Akhir bulan Maret lalu, saya telah menyelesaikan studi saya di Fukuoka, Jepang dan kembali ke Indonesia. Mulai dari pertengahan tahun lalu, saya telah mencoba mencari penerbangan murah dari Fukuoka ke Jakarta. Namun penerbangan satu arah dari Fukuoka ke Jakarta tergolong cukup mahal.

Kebetulan pada bulan November 2018 lalu, Aegean Airlines (salah satu maskapai anggota Star Alliance) memberikan bonus 100% miles untuk pembelian miles nya.


Baca juga: Bonus 100% Pembelian Miles Aegean, Business Class ANA ke Tokyo Rp 8 Juta PP!


Miles yang di beli bisa di redeem untuk tiket kelas bisnis maskapai Star Alliance lainnya. Aegean Airlines juga menetapkan harga miles yang cukup murah untuk rute dari Asia ke Asia yaitu hanya 21.000 miles untuk penerbangan satu arah.

Promo Aegean Airlines bonus 100% miles pada bulan November 2018 lalu.

Tentunya saya tidak berpikir lama untuk memutuskan membeli miles Aegean Airlines. Setelah membeli miles Aegean Airlines, saya pun menetapkan untuk me-redeem miles yang saya beli ke tiket kelas bisnis Singapore Airlines rute Fukuoka – Jakarta.

Saya membeli 20.000 miles dengan harga kurang lebih 4.1 juta Rupiah ditambah dengan welcome bonus 2.000 miles yang diberikan kepada akun baru Aegean My Miles+Bonus. Harga ini sangat murah di bandingkan dengan harga aslinya yaitu 20 jutaan untuk penerbangan pergi-pulang.

Nomor Penerbangan: SQ 655

Jenis Pesawat: Boeing 787-10

Registrasi Pesawat: 9V-SCF

Rute: Fukuoka (FUK) – Singapore (SIN)

Tanggal: Jumat, 29 Maret 2019

Waktu Berangkat: 09:45 

Waktu Tiba: 15:30

Durasi Penerbangan: 6 jam 45 menit 

Kursi: 12A

Check-in

Pelayanan maksimal bukan hanya di berikan oleh Singapore Airlines pada saat penerbangan, namun saya juga merasakan pelayanan ground staff Singapore Airlines sangat bagus.

Singapore Airlines memberikan kuota bagasi sebesar 40 kg untuk kelas bisnis. Namun pada saat check-in, bagasi saya kelebihan 3 kg dan saya di suruh untuk mengeluarkan barang saya seberat 2 kg.

Setelah saya mengeluarkan isi koper saya seberat 2 kg berupa buku-buku, ground staff langsung sigap mencarikan saya kantong kertas untuk buku-buku saya. Selain itu, ground staff tersebut juga menawarkan bantuan untuk mengambil foto saya dengan teman-teman saya.

Ground staff tersebut juga memberikan kejutan lain kepada saya. Pada saat saya masuk ke pesawat, saya menemukan bahwa ground staff tersebut menitipkan sebuah kartu pos Singapore Airlines untuk saya.

Lounge

Penumpang kelas bisnis dan juga anggota elit Star Alliance bisa mengakses Lounge Fukuoka. Lounge ini memiliki beberapa fasilitas seperti internet PCs, kamar kecil, makanan dan minuman, ruangan VIP, TV, Free WiFi, tempat merokok dan tempat telepon.

Sayangnya karena saya tidak memiliki waktu yang banyak, saya hanya mengambil sedikit foto dan masuk ke dalam pesawat. Berikut foto-foto di dalam Lounge Fukuoka:

Makanan (sarapan) yang tersedia di Lounge Fukuoka.

Pilihan minuman

Pilihan alkohol (sake Jepang)

Booth telepon

Pilihan minuman dingin

Ruangan VIP untuk bekerja

Berbagai pilihan bacaan

Suasana di Lounge Fukuoka

Lounge Fukuoka menyediakan cukup banyak tempat duduk yang di lengkapi colokan listrik.

Kursi

B787-10 Singapore Airlines memiliki konfigurasi kursi 1-2-1 dan pada penerbangan ini saya memilih kursi 12A, yaitu window seat.

Kursi business class B787-10 menurut saya cukup luas dan bisa di sandarkan 180 derajat. Untuk penerbangan medium haul, Singapore Airlines hanya menyediakan penutup mata, slippers dan kaus kaki.

Suasana di kabin kelas bisnis B787-10 sebelum take off

Tampilan kursi kelas bisnis dengan beberapa amenities berupa sandal, kaus kaki dan penutup mata

Di samping kursi ini juga tersedia tempat penyimpanan barang kecil. Di tempat penyimpanan ini juga terdapat 2 colokan USB dan 1 colokan universal.

Jendela tanpa penutup yang merupakan ciri khas dari armada B787

Gantungan pakaian

Lampu untuk membaca

pengatur sandaran kursi dan IFE controller

Beberapa pilihan bacaan dan safety information

Layar sentuh IFE di kursi kelas bisnis B787-10

In Flight Entertainment (IFE)

Singapore Airlines menyediakan banyak pilihan tontonan yang bisa di nikmati selama perjalanan. Menurut saya, kualitas IFE B787-10 Singapore Airlines sangatlah bagus. Dengan respon layar sentuh IFE yang sangat cepat, Anda juga bisa mengoperasikan IFE dengan menggunakan touch screen controller yang terdapat di kursi.

Singapore Airlines juga menyediakan Noise Cancelling Headphone untuk penumpang business class dan kualitasnya menurut saya cukup baik.

Noise cancelling headphones Singapore Airlines

IFE controller

WiFi

Singapore Airlines menyediakan Free WiFi untuk penumpang first class (100MB), business class (30MB) dan PPS Club Members (30MB).

Untuk mengakses WiFi ini cukup mudah, saya hanya perlu memasukkan nama belakang saya dan nomor kursi. Namun karena kuotanya tidak begitu banyak, Free WiFi ini hanya bisa di gunakan untuk chat. Setelah kuota Free WiFi nya habis, Anda bisa membeli kuota WiFi dengan beberapa pilihan paket.

Makanan dan minuman

Sebelum pesawat lepas landas, awak kabin menawarkan minuman seperti champagne dan beberapa pilihan jus.

Setelah lepas landas, awak kabin menanyakan kepada setiap penumpang mengenai pilihan makanan. Ada 2 pilihan set makanan yang tersedia dalam penerbangan ini yaitu Japanese Culinary dan International Culinary.

Sebelum masuk ke hidangan appetizer, setiap penumpang di tawarkan sate kacang yaitu kuliner khas Asia tenggara.

Saya memilih Japanese Culinary yang di namakan Hanakoireki yang terdiri dari appetizer, main course dan dessert. Menurut saya, jumlah makanan yang di berikan cukup banyak.

Untuk appetizer sendiri terdapat soba (mie Jepang) dengan beberapa makanan ringan khas Jepang seperti tamagoyaki dan seafood.

Main course yang di sediakan merupakan nasi merah Jepang dengan daging ikan dan beberapa macam sayur. Di samping itu juga tersedia sup dan teh.

Dessert yang di hidangkan adalah es krim kacang merah dengan saus matcha.

Setelah itu, awak kabin juga menawarkan makanan penutup seperti keju dan buah.

Untuk penerbangan ini, Singapore Airlines juga menyediakan beberapa pilihan alkohol. Berikut adalah foto-foto jenis alkohol yang terdapat pada menu:

Toilet

Menurut saya toilet kelas bisnis Singapore Airlines B787-10 tidak terlihat istimewa. Toilet ini terlihat seperti toilet kelas ekonomi dengan beberapa amenities yang tersedia.

Keseluruhan

Saya merasa puas dengan keseluruhan pelayanan Singapore Airlines dalam penerbangan saya. Makanan, minuman, kursi dan juga IFE nya menurut saya merupakan kualitas bintang 5.

Bersantai sambil menikmati IFE di kelas bisnis B787-10 Singapore Airlines.

Namun pada saat saya mendarat di bandara Soekarno-Hatta, saya mendapatkan beberapa masalah dengan bagasi saya.

Seharusnya dengan priority baggage handling, bagasi saya harusnya keluar lebih dahulu di bandingkan yang lainnya. Namun bagasi saya keluarnya cukup telat. Lalu, setelah saya mendapatkan bagasi saya, saya menemukan salah satu roda koper saya terlepas. Karena saya tiba di bandara Soekarno-Hatta cukup malam sekitar jam 11, saya tidak melaporkan ke kantor dan hanya mengambil foto koper saya.

Keesokan harinya saya mencoba mencari tahu mengenai baggage damage claim di laman resmi Singapore Airlines. Di laman tersebut tertulis bahwa roda yang lepas tidak bisa di claim. Hal tersebut tentunya sangat mengecewakan.

Namun, saya berencana tetap akan menghubungi pihak Singapore Airlines untuk menanyakan apakah koper saya bisa di perbaiki atau tidak.

Penutup

Beberapa waktu yang lalu, Singapore Airlines kembali di nobatkan kembali menjadi maskapai terbaik di dunia oleh TripAdvisor. Menurut saya pribadi, Singapore Airlines memang layak mendapatkan predikat tersebut. Kualitas ground services dan in flight services nya saya rasa sangat sesuai dengan predikat yang di raih.

Terbang dengan business class sekarang ini juga tidak harus mengeluarkan banyak uang. Dengan promosi-promosi yang sering di berikan oleh maskapai-maskapai, Anda bisa terbang dengan business class seharga economy class.

Apakah Anda pernah terbang dengan B787-10 Singapore Airlines?