Setelah dihujani oleh berbagai berita baik dari Garuda Indonesia seperti peningkatan kualitas in-flight safety video dan penambahan fitur book your meal, akhirnya berita buruk (sangat buruk) dari Garuda Indonesia kembali muncul dan kali ini tidak main-main. Garuda Indonesia mendevaluasi GarudaMiles sebanyak 20%.

Hal ini berarti seluruh penerbangan Garuda Indonesia baik domestik maupun internasional akan membutuhkan miles yang lebih banyak untuk ditukarkan (redeem). Lebih buruk lagi, kebijakan ini bersifat mendadak. Garuda Indonesia tidak memberikan jeda waktu untuk menukarkan GarudaMiles Anda di rate lama karena kebijakan ini efektif berlaku 1 September 2019 pukul 00:00.

Berikut adalah beberapa contoh perbandingan harga GarudaMiles (one way) sebelum dan sesudah devaluasi:

  • Jakarta – Surabaya Business Class: 14.000 vs 16.800
  • Jakarta – Denpasar Business Class: 25.000 vs 30.000
  • Jakarta – Bangkok Business Class: 27.000 vs 32.400
  • Jakarta – Medan Business Class: 32.000 vs 38.400
  • Jakarta – Shanghai Business Class: 54.000 vs 64.800
  • Jakarta – Tokyo Business Class: 63.000 vs 75.600
  • Jakarta – Amsterdam Business Class: 90.000 vs 108.000
  • Jakarta – Tokyo First Class: 90.000 vs 108.000

Anda akan membutuhkan 20% GarudaMiles lebih banyak untuk bisa mencicipi produk First Class dari Garuda Indonesia.

(HOT) Masih Ada Kesempatan Untuk Menukar GarudaMiles di Harga Lama

Walaupun saya menulis bahwa devaluasi ini bersifat mendadak, entah kenapa saya berhasil menemukan cara untuk menukarkan GarudaMiles di harga sebelum devaluasi.

Caranya adalah dengan menukarkan GarudaMiles Anda secara online dan menggunakan Promo Endless Explore. Dengan cara ini, Anda akan bisa menukarkan GarudaMiles di rate lama (sebelum devaluasi) sekaligus memperoleh diskon hingga 50% untuk penukaran penerbangan Garuda Indonesia.

Cara ini tidak berhasil saya terapkan untuk penukaran secara offline alias penukaran di kantor Garuda Indonesia. Entah kenapa pihak Garuda Indonesia juga tidak (atau belum) menyadari bahwa terdapat disparitas rate penukaran GarudaMiles offline dengan online.

Oleh karena itu, pembaca PinterPoin yang budiman, saya menyarankan Anda segera menukarkan GarudaMiles Anda secara online apabila Anda memang memiliki rencana berpergian menggunakan Garuda Indonesia atau ingin menghabiskan stok GarudaMiles Anda.

Anda masih bisa menukarkan GarudaMiles di rate lama dengan cara ini. Nominal 9.800 Miles ini berasal dari 14.000 miles dengan diskon 30% menggunakan promo EXPLORE30

Saya tidak tahu apakah disparitas ini akan masih ada besok, lusa, atau bahkan beberapa jam lagi. Oleh karena itu, saya menghimbau Anda untuk bertindak sekarang.


Baca juga: Panduan Lengkap GarudaMiles

Baca juga: Diskon Penukaran GarudaMiles Hingga 50% Promo Endless Explore


Penutup

Tidak dapat dipungkiri bahwa devaluasi GarudaMiles sebanyak 20% ini adalah mimpi buruk bagi setiap pemilik akun GarudaMiles. Walaupun hal ini wajar dilakukan karena GarudaMiles belum pernah mengalami devaluasi sejak tahun 2010 lalu, tetap saja saya tidak mengapresiasi langkah Garuda Indonesia untuk mendevaluasi GarudaMiles sebesar 20% tanpa pemberitahuan apapun.

Berbeda dengan ‘maskapai tetangga’ seperti Singapore Airlines (SQ) ataupun Cathay Pacific (CX) yang memberikan pengumuman berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan sebelumnya, Garuda Indonesia melakukan devaluasi secara mendadak yang mana saya nilai sebagai tindakan yang mengecewakan para pemilik akun GarudaMiles.

Penerbangan bisnis one-way Jakarta – Medan sekarang membutuhkan 38.400 miles tanpa diskon

Untungnya, bagi Anda yang ingin segera menghabiskan stok GarudaMiles Anda, Anda masih bisa menukarkan GarudaMiles dengan rate sebelum devaluasi menggunakan cara yang sudah saya jelaskan diatas. Oleh karena itu, sekali lagi saya menghimbau Anda untuk menukarkan GarudaMiles Anda sekarang sebelum cara ini secara permanen tidak bisa digunakan lagi.

Apapun itu, saya hanya ingin mengatakan bahwa kebijakan Garuda Indonesia untuk mendevaluasi Garudamiles secara mendadak sebesar 20% ini sangat disayangkan.

Devaluasi miles itu sangat wajar, banyak maskapai atau mungkin bahkan seluruh maskapai di dunia pernah melakukannya; Hanya saja, devaluasi tanpa pemberitahuan (notice) merupakan hal yang berbeda karena hal tersebut menimbulkan kegusaran (insecurity) bagi pemilik akun Frequent Flyer Program (FFP) tersebut. Saya sendiri kedepannya akan lebih was-was ketika ‘menabung’ GarudaMiles akibat kejadian ini.

.

Apa pendapat Anda mengenai devaluasi GarudaMiles ini?