Garuda Indonesia, Ulasan Penerbangan

Ulasan: Garuda Indonesia “Explore” Business Class CRJ1000 Lampung to Jakarta

Pesawat Bombardier CRJ1000 Garuda Indonesia (PK-GRE).

Halo semua, kali ini saya akan mereview penerbangan saya dari Lampung menuju ke Jakarta dengan pesawat CRJ1000 NextGen Garuda Indonesia di kelas “Explore” Business Class.

Saya berkesempatan untuk berjalan-jalan di Lampung sebelum terbang kembali ke Jakarta.

Tangga di bandara Radin Inten II yang “Instagrammable”.

Sebagai penumpang business class, saya mendapatkan akses ke lounge Garuda di bandara Radin Inten II Lampung (TKG). Lounge ini merupakan lounge kontrak dengan DW/Executive Lounge.

Business class lounge Garuda Indonesia di bandara Raden Inten II Lampung.

Lounge di bandara ini bisa dibilang cukup kecil namun menyediakan kursi yang memadai. Sajian makanan dan minuman cukup beragam. Overall, value utama dari akses lounge ini adalah untuk menghindari keramaian di gate.

Lounge Garuda di Lampung.

Nomor Penerbangan: GA 77

Jenis Pesawat: Bombardier CRJ1000 NextGen

Registrasi Pesawat: PK-GRE

Rute: Lampung (TKG) – Jakarta (CGK)

Tanggal: Minggu, 4 November 2018

Jam Berangkat: 05.20pm

Jam Sampai: 06.00pm

Durasi Penerbangan:  40 menit

Kursi: 6A

Kali ini, saya memilih kursi 6A yang terletak di baris paling depan. Penomoran kursi pesawat CRJ1000 dimulai dari angka 6, jadi tidak ada baris kursi 1-5.

Mbak Tyas yang sangat ramah.

Konfigurasi kursi pada kabin business class ini adalah 2-2 dengan ruang gerak kaki yang lebih lega dibandingkan economy class.

Business class pada CRJ1000 menggunakan kursi yang sama persis dengan economy class. Hanya saja, ruang gerak kaki ditambah dan kabin dipisahkan oleh tembok dan tirai.

Ruang gerak kaki yang lebih besar di bulkhead.

Tidak lama setelah menempati kursi, kru kabin datang menawarkan handuk basah hangat kemudian disusul dengan majalah untuk penumpang business class.

Kemudian servis dilanjutkan dengan welcome drink. Kali ini pilihannya adalah orange juice dan infused water. Saya memilih segelas infused water hangat.

Untuk welcome drink, saya memilih segelas infused water hangat.

Di setiap kursi business class, terdapat sebuah bantal yang empuk.

Makan

Mengingat rute penerbangan Lampung – Jakarta sangatlah pendek (sekitar 30 menit), maka sebenarnya cukup impresif untuk mendapatkan makanan dari Garuda.

Saya mendapat sebuah kotak snack berisikan pastel, kue, cokelat, dan sebotol air mineral. Tentunya ini menjadi hiburan tersendiri dan membuat penerbangan terasa semakin singkat.

Pada penerbangan yang sangat pendek seperti ini, Garuda hanya memberikan sebuah kotak berisikan snack dan air mineral.

Setelah Mendarat

Setelah mendarat, seperti biasa saya menghampiri para kru untuk berfoto dan berbincang. Kru penerbangan kali ini sangat ramah sekali!

Berfoto dengan kru GA 77.

Saya juga diizinkan oleh kapten untuk mengujungi kokpit dan mencoba duduk di kursi pilot! Tentunya ini menjadi pengalaman unik tersendiri.

Berfoto dengan kapten pesawat.

Berpose di kursi pilot.

Panel pesawat CRJ1000 NextGen.

Pengalaman Lucu

Pesawat yang saya tumpangi ini mendarat di remote terminal sehingga membutuhkan bus untuk membawa penumpang ke terminal. Setelah para penumpang turun dari pesawat dan menuju ke bus, saya kemudian berbincang dengan kru dan berkunjung ke kokpit pesawat.

Saya beranggapan bahwa bus tersebut akan meninggalkan saya. Lalu saya bisa ikut dengan rombongan bus selanjutnya bersama dengan kru dan pilot. Namun, ternyata bus yang penuh dengan penumpang tersebut menunggu saya hingga keluar dari pesawat!

Saat memasuki bus, saya mendapat pandangan yang tajam dari penumpang lain. Ini menjadi pengalaman yang cukup lucu dan tentunya tidak ada terlupakan!

Bagaimana cara saya memesan penerbangan ini?

Total, saya membayar Rp 800.000 melalui website Garuda Indonesia untuk penerbangan sekali jalan ini.

Jika anda perhatikan, penerbangan Jakarta – Lampung yang dilayani oleh pesawat CRJ1000 harganya jauh lebih murah ketimbang yang dilayani oleh 737. Hal yang membedakan dari kedua jenis pesawat tersebut adalah kursi di business class.

Pada pesawat Boeing 737, anda akan mendapat kursi recliner 2-2 yang cukup lebar dan tentunya lebih nyaman. Sedangkan pada CRJ1000, kursi di business class merupakan kursi yang sama persis dengan economy class namun dengan ruang gerak kaki lebih.

Bayar dengan kartu kredit apa?

PinterPoin menyarankan untuk menggunakan kartu kredit seperti HSBC Visa Signature untuk mendapatkan 1 KrisFlyer/GarudaMiles/AsiaMiles per Rp 6.375.

Anda bisa membaca artikel PinterPoin tentang kartu kredit travel & welcome bonus terbaik di Indonesia saat ini:

Kartu Kredit Travel & Welcome Bonus Terbaik Saat Ini

Artikel Selanjutnya

PinterPoin akan membahas sebuah kesempatan menarik “status run” yang bisa ditemui di rute Jakarta – Lampung ini. Tunggu artikel yang menarik dan informatifnya!

Penutup

Bombardier CRJ1000 NextGen adalah sebuah regional jet yang sangat nyaman dan cocok untuk keperluan Garuda Indonesia. Mengingat Indonesia adalah negara kepulauan, pesawat ini dinilai cocok untuk membantu wisatawan untuk mengunjungi tempat yang sebelumnya lebih sulit untuk diakses.

Bagi anda yang tertarik untuk menonton vlog saya pada penerbangan ini:

Sudahkah anda mencoba terbang di pesawat CRJ1000 Garuda Indonesia?

4 Comments

  1. Peter

    Bagus Trip Report dan Vlognya!

  2. david hartono

    Registrasi pesawat ga cocok sama tipenya… PK-LUM kan A320.. kalo CRJ kan PK-GR*

    • Ikhwan Hidayat

      Mohon maaf ada kesalahan pada penulisan Registrasi pesawatnya, seharusnya PK-GRE. Sudah dikoreksi, terimakasih.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Theme by Anders Norén

BoardingArea
%d blogger menyukai ini: