Kartu Kredit, Misc.

Pertanyaan Pembaca: Gesek Tunai (Gestun) Kartu Kredit

Ilustrasi menggesek kartu kredit. Kredit Gambar: Monitis.

Jangan ragu untuk mengirimkan pertanyaan atau komentar ke PinterPoin. Informasi dan data diri anda akan sepenuhnya dirahasiakan. Berikut merupakan pertanyaan yang saya terima oleh pembaca dan menurut saya cukup informatif untuk dibagikan kepada pembaca lain.


Berikut sebuah pertanyaan dari seorang pembaca PinterPoin:

sy ada pikiran utk gestun spy miles cepat terkumpul, dgn fee 3%, menurut bapak apakah itu worth it utk kumpulkan miles?

Mungkin banyak dari anda yang sudah tidak asing lagi dengan istilah “gesek tunai” atau “gestun”. Metode ini dilakukan dengan anda seolah-olah melakukan transaksi dengan merchant. Padahal, anda telah membuat kesepakatan dengan merchant tersebut untuk mendapatkan pinjaman uang tunai dari “transaksi palsu” tersebut.

Gesek tunai sudah sangat umum untuk anda temui di pusat perdagangan dan sejenisnya. Bahkan, banyak oknum yang sudah terang-terangan menawarkan jasa gestun dengan memasang iklan. Anda akan dikenakan biaya untuk jasa gesek tunai tersebut.

Contoh Praktik Gesek Tunai:

“A” membutuhkan uang tunai sebesar Rp 10.000.000. Kebetulan, “A” mempunyai kartu kredit dengan limit yang mencukupi. “A” kemudian memutuskan untuk menggunakan jasa gesek tunai di sebuah merchant dengan seolah-olah berbelanja dengan merchant tersebut,

Biaya kartu kredit yang dikenakan oleh bank untuk merchant adalah 3% dari nominal transaksi dan biaya jasa gesek tunai yang dipungut oleh merchant tersebut adalah 2% atau Rp 200.000.

“A” akan mendapatkan uang tunai sebesar: Rp 9.500.000 dari gesek tunai tersebut.

Pada tagihan kartu kredit bulan berikutnya, “A” harus membayar Rp 10.000.000 untuk melunasi transaksi hasil gesek tunai tersebut. Total, “A” membayar bunga sebesar 5% untuk “meminjam” uang sebesar Rp 10.000.000 selama sebulan.

Gesek Tunai, Ilegal atau Legal?

Gesek tunai merupakan suatu tindakan ILEGAL di mata pemerintah Indonesia. Bank Indonesia mengeluarkan peringatan tegas bahwa pelaku gesek tunai akan ditindak secara tegas dibawah hukum. Anda juga berpotensi terlibat dalam tindakan kriminal pencucian uang oleh oknum tertentu.

Mengumpulkan Poin/Miles Kartu Kredit dengan Gesek Tunai?

Penggunaan kartu kredit yang tepat dan bijak merupakan cara terbaik untuk mengumpulkan poin/miles. Namun, valuasi/nilai dari poin yang anda dapatkan dari transaksi gesek tunai tersebut tidak akan sebanding dengan bunga dan biaya yang harus anda bayarkan. Mari kita lihat bersama skema perolehan miles v.s. biaya yang harus anda bayar:

UOB PRVIMILES

Anda bisa mendapatkan 1 poin tiap pembelanjaan sebesar Rp 7.000 dengan kartu kredit UOB PRVI Miles Visa Signature. Kredit Gambar: UOB.

Kartu kredit yang akan digunakan untuk simulasi adalah UOB PRVI Miles Visa Signature. Anda akan memperoleh 1 poin/miles tiap pembelanjaan sebesar Rp 7.000.

  • Anda melakukan gesek tunai dengan nominal sebesar Rp 70.000.000
  • Poin yang akan anda dapatkan adalah 10.000 poin/miles
  • 10.000 poin tersebut bisa dijadikan 10.000 KrisFlyer/Asia Miles/GarudaMiles
  • Valuasi tertinggi yang bisa didapat adalah Rp 210 / 1 KrisFlyer/Asia Miles
  • Artinya, 10.000 poin yang anda dapatkan tersebut bernilai Rp 2.100.000

Sekarang kita lihat biaya/bunga yang dikenakan untuk gesek tunai tersebut:

  • Biaya kartu kredit yang dikenakan kepada merchant adalah 3% atau Rp 2.100.000
  • Biaya jasa gesek tunai yang harus anda bayarkan kepada merchant bervariasi, umumnya adalah 2% – 3% (Rp 1.400.000 – Rp 2.100.000)
  • Total biaya yang anda keluarkan adalah Rp 3.500.000 minimal untuk melakukan gesek tunai.

Dengan melihat perbandingan tersebut, anda sudah rugi diatas kertas sebesar Rp 1.400.000. Memang ada pertimbangan lain seperti melipatgandakan valuasi poin anda dengan menukarkan tiket business/first class yang harganya puluhan-ratusan juta. Namun, tetap saya tidak menyarankan untuk melakukan gesek tunai karena ini merupakan tindakan ilegal.

Belum lagi jika anda tidak mampu melunasi tagihan anda tiap bulannya. Anda akan dikenakan bunga oleh bank sehingga hutang dan kerugian anda terus terakumulasi.

Penutup

Bagi saya, kartu kredit merupakan sebuah alat pembayaran yang saya samakan dengan kartu debit. Dengan memiliki kartu kredit, anda harus bertanggung jawab penuh atas pengeluaran anda. Pastikan anda hanya menggunakan kartu kredit ketika anda memiliki dana untuk melunasi tagihan setiap bulannya.

Dengan metode penggunaan kartu kredit yang benar dan bijak, anda akan dapat mengumpulkan poin/miles dengan cepat dan efisien. Saran saya adalah untuk menghindari perilaku gesek tunai atau perilaku serupa yang bisa merugikan anda sendiri.

Bagikan pendapat atau pengalaman anda tentang metode gesek tunai ini di kolom komentar di bawah!

2 Comments

  1. Mike Jo

    Dear Vincent,

    Saya mau koreksi sedikit untuk biaya gesek tunai, pada saat kita melakukan gesek tunai, biaya yg dibebankan kepada org yg memiliki kartu kredit adalah sebesar 2-3% dari total nilai yang digesek.

    Contoh :
    Org ingin menggesek tunai 70.000.000, maka biaya yg dibebankan kepada pemilik kartu adalah sebesar 2-3% X 70.000.000 = 1.400.000 / 2.100.000

    Memang tetap hal itu tidak sesuai dengan spirit pemakaian kartu kredit, akan tetapi koreksi ini hanya untuk meluruskan biaya yg dikenakan untuk gesek tunai (gestun)

    • Mike,

      Terima kasih atas infonya. Jika saya lihat di website yang menawarkan jasa gestun, biaya yang dikenakan adalah:

      1. Biaya kartu kredit bank 3%
      2. Biaya yang dipungut oleh merchant sebesar 2-3%

      Logikanya, jika merchant hanya mengenakan biaya kartu kredit dari bank saja, maka merchant tidak mendapatkan keuntungan dari menyediakan jasa gestun.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Theme by Anders Norén

%d bloggers like this: