Pesawat Kepresidenan Republik Indonesia tentunya sempat mencuri perhatian publik ketika tiba di Indonesia pada tahun 2014 lalu.

Umumnya, jika Anda mencari secara generik di mesin pencarian, maka Anda tidak akan menemukan foto-foto interior pesawat. Didasari rasa penasaran akan isi dari pesawat Kepresidenan Indonesia, saya kemudian mencari tahu lebih lanjut tentang pesawat ini.

Pesawat Kepresidenan Indonesia sedang lepas landas. Foto: Andika Wahyu | Antara.

Untungnya, ternyata ada beberapa YouTuber yang berkesempatan untuk menumpangi pesawat kepresidenan Indonesia!

Berikut adalah Vlog dari Bayu Skak Daily Life yang beruntung untuk menaiki pesawat “Indonesia One” pada tahun 2016 lalu dan mengabadikannya. Anda bisa langsung menuju ke menit 01:40 untuk melihat prosesi masuk ke pesawat.

Sebenarnya, interior pesawat ini terdiri atas beberapa ruangan seperti (sumber: Tribun):

  • Ruang rapat (meeting room) VVIP berkapasitas 4 orang
  • Kamar kenegaraan (state room) VVIP yaitu ruang tidur mewah yang dapat menampung 2 orang
  • 12 kursi eksekutif
  • 44 kursi staff (yang ditempati Bayu)

Namun, bagian depan dari pesawat tersebut tidak ditunjukkan pada video tersebut karena Bayu hanya mendapat akses ke area tempat duduk yang biasa digunakan oleh Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Maklum saja mengingat fasilitas-fasilitas tersebut tidak seharusnya muncul ke publik demi menjaga privasi dan keamanan presiden atau VVIP.

Namun, jika melihat konfigurasi dari Boeing Business Jet 2 lain, maka seharusnya kamar tidur di pesawat akan terlihat kurang lebih seperti ini (atau mungkin lebih kecil):

Interior kamar tidur utama di Boeing Business Jet 2. Foto: Konstantin von Wedelstaedt | Jet Photos.

Sekilas Tentang Pesawat Kepresidenan Indonesia

Boeing Business Jet 2 berbasis Boeing 737-800NG yang dirancang untuk kendaraan VVIP. Dilansir dari Tribun, berikut adalah data dan informasi tentang pesawat kebanggaan Indonesia tersebut:

  • Pesawat tersebut dibeli dengan harga USD 91,2 juta atau sekitar Rp 820 miliar, dengan perincian:
    • USD 58,6 juta untuk badan pesawat
    • USD 27 juta untuk interior kabin
    • USD 4,5 juta untuk sistem keamanan
    • USD 1,1 juta untuk biaya administrasi.
  • Pesawat ini mampu membawa rombongan presiden hingga 67 orang dan terbang hingga 10-12 jam serta mendarat di bandara kecil.
  • Pesawat ini memiliki dua mesin CFM56-7, dengan kecepatan jelajah maksimum mencapai 0,785 Mach, sementara kecepatan maksimumnya adalah 0,85 Mach.
  • Jangkauan jelajah maksimum mencapai 4.620 Nm (8.556 km).
  • Fitur keamanan pesawat kepresidenan ini antara lain memiliki perangkat anti serangan rudal dengan sensor yang dapat mendeteksi panas. Jika ada benda asing atau rudal yang mendekati pesawat, maka pesawat ini dapat mendeteksinya dan menghindar.
  • Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjadi presiden pertama yang menggunakan pesawat ini untuk tugas kenegaraan pada 5 Mei 2014.

Kini saya bercita-cita untuk menaiki pesawat ini suatu hari nanti! 😉

Apakah Anda pernah melihat atau bahkan memasuki pesawat kepresidenan Indonesia? Bagikan cerita dan pengalaman Anda!