Denpasar.

Sesaat lagi, Garuda Indonesia juga akan mendatangkan 2 unit Airbus A330-900neo sehingga akan menambah jumlah unit A330 dari 24 menjadi 26 pesawat.


Baca juga: Garuda Indonesia Akan Operasikan Pesawat Terbaru A330-900neo di Rute Denpasar – Medan – London


Untuk varian Airbus A330 sendiri, Garuda Indonesia mempunyai 4 versi berupa:

  • Airbus A330-341 (360 Economy Class)
    • PK-GPA*
    • PK-GPC*
    • PK-GPD*
    • PK-GPE*
    • PK-GPF*
    • PK-GPG*
  • Airbus A330-243 (36 Business Class & 186 Economy Class)
    • PK-GPL
    • PK-GPM
    • PK-GPN
    • PK-GPO
    • PK-GPP
    • PK-GPQ
    • PK-GPS
  • Airbus A330-343 (36 Business Class & 215 Economy Class)
    • PK-GPR
    • PK-GPT
    • PK-GPU
    • PK-GPV
    • PK-GPW
    • PK-GPX
    • PK-GPY
  • Airbus A330-343 (24 Business Class & 263 Economy Class)
    • PK-GHA
    • PK-GHC
    • PK-GHD
    • PK-GPZ

* Dimiliki oleh Garuda Indonesia, lainnya merupakan pesawat leased.

Hanya A330-343 dengan nomor registrasi PK-GHA, PK-GHC, PK-GHD, dan PK-GPZ yang mempunyai kabin Business Class Reverse Herringbone terbaru.

Garuda A330

Kursi Business Class ini cukup sulit untuk ditemui karena hanya ada di 3 pesawat.

Karena hanya terdapat 4 pesawat, maka kemungkinan Anda mendapatkan kabin Reverse Herringbone ini cukup sulit. Biasanya keempat pesawat tersebut bisa ditemukan di rute internasional ke Seoul, Shanghai, Tokyo, Nagoya, Melbourne. Terkadang pesawat tersebut juga digunakan untuk rute domestik Jakarta – Surabaya dan Denpasar.

Menurut prediksi saya, 2 pesawat Airbus A330-900neo yang akan diterima oleh Garuda Indonesia tahun ini akan menggunakan kursi Reverse Herringbone juga di Business Class.

 


Boeing 737 (Total 74 Pesawat)

Boeing 737 merupakan tulang punggung bagi Garuda Indonesia.

Boeing 737 ini merupakan backbone atau tulang punggung dari Garuda Indonesia. Pesawat ini mengisi sebanyak 52% dari total pesawat yang dimiliki Garuda Indonesia.

Boeing 737 yang digunakan oleh Garuda Indonesia merupakan jenis 737-800 sebanyak 73 unit dan 737-8 MAX sebanyak 1 unit.

Pesawat 737-800 mempunyai 3 varian konfigurasi kabin, yaitu:

  • 12 Business Class & 144 Economy Class
  • 12 Business Class & 162 Economy Class
  • 12 Business Class & 150 Economy Class
    • PK-GEM
    • PK-GEN
    • PK-GEP

Sedangkan untuk 737-8 MAX, konfigurasinya adalah:

  • 8 Business Class & 162 Economy Class
    • PK-GDA

 


Boeing 747 (Total 3 Pesawat)

Garuda Indonesia sudah memensiunkan seluruh armada Boeing 747-nya. Namun, saat ini terdapat 3 unit pesawat yang terdaftar dalam armada Garuda Indonesia.

  • EC-MDS
  • EC-MQK
  • EC-MRM

Ketiga pesawat tersebut bukan milik Garuda, melainkan disewa (wet leased) dari Wamos Air asal Spanyol. Pesawat tersebut diperlukan untuk melayani penerbangan Umroh atau Haji ke Madinah.

Sayangnya, saya tidak mempunyai informasi kapan ketiga pesawat tersebut akan dikembalikan. Prediksi saya adalah sebelum tahun 2020.

 


Boeing 777-300ER (Total 10 Pesawat)

Foto: Garuda Indonesia.

Terdapat 10 unit pesawat Boeing 777-300ER yang merupakan pesawat flagship atau kebanggaan Garuda Indonesia.

Untuk varian Boeing 777-300ER, Garuda Indonesia mempunyai 2 versi (First Class & Non-First Class):

  • Boeing 777-300ER (8 First Class, 38 Business Class & 268 Economy Class)
    • PK-GIF
    • PK-GIG
  • Boeing 777-300ER (26 Business Class & 367 Economy Class)
    • PK-GIA
    • PK-GIC
    • PK-GID
    • PK-GIE
    • PK-GIH
    • PK-GII
    • PK-GIJ
    • PK-GIK*

* Dimiliki oleh Garuda Indonesia, lainnya merupakan pesawat leased.

