Kali ini saya akan mengulas tentang SAS Lounge di bandara Copenhagen, Denmark. SAS merupakan maskapai nasional bagi 3 negara, yakni Swedia, Norwegia, dan Denmark. Oleh karena itu, Copenhagen merupakan salah satu rumah utama dari SAS.

Saya akan menaiki business class Austrian Airlines A319 dari Copenhagen menuju ke Vienna. Sebagai penumpang business class, tentu saja akses lounge menjadi salah satu manfaat yang saya dapatkan. Dikarenakan Austrian Airlines merupakan anggota dari Star Alliance bersamaan dengan SAS, maka saya bisa mengakses lounge tersebut.

Copenhagen merupakan kota terakhir yang saya kunjungi pada perjalanan kali ini. Namun, saya akan terbang terlebih dahulu ke Istanbul melalui Vienna untuk mengunjungi bandara baru Istanbul.

Terminal 2 bandara Copenhagen, Denmark. Foto: PinterPoin.


Flight Review: Oman Air Economy Class B787-9 Jakarta – Muscat

Lounge Review: Primeclass Lounge Muscat International Airport

FOTO: Impresi Mengunjungi Muscat, Oman Dalam 1 Hari

Flight Review: Oman Air Economy Class B737-8 Muscat – Moscow, Business Class on a Budget

Lounge Review: SAS Lounge Copenhagen Airport

Flight Review: Austrian “Europe” Business Class A319-100 Copenhagen – Vienna

Flight Review: Turkish Airlines Business Class A330-300 Vienna – Istanbul (New Airport)

Lounge Review: Turkish Airlines Lounge New Istanbul Airport

Flight Review: Singapore Airlines Business Class 777-200ER Istanbul – Singapore

Lounge Review: Singapore Airlines SilverKris Lounge Terminal 3 Changi Airport

Lounge Review: Singapore Airlines SilverKris Lounge Terminal 2 Changi Airport

Flight Review: Singapore Airlines Business Class A350-900R Singapore – Jakarta


CPH Express Fast Track

Penumpang business class bisa menggunakan CPH Express Fast Track di bandara Copenhagen terletak di beberapa sudut. Fast Track ini akan membantu mengurangi waktu antrian, namun tidak terlalu signifikan karena masih harus mengantri untuk security check.

CPH Express Fast Track Copenhagen Airport. Foto: PinterPoin.

SAS Lounge terletak dekat dengan area passport control atau pier C. Anda bisa menanyakan petugas bandara untuk menunjukkan arah yang benar.

Lounge ini buka dari jam 5.15 pagi hingga jam 11 malam atau 30 menit sebelum penerbangan SAS terakhir.

SAS Lounge Copenhagen Airport

Penampakan depan dari SAS Lounge Copenhagen airport.

SAS Lounge terbagi menjadi 2 pintu masuk, bagian kiri untuk penumpang business/first class, dan disebelah kanan adalah SAS Gold Lounge yang ditujukan untuk anggota Star Alliance Gold yang terbang di economy class.

Sebagai penumpang business class, saya bisa mengakses keduanya, namun saya hanya mengakses bagian business class lounge. Menurut ulasan yang saya baca, kedua lounge cukup identik sehingga saya rasa tidak perlu untuk mengunjungi keduanya.

Resepsionis lounge.

Untuk memasuki lounge, penumpang hanya tinggal melakukan scan boarding pass otomatis.

Penampakan lounge setelah melewati pintu masuk.

Dekor dan desain dari lounge ini cukup simpel dan mengacu pada gaya Scandinavia. Saya cukup menyukai suasana lounge ini yang rileks dan tidak terkesan terburu-buru.

Dekorasi wine cabinet.

Terdapat booth kamera Lumix yang saya rasa cukup aneh untuk ada di dalam lounge.

Aneka bacaan untuk pengunjung lounge.

Tempat Duduk

Sebagai lounge utama SAS di Copenhagen & maskapai Star Alliance, lounge ini tergolong cukup ramai ketika waktu kunjungan saya.

Fasilitas Lounge

Terdapat beberapa fasilitas basic di lounge yang bisa digunakan. Tidak ada fitur atau fasilitas yang ‘wah’ dari lounge ini.

Area bermain anak-anak.

Ruangan untuk meeting yang bisa dibooking terlebih dahulu sebelum kunjungan.

Ruangan meeting.

Working area.

Perapian/penghangat ruangan yang cocok untuk musim dingin.

Makan

Kekurangan dari lounge ini adalah sajian makanan dan minuman yang medioker. Jenis makanan yang disajikan juga tergolong sedikit, berikut menunya:

Menu makanan di SAS Lounge.

Seluruh makanan yang tersedia di lounge muat dalam 1 foto ini.

Pilihan makanan yang sehat.

Makanan yang saya ambil.

Mesin kopi otomatis.

Kamar Mandi

Saya tidak menggunakan fasilitas shower room di lounge ini. Namun, saya menyempatkan diri untuk mengambil foto.

Anda wajib menghubungi salah satu staf di lounge apabila ingin menggunakan shower room.

Kamar mandi di SAS Lounge Copenhagen cukup standar dan tidak memiliki amenities yang berlebihan. Satu fitur yang menarik adalah pengguna kamar mandi bisa menyetel musik pilihannya via Bluetooth.

Penutup

SAS Lounge di bandara Copenhagen adalah lounge yang cukup standar dan agak membosankan. Saya sendiri tidak menghabiskan waktu terlalu banyak di lounge ini. 1 jam sebelum waktu boarding, saya memutuskan untuk keluar dan berjalan-jalan di area terminal.

Menurut saya, lounge ini lebih nyaman untuk digunakan di saat melakukan transit di Copenhagen untuk sekedar mandi.

Bagaimana pendapat Anda tentang SAS Lounge di bandara Copenhagen, Denmark?