 


Bombardier CRJ-1000 (Total 18 Pesawat)

Garuda CRJ 1000

Bombardier CRJ-1000 (PK-GRR) Garuda Indonesia. Foto: Ikhwan Hidayat.

Terdapat 18 unit pesawat Bombardier CRJ-1000 pada armada Garuda Indonesia. Pesawat ini digunakan untuk rute penerbangan regional pendek seperti Jakarta – Tanjung Pandan, Surabaya – Denpasar, dll.

Semua unit CRJ-1000 menggunakan konfigurasi all Economy Class cabin sebanyak 96 kursi.

  • PK-GRA*
  • PK-GRC*
  • PK-GRE*
  • PK-GRF
  • PK-GRG
  • PK-GRH
  • PK-GRI
  • PK-GRJ
  • PK-GRK
  • PK-GRL
  • PK-GRM*
  • PK-GRN*
  • PK-GRO
  • PK-GRP
  • PK-GRQ*
  • PK-GRR
  • PK-GRS
  • PK-GRT

* Dimiliki oleh Garuda Indonesia, lainnya merupakan pesawat leased.

 


Penambahan/Pengurangan Armada

Bisa dikatakan jika tidak ada penambahan atau pengurangan besar pada jumlah armada Garuda Indonesia. Tercatat, Garuda Indonesia hanya akan mendatangkan 2 pesawat Airbus A330-900neo pada tahun 2019 ini.

Namun sayangnya saya tidak memiliki informasi lengkap tentang pesawat yang akan meninggalkan armada Garuda Indonesia.

Garuda Indonesia A330-900neo

Airbus A330-900neo Garuda Indonesia dengan nomor registrasi Airbus F-WWKV yang sebentar lagi akan bergabung dengan armada Garuda Indonesia. Kredit: aibfamily.flights.

Kabar Boeing 737-8 MAX?

Insiden yang menimpa Boeing 737-8 MAX Lion Air & Ethiopian menyebabkan pelarangan terbang untuk pesawat tersebut diseluruh dunia.

Garuda Indonesia bisa dibilang cukup beruntung karena hanya mempunyai 1 unit pesawat Boeing 737-8 MAX. Pesawat tersebut sedang disimpan di GMF hingga waktu yang belum ditentukan. Banyak maskapai di dunia yang operasionalnya terganggu karena larangan tersebut.

Garuda 737 MAX

Winglet Boeing 737-8 MAX yang ikonik. Foto: Ikhwan Hidayat.


Baca juga: Boeing 737 MAX Diparkir, Garuda Indonesia Rugi Rp 42 M / Bulan


First Class Garuda Indonesia

First Class hanya bisa ditemui di pesawat Boeing 777-300ER. Saat ini, hanya tersisa 2 pesawat yang masih mempunyai kabin First Class yaitu PK-GIF dan PK-GIG.

Sayangnya, kini hanya rute penerbangan ke Tokyo (Haneda & Narita) yang masih dilayani oleh First Class.

Garuda 777

PK-GIF, 777-300ER dengan kabin First Class sedang menjalani maintenance di hangar GMF. Foto: PinterPoin.

Sejarah Mencatat

Garuda Indonesia sendiri memiliki sejarah armada pesawat yang unik dan cukup beragam. Beberapa contoh pesawat yang pernah digunakan Garuda Indonesia adalah:

  • Airbus A300
  • Airbus A340
  • Boeing 747
  • Boeing 767
  • Douglas DC-8
  • Lockheed L-1011 TriStar
  • McDonnell Douglas DC-10
  • McDonnell Douglas DC-9
  • McDonnell Douglas MD-11
Garuda MD-11

Garuda Indonesia MD-11. Foto: Wikimedia Commons.

Penutup

Garuda Indonesia bisa dibilang mempunyai armada pesawat yang cukup beragam. Namun, saya pribadi merasa jika Garuda Indonesia harus kembali melakukan regenerasi pesawat dalam beberapa tahun ke depan.

Melihat tren aviasi saat ini, pesawat seperti Boeing 787 Dreamliner, Airbus A330neo dan A350 akan menjadi standar bagi maskapai kelas dunia.

Jika Anda menyukai konten seperti ini, maka saya akan membuat update bulanan untuk armada Garuda Indonesia. Kemungkinan saya juga akan membahas lebih detil tentang tiap jenis pesawat Garuda Indonesia satu-persatu.

Jika Anda memiliki informasi atau data seputar armada Garuda Indonesia silahkan dibagikan melalui kolom komentar di bawah 🙂 .

.

Bagaimana pendapat Anda tentang armada pesawat yang dimiliki oleh Garuda Indonesia